Mau cerita apa hari ini?

Mau cerita apa hari ini?
ketahuan


"naik! gue antar pulang"titah Ken


"gak gue pulang sendiri aja!" tolak Kay dengan ajakan Ken


"johhh gak usah ngeyel, cepet naik!" bentak Ken dengan suara yang lumayan kencang, hingga pengendara motor lain menoleh kearah mereka


"gak usah kenceng-kenceng malu gue!"


"makanya naik"


"Y besar"


akhirnya kayla mengikuti Ken untuk naik motornya karena juga ia merasa malu karena menjadi pusat perhatian di lampu merah tersebut.


...----------------...


"kesempatan nih buat Deket Kayla gue tambahin lah kecepatan nya biar bisa nempel awww" batin Ken dalam hati


tanpa aba-aba Ken langsung menaiki kecepatan motor nya tanpa bilang dulu ke Kayla.


Kayla yang dibelakang nya pun tersentak kaget karna secara tiba-tiba Ken melajukan motor nya dengan kecepatan kencang.


Keyla pun melingkarkan tangan nya dengan sangat kencang di tubuh Ken. Ken yang merasa sesak di perut nya pun menelan kan laju motor nya.


"Kay jangan kencang kencang lahh kalo meluk sesek perut gue!"


"mana ada perut sesek bego!!, harus nya gue yang marah!"


"ngapain lu marah?"


"lu kalo mau mati ya mati aja sendiri gak usah ngakak ngajak gue!"


"biarin kita kan sehidup semati"


"ogah gue sama lu!"


"hihhh sekarang aja lu ogah ogah besok lu ngejar ngejar gue!!"


"gak mungkin!!"


"gue tandain lu!"


"hah nggak salah denger? bukan nya lu ya yang ngejar ngejar gue?"


"dihh"


"trus apa ini tanda nya? dari yang UKS, sampe sekarang ini!"


sepanjang jalan mereka terus berdebat hal hal yang mungkin akan atau tidak terjadi di kemudian hari. hingga tak sadar sekarang sudah Samapi di halaman rumah Kayla.


di depan pintu sudah ada ayah Kayla duduk tenang di depan pintu. namun tidak dengan tatapan nya. kayla segera turun dari motor Ken, sebelum ayah nya menghampiri nya.


"makasih ya Ken, udah sekarang kau pulang aja!"


"lohh, gue gak di tawarin masuk kek apa minum dulu gitu?" ucap Ken sambil melirik ayah Kay di depan pintu dengan tatapan yang sulit di artikan


"ckk, udah lah cepetan gak usah banyak ngomong!"


"lu nanti kalo diapa-apain bilang gue aja ya!"bisik Ken di telinga Kay


"apaan sih udah sana cepetannn!"sentak Kay namun dengan suara yang amat kecill agar hanya dia dan Ken saja yang dengar.


"iye-iye"


setelah itu Ken langsung pergi meninggal kan Kayla, tapi siapa sangka jika Ken akan pergi dari rumah Kayla, nyata nya Ken hanya pindah tempat saja dan dia masih ada di sekitaran rumah Kay yang tidak ada pos jaga nya.


"seperti ada yang tidak beres"lirih Ken sambil melihat keadaan Kay dari kejauhan yang masih di depan rumah, entah apa yang mereka lakukan.


"siapa anak laki itu?"


"itu cuman temen Kay yah" ucap Kay sambil menunduk


"kurang yang yang saya kasih! sampai kamu harus menjadi ****** lelaki itu!"


"Kayla tidak seperti itu yah, dia tadi hanya membantu Kay saja di jalan."


"kamu itu ya!! masih untung loh saya mau menampung kamu!"


"DASAR ******!!" ucap Bram sangat kencang


*deg


hancur susah rasa nya hati Kayla setelah mendengar kata yang keluar dari mulut ayah nya sendiri. yang katanya cinta pertama anak perempuan nya adalah ayah nya namun bagi Kayla luka pertama yang susah di lupakan adalah ayah nya sendiri.


...--------------...


"DASAR ******!!" Ucap Bram sangat kencang


Ken yang mendengar nya pun merasa iba dengan Kayla namun dia bisa apa?


"apa jangan jangan ini kali ya maksud Kayla, dia nggak mau di anterin sama gue?"


"soory Kay" ucap Ken lirih