
Meski Paman menemani nya ngobrol, Rayhan tetap senang. Yang penting, dia tetap bersama Maryam.
Tak lama, Marisa telah tertidur. Bahkan dengkuran halusnya mulai terdengar.
Setelah menyelimutinya, Maryam beranjak ke kamarnya.
Hati Rayhan menghangat melihat Maryam menyelimuti anaknya dengan penuh cinta.
tinggal Paman dan Reihan yang masih mengobrol.
D...