
tubuh Alisa di baring kan oleh orang berbadan besar itu di tempat tidur, terlihat wajah lelaki itu tersenyum lebar.
" kau lihat Yan"! wanita ini akhirnya ada di depan kita" ! kata orang yang berbadan besar.
lelaki yang di panggil bernama Yan itu mendekat kearah Alisa, dan membelai pipi Alisa .
" kau cantik sekali" kau tau berapa kami mesti membayar kamu?" Yan menatap wajah Alisa sanggar.
" tiga bulan gaji kami" dan itu tak jadi masalah buat kami" yang penting kamu bisa melayani kami " sampai puas"! Yan Tertawa terbahak-bahak.
terlihat gigi nya yang hitam .
" Din " aku dulu ya"! Yan maju dan meraih tubuh Alisa, Alisa meronta dan memohon untuk di lepaskan.
" apa kau gila ya?" aku bayar kau mahal mahal" bukan untuk di lepaskan " tapi untuk kau puas kan"! Yan tertawa dan menatap Alisa penuh nafsu.
Yan mencium bibir Alisa, Alisa berusaha menolak nya , dengan menggeleng kan kepala nya , ke kanan dan kiri.
melihat hal itu Din pun maju dan meraih kepala Alisa.
" diam kau wanita sundel"! Din membentak keras.
Yan mencium dan melumat bibir Alisa , bay busuk dari mulut kedua nya , membuat Alisa pusing dan mual.
Alisa mendorong tubuh yan hingga terjatuh dan dia berusaha bangun , dan berlari kearah jendela yang memang terlihat terbuka lebar.
posisi kamar dua dua itu ada di lantai tiga, Alisa keluar dari kamar itu melalui jendela.
Yan dan Din pun menuju jendela itu
Alisa gemetar melihat kebawah, tinggi sekali, batin Alisa.
Yan dan Din menyeringai kearah Alisa, Alisa mundur kebelakang.
hingga jarak dia dan bibir lantai cuma satu jengkal.
" kalian manusia ********"! lebih baik aku mati" dari pada aku mesti melayani nafsu binatang kalian"! Alisa berteriak kencang.
" ha-ha dasar wanita bodoh"! kau kami kasih enak tolol"! Din balas berteriak.
Yan maju ingin meraih baju Alisa, tapi Alisa kaget dan mundur.
akhirnya tubuh Alisa pun terjun kelantai bawah dengan kepala di bawah. bummm.
bunyi beda jatuh .
karuan orang yang ada di lantai bawah kaget , dan berhamburan melihat keluar gedung.
Yan dan Din kaget , dia tak menyangka kalau Alisa bisa seperti itu.
" ayokk Din kita kabur" sebelum orang orang Santo datang" Yan dan Din kabur melalui tangan darurat.
sementara itu bos Santo kaget, melihat Alisa terjatuh dari lantai tiga.
" cepat cari kedua setan itu"! bos Santo memerintahkan anak buah nya untuk mencari Yan dan Din.
keempat anak buah bos Santo pergi menuju lantai atas , yaitu kamar dua dua.
bos Santo memandang mayat Alisa.
" Nedi " kamu bawa mayat Alisa keluar kota" dan buang mayat itu disana"! bos Santo menatap tajam kearah Nedi.
" baik bos " Nedi mengajak tiga orang teman nya untuk ikut .
bos Santo memberikan amplop coklat kepada Nedi.
" kasih ini ke anak nya Alisa" bilang kalau mamah nya keluar kota"! Nedi mengganguk paham.
sementara anak buah yang di suruh kekamar dua dua , turun dengan wajah masem.
" maaf bos " kedua orang itu sudah tak ada di kamar"! salah satu dari mereka melapor.
bos Santo menatap keempat anak buah nya itu.
" sialan si Yan dan Din" dia udh kabur rupanya"! jika esok kalian bertemu dengan orang itu" matikan dia"! bos Santo terlihat kesal.
" baik bos"! keempat anak buah nya langsung pergi meninggalkanku ruangan bos nya.
bos Santo merasa kehilangan , walau bagaimana Alisa adalah salah satu , wanita malam paling mahal di situ.
" kamu" panggil kan Widya kesini" anak buah nya bos Santo pun pergi , memanggil kan Widya.
lelaki itu mencolek wanita yang sedang asyik memainkan hp nya.
" ada apa sii "! Widya tampak kesal.
lelaki itu mencium pipi Widya, Widya melengos.
" di panggil tuh Ama bos"! lelaki itu mencium pipi nya lagi.
" ah " loh cium cium gw mulu" ada apa sih bos manggil gw?" Widya bangun dari duduk nya dan pergi menuju ruangan bos Santo.
yang di ikuti oleh lelaki tadi, sampai di ujung gang arah ruang bos Santo, lelaki itu menarik tangan Widya .
hingga Widya pun jatuh di pelukan lelaki itu.
" gw lagi pengen"! lelaki itu mencium bibir Widya dan melumat nya lembut.
Widya pun membalas nya .
" udh dulu dong"! gw kan di panggil Ama bos"!
Widya mendorong tubuh lelaki itu kebelakang.
di ketuk nya pintu ruangan bos Santo, tak berapa lama terdengar suara dari dalam.
" masuk Wid"! bos Santo terlihat sedang rebahan di atas sofa.
Widya berjalan mendekati bos nya, dengan lembut Widya duduk di dekat bos nya.
bos Santo melirik Widya yang tau maksud dari bos nya.
dengan manja Widya mendekati wajah nya ke bibir bos nya, dengan lembut di cium nya bibir bos nya itu.
bos nya pun membalas nya, mereka saling berciuman dan saling mengigit kecil.
lidah mereka saling melilit , meninggalkan suara desah dan rintihan yang panjang.
tangan bos Santo membuka satu persatu kancing baju milik Widya, terlihat lah bukit kembar yang besar dan putih.
dengan genit Widya tersenyum nakal, dia tau kalau bos nya suka dengan beda satu itu.
" Widya" puaskan aku malam ini sayang"! bos Santo melumat **********milik Widya dengan rakus.
Widya merintih dan mendesis kenikmatan.
Tunggu kelanjutannya ya KK.
jangan lupa klik dan komentar nya..
dan vote ya