
"Ya punyalah, Jun. Tapi bagi kaum hawa aja," balas Angga lagi.
"Kaum hawa?!"
"Maksud Opa perempuan."
"Dih, Pa ... kenapa Papa ngomong kayak gitu ke Juna?" protes Tian yang tampak khawatir. Pasalnya pembahasan ini pasti akan melebar kemana-mana.
Tian juga tahu betul karakter anaknya yang super kepo itu.
"Nanti si Juna—"
"Serabi manusia memang bentuknya seperti apa, Opa?" tanya Juna cepat, memotong ucapan Papinya.
Tian yang mendengarnya hanya geleng-geleng kepala, tapi biarkan saja Angga yang menjawab. Dia ingi...