Mau cerita apa hari ini?

Mau cerita apa hari ini?
pantai 2


"iya juga sihh, tapi kenapa harus aku gitu lohh, kok kayak aku doang yang kayak gini" sahut Kayla


"bukan cuman lu doang, anak anak di bawah lu juga banyak Kay, cuman lu aja yang nggak pernah lihat mereka. beda nya ada beberapa dari mereka yang gak bisa merasakan bangku sekolah demi menjadi tulang punggung keluarga nya, ada yang di buang sama keluarganya banyak deh"


"iya sih Alhamdulillah juga aku masih bisa sekolah yaa walaupun bayar nya pake mental"


"udh lah syukuri aja yang terjadi, kalo lu mikir 'hidup ku kok gini banget ya' lu harus lihat orang yang ada di bawah lu, bahkan kehidupan mereka masih sangat kejam dibandingkan lu"


"iyaa thanks"


"makan yok laper gue nih, dari tadi ceramahin elu!"


"gak ada yang minta lu ceramah juga"


"ck lah ayok, mati kelaparan mati gue!"


"gapapa dong!" ucap Kay semangat


"astaghfirullah, di jaga mulut nya nanti kalo beneran gue mati kelaparan siapa yang ngajak lu kek gini lagi?"


"yaa gue jalan jalan sendiri lah!"


"jalan jalan sendiri? lu keluar rumah aja takut!"


"ngenyek!!" sahut Kayla dengan kesal


...----------------...


entah kenapa setiap melihat ada keluarga yang lengkap kok gue jadi cengeng ya, inget Kayla yang di bawah kamu masih banyak harus nya kau bersyukur dengan keadaan mu yang sekarang. batin Kayla menyakinkan diri nya.


mata Kayla sedari tadi tidak berpindah dari pemandangan sebuah keluarga yang sedang bercanda ria di depan nya itu. Ken yang peka dengan apa yang sedang kayla pikirkan pun hanya diam saja, membiarkan gadis itu memandang keluarga itu.


"mau sampai kapan gue sendiri?" ucap Kayla lirih


"ya ayo nikah biar lu gak sendiri lagi!" sahut Ken


"hah? nikah? gak dulu lah"


"kata nya lu sendirian, makanya nikah biar ada temen nya, seru tau nikah itu!"


"seru? emang lu pernah ngalamin?"


"nikah gak se-enak yang lu pikirkan,banyak beban yang harus di pikul, apa lagi lu laki jelas nya lu ngambil peran banyak jadi kepala keluarga, suami dan ayah ketika lu dah punya anak, belum lagi kebutuhan banyakkk itu"


"ngapain mikirin itu gue anak tunggal, bapak gue juga kaya, duit juga ngalir, minta apa juga langsung terkabul"


"gini anak terlalu di manja, makanya gak tau apa itu kehidupan sebenarnya"


"sirik aja lu!, iri ye nggak kayak gue!" Suhut Ken tanpa dosa


Tanpa di sadari air mata Kayla pun keluar hanya dengan beberapa kalimat yang di ucapkan Ken. runtuh sekali bukan hati nya Kayla


Ayo Kay jangan nangis masa iya cuman gitu aja nangis lu gak boleh cengeng. ucap Kay menyakinkan diri nya.


Kayla mendongak agar air mata nya yang sudah tergenang di pupil mata nya tidak jatuh, tidak sengaja Kayla melihat seorang anak kecil yang sedang berjualan di area pantai.


"Dek!"


"iya kak sebentar" ucap anak kecil itu


"berapa an gantungan kunci nya?"


"20 ribu satu bundar ini kak"


"hmm, iya deh ini dua ya"


"iya kak, ini" sahut anak kecil itu sambil memberi gantungan nya ke Kayla.


Kayla pun membayar nya dengan beberapa lembar uang berwarna merah untuk anak kecil itu.


"yang nya kebanyakan kak"


"udah ambil aja tidak apa"


"makasih ya kak" ucap anak itu sambil menunduk ke arah Kayla


"iya"


"buat apaan gantungan kunci nya banyak banget"


"buat simpen aja, mau? nih!" ucap Kayla dengan memberi 1 bundar gantungan kunci nya