
...🌸🌸🌸🌸...
Naruto sudah memaafkan Sakura walaupun dalam hatinya ia masih kecewa,serta hatinya masih sakit namun Naruto lebih memilih memaafkan Sakura. Kini Naruto lagi bersantai di cafe nineteen sambil menunggu seseorang. Tidak lama kemudian yang di tunggu pun datang.
"Maaf Naru,rusa pemalas itu begitu lambat". Ucap Ino.
Shikamaru yang mendengar itu mendengus sedangkan Naruto sudah memicingkan matanya,lalu berbicara.
"Apa kalian pacaran,karena kalian selalu bersama terus".? Tanya Naruto.
"Hah,aku tidak mungkin sama tukang tidur ini". Jawab Ino sambil mendelik pada Shikamaru.
"Merepotkan,aku juga tidak mau sama gadis cerewet sepertimu". Seru Shikamaru.
Naruto yang mendengar itu geleng-geleng kepala,dan mereka pun memesan makanan sebelum berbicara,setelah selesai makan kini mereka pun lagi menikmati cemilan. Naruto pun berdehem lalu berkata.
"Aku sudah memaafkan Sakura,kau pun harus melakukannya karena kita adalah sahabat saling memaafkan lebih baik daripada dendam terus ada dalam hati kita". Kata Naruto.
"Aku bisa memaafkannya namun untuk dekat,aku belum bisa Naru". Balas Ino.
"Hah,baiklah aku tidak memaksamu namun apa kau akan hadir di pernikahannya 3 bulan lagi".? Tanya Naruto.
"Jika aku di undang maka aku akan datang".Jawab Ino.
"Baiklah,jangan bahas Sakura lagi jadi setelah lulus kau ingin buat apa".? Ucap Naruto sambil bertanya.
"Melanjutkan usaha keluargaku dalam budidaya bunga serta aku akan mencoba membuat pabrik pupuk sendiri,makanya nanti setelah selesai kuliah aku akan lnjut ambil kelas pertanian". Jawab Ino.
Naruto yang mendengar itu pun menganggukan kepalanya,lalu berkata.
"Aku mau kerjasama denganmu dalam pembuatan pabrik tersebut,karena aku sangat suka sama bunga juga apalagi aku sangat menyukai bunga matahari,dan aku baru jika semua dari bunga tersebut dapat diolah". Kata Naruto.
"Benar sekali,bijinya bisa jadi kuaci serta bibit baru lagi setelah kita jemur hingga kering,dan juga kita bisa membuatnya jadi minyak goreng juga,serta minyak dari bunga matahari 85% lebih sehat,dan bagus untuk kesehatan jantung kita". Jelas Ino.
Naruto yang mendengar itu pun berbinar ia tidak menyangka jika bunga matahari bukan hanya saja memiliki keindahan,tapi juga manfaatnya sangat banyak sekali.
"hiyyahh bagaimana jika kita membuat pabrik minyak goreng khusus untuk bunga matahari,serta bunga yang lainnya bisa kita jadikan sebagai parfum serta pewangi untuk baju gimana menurutmu". Ucap Naruto mengungkap idenya.
Naruto langsung mengeluarkan agendanya lalu menulis semuanya dalam perencanaannya,Ino tentu sangat takjub dengan Naruto pantas jika selama sekolah hingga kuliah Naruto selalu mendapatkan beasiswa karena kepintaran yang dimilikinya.
"Kau benar-benar luar biasa Naru-chan". Puji Ino.
"Heheheh,bisnis ini adalah bisnis kita berdua karena bungamu lah yang akan kita gunakan,jadi kita harus semangat untuk mengembangkan ini semua". Kata Naruto.
"Iya,kau adalah inspirasiku untuk menjadi sukses di usia kita yang masih muda sudah bisa berinovasi". Balas Ino.
"Jika ada kemauan serta ingin berubah semuanya pasti ada jalannya,dan tenang saja masalah hukum serta notaris kita memiliki sahabat tukang tidur kita ini,dia akan mengurus semuanya". Ujar Naruto.
Shikamaru yang sejak tadi menyimak sambil menguap pun berkata.
"Merepotkan,nanti aku carikan lokasi yang pas untuk langsung membangun 2 pabrik sekaligus secara berdampingan agar satu area saja milik kalian". Seru Shikamaru.
"Bagaimana Ino-chan".? Tanya Naruto.
"Apa boleh,karena nanti kita dipersulit karena limbah lagi". Jawab Ino.
"Kan limbah dari minyak serta parfum akan kita olah kembali menjadi pupuk yang ramah lingkungan,jadi jangan ragu jika ingin sukses dalam mewujudkan impian kita". Ujar Naruto.
"Kau benar Naru-chan aku sampai lupa hal penting itu". Seru Ino.
Naruto serta Ino terus berdiskusi Shikamaru hanya diam saja mendengar mereka,sambil tersenyum menatap Ino yang kini sudah berubah drastis. Ino yang merasa diperhatikan menatap Shikamaru dengan mengerutkan keningnya.
"Ada apa kau melihatku terus".? Tanya Ino.
"Merepotkan,aku tidak melihatmu". Jawab Shikamaru.
"Terserah". Dengus Ino.
Naruto sendiri geleng-geleng kepala lalu berkata.
"Jika suka bilang saja Shika,kalian cocok kok satu sama lain". Kata Naruto.
Ino yang mendengar itu sudah salah tingkah sedangkan Shikamaru diam saja,dan berkata.
"Merepotkan,aku masih mau bebas". Kata Shikamaru.
Ino tentu sudah tersenyum kecut karena itu,sedangkan Naruto geleng-geleng kepala karena itu. Tidak lama kemudian ada yang menginterupsi mereka.
"Naru-chan,kau disini". Interupsi Sakura.
Naruto pun tersenyum lebar melihat Sakura serta Matsuri berada disini,Ino yang melihat itu dengan sigap berdiri lalu berkata.
"Eh kenapa buru-buru Ino-chan".? Tanya Naruto.
"Tidak buru-buru Naru-chan,aku masih harus kerja tugas akhir lagi". Jawab Ino.
Ino pun berjalan pergi setelah pamit saat melewati Sakura pergelangan tangan Ino di tahan oleh Sakura,tentu saja Ino menariknya namun Sakura menggenggamnya dengan erat.
"Lepas". Desis Ino.
"Ino,aku minta maaf aku akui jika saat itu aku salah serta egois karena kau lebih dulu suka sama Sasuke,namun aku pun ikut menyukainya hingga aku pun meminta kita bersaing untuk mendapatkan hati Sasuke,dan aku akui jika aku menang namun sebenarnya kita sama-sama kalah karena baik aku maupun kamu tidak bisa memenangkan hati Sasuke,jadi aku minta maaf Ino serta ingin kembali berbaikkan denganmu serta kita menjadi sahabat lagi". Tutur Sakura dengan serak.
Ino yang mendengar itu pun luluh karena sejujurnya ia pun kangen menghabiskan waktunya bersama sahabat pinkinya ini. Sakura pun memeluk Ino,dan Ino membalas pelukkan Sakura tentunya Naruto yang melihat itu berbinar senang begitu juga Matsuri,karena Sakura serta Ino bisa berbaikkan serta bersahabat kembali. Naruto dengan cepat berjalan lalu memeluk Sakura serta Ino,dan Ino serta Sakura memeluk Naruto dengan erat karena berkat Narutolah,Ino serta Sakura bisa berbaikkan lagi.
Kini mereka kembali duduk untuk merayakan Sakura serta Ino yang telah berbaikkan,dan menjadi sahabat lagi. Tidak lama kemudian Gaara serta Sasuke pun muncul lalu bergabung bersama mereka,Sasuke sudah merangkul pundak Naruto namun Naruto menepisnya.
"Jangan sentuh Teme,aku belum memaafkanmu ingat itu". Ucap Naruto sambil mendelik pada Sasuke.
"Hn Dobe,apa perlu aku menciummu lagi didepan semua orang". Seru Sasuke.
Naruto sudah salah tingkah karena itu Sakura serta Ino bersiul menggoda Naruto,jika kalian bertanya apa mereka cemburu jawabannya tidak. Gaara pun merangkul Matsuri lalu mencium pipinya,tentu saja Matsuri langsung mencubit lengan Gaara karena ia malu.
"Hehehe mana pasangan kalian".? Tanya Gaara.
"Berisik,pamer itu tidak baik". Jawab Ino.
"eh iya iya hanya Ino serta Shikamaru yang nggak punya gandengan". Ucap Sakura meledek mereka.
"minimal punya kaca nggak sih,aku sama Shikamaru terus kamu sama siapa". Seru Ino.
Sakura yang mendengar itu cemberut karena Kakashi sangat sibuk akhir-akhir ini jadi mereka belum ketemu lagi,dan saat mau berbicara tiba-tiba tubuh Sakura sudah ditarik pelan lalu kini sudah duduk di atas pangkuan Kakashi. Sakura wajahnya sudah merona karena itu.
"Kashi-nii mengapa ada disini".? Tanya Sakura.
"Aku merindukan Cherryku padahal baru 2 hari tidak ketemu namun aku sudah sangat merindukanmu". Jawab Kakashi.
"Hiyyah gombal". Seru Sakura tidak lupa wajahnya memerah saat ini.
"Ehem Ehem mohon maaf yah kita masih didepan umum". Dehem Naruto.
"Hn Dobe,kita juga jangan mau kalah". Seru Sasuke yang langsung membawa Naruto untuk duduk di pangkuannya.
"Teme,aku bisa duduk sendiri". Ucap Naruto dengan wajahnya memerah saat ini.
"Hn aku tidak mau kalah dengan si tua itu". Seru Sasuke.
"Teme". Tegur Naruto.
"Hn,maaf Dobe". Seru Sasuke.
Mereka semua cengo karena itu soalnya Sasuke itu jarang minta maaf,namun hanya sama Naruto ia seperti itu. Gaara pun melakukan hal yang sama,tentu Ino iri melihat itu hingga Shikamaru pun menguap dengan bosan lalu membawa Ino untuk duduk di pangkuannya,dan karena aksi mereka itu kini mereka jadi pusat perhatian tentunya para jomblowan serta jomblowati iri melihat semua itu.
Skip.
Setelah pertemuan yang berakhir dengan Ino serta Sakura berbaikkan satu sama lain,kini Ino sudah sampai di apartemennya tentunya Shikamaru yang sudah mengantar Ino. Ino pun melepaskan helm yang di pakainya lalu mengembalikan pada Shikamaru.
"Terima kasih Shika untuk semua bantuanmu hari ini,terutama yang di cafe". Kata Ino.
"Merepotkan,tidak gratis aku membantumu ". Balas Shikamaru.
Ino yang mendengar itu mendengus,dan Shikamaru kembali berbicara.
"Simpan saja helmnya,dan besok kau harus siap menemaniku keliling seharian". Seru Shikamaru.
"Baiklah jam berapa aku harus siap".? Tanya Ino.
"Jam 7 pagi kau sudah harus siap". Jawab Shikamaru.
"Baiklah,jangan telat ". Seru Ino.
"Tidak,masuklah". Ucap Shikamaru.
"Iya,hati-hati dijalan". Kata Ino.
Shikamaru pun membunyikan klakson motornya lalu berjalan pergi meninggalkan kawasan apartemen Ino. Ino pun masuk kedalam apartemennya untuk istirahat karena ia sangat lelah hari ini,namun ia senang juga bisa berbaikkan dengan Sakura serta Naruto menjadi sahabatnya juga.
TBC.
See You Next Chap.