
perbedaan waktu 2 jam saja jadi di Indonesia masih jam 16:30
Perjalanan yang panjang sekitar 5 jam jika menggunakan helikopter , Richard dan Morista tidur sangat nyaman.
Sekretaris Rey dan Lentika tidur hanya 3 jam saja selebihnya Lentika sangat kagum dan heboh selama perjalanan
"wow sayang ini sangat indah, Tuhan thanks aku masih bisa menginjakkan kakiku di negara impianku "
"hm sayang, kita mau sampai kamu tenang duduknya"saran sekretaris Rey khawatir jika terjadi guncangan .
"iya ".
Seoul.
Bandara Incheon international
jakarta- Seoul , Korea 18:30
"sayang ayo, ini sudah sampai"sekretaris Rey memeluk istrinya dan berjalan keluar.
"mas kak Richard bangunin gih sana "ujarnya
"tunggu di sini biar aku masuk "
sekretaris Rey masuk kedalam helikopter menuju ke ruangan Richard
"kak bangun kita sudah sampai"bisiknya ditelinga Richard.
Richard merasa terusik membuka matanya perlahan menyesuaikan pandangannya dengan cahaya ruangan tersebut.
"iya keluar lah "
sekretaris Rey langsung keluar menyusul istrinya , Richard membangunkan istrinya dengan pelan menggoyang tubuhnya.
"sayang bangun ayo makan "
"hey bangun, kita akan liburan nanti ke Korea "Richard masih mau merahasiakan dimana mereka sekarang karena ini kejutan.
"benarkah ayo kita makan dan ke Korea "
sedetik kemudian bingung dimana mereka
"ini dimana, kenapa bisa disini apa aku jalan sambil tidur, tapi tidak mungkin" Richard geleng-geleng kepala mendengar ucapan istrinya.
"sayang aku ada kejutan buat mu, tapi tutup matamu nanti aku pandu dimana tempat kejutanku"
Morista langsung berbinar dan mau menutup matanya dibantu Richard lalu keluar helikopter dengan hati hati.
"sayang udah sampai "
Richard membuka penutup mata istrinya.
"wow amazing inikan bandara Incheon international, berarti ini di Korea " Morista berjingkrak girang
"iya apa kamu senang tapi ingat gak boleh pegang laki laki lain selain aku sekalipun oppa Korea mu dan idola mu akan kepotong dan ku cincang "Morista mengabaikan perkataan suaminya.
"sayang Terima kasih"
"apa kamu senang, trus aku mau hadiah sekarang dn nanti "
cup cup cup
Morista mencium pipi dan bibir suaminya sekilas dn memelulnya.
"ehhem ngingggg nginggggg eh masih ada orang emang kami nyamuk apa "ucap sekretaris Rey kesal
"heehe maaf tadi terlalu semangat jadi lupa deh "Morista cengengesan
"kak Richard kita ke hotel mana aku lelah dan lapar "tanya Lentika.
"sama aku juga tapi hanya lapar sih hehhehe "
memang benar perut Morista langsung berbunyi nyaring.
"tuan muda mari mobil sudah siap "ucap Pengawal
kedatangan mereka tidak di publikasikan dan keamanan bandara sangat super ketat mengingat keluarga Dawkins adalah orang paling berpengaruh di dunia.
semua masuk mobil yang berbeda Richard dengan istrinya, dan sekretaris Rey dengan istrinya juga yang di kawal oleh 23 orang pengawal dengan senjata
Mobil yang digunakan merupakan mobil anti peluru
25 menit kemudian sampai di hotel Jeju Shinhwa word.
Morista dan Lentika tidak henti hentinya kagum dengan tempat tersebut langsung keluar mobil setelah berhenti di sebuah hotel tanpa melihat sekeliling mereka.
Richard dan sekretaris Rey menghampiri istri mereka.
"sayang dan adik ipar tolong jaga sikap kalian "Richard merasa khawatir jika ada serangan tiba dari musuh., Morista malah salah pengertian dengan ucapan suaminya.
"apa kamu malu karena kami kampungan, hiks hiks tinggalkan saja aku disini "Morista tersinggung
"sayang tidak bukan begitu"Richard panik
Lentika bingung mengapa tiba tiba menjadi gaduh.
"aku pulang saja ke Indonesia"Morista berjongkok di jalan.
"sayang dengarkan penjelasanku"
"kakak ipar anda jangan salah paham maksud bang Richard agar kakak ipar hati hati mengingat kedudukan abang yang tinggi banyak musuh bertebaran yang dapat mengancam keselamatan"
Jelas Sekretaris Rey
"jadi, ahk maaf please aku salah paham sayang janji tidak akan keluar jika tidak bersamamu"Morista menggandeng tangan Richard
"awas nanti trima hukuman mu "Richard tersenyum genit
"dasar mesum "
mereka bergegas masuk kedalam hotel
"Rey kamu disebelah kamar ini saja "
"hey Jagan lupa itu obat di minum cepat berikan mommy dan dady ku cucu "godanya
Lentika sudah masuk duluan sekretaris Rey masih didepan pintu menanggapi ucapan kakak nya.
"ciee yang malam pertama terlambat jangan kasih kendor atau apa perlu obat kuat "godanya balik
"is dasar otak mesum, kita ke kamar saja aku udah lapar "
Richard menepuk keningnya pelan
"heheh lupa ayo kamu ganti pakaian dulu sebentar lagi pramusaji akan datang "
"mana pakaian ku "
"itu lengkap di meja dekat kamar mandi "
"tapi daleman aku "ucapnya malu
"tenang saja itu sudah kusiapkan dulu kan kejutan "
"dari mana kamu tau ukuran ku"menyilangkan tangan di dadanya
"semalam aku yang ukur "
Richard memang sering memegang istrinya setiap malam bagaiamana pun dia laki laki normal
"mesum mesum "berlari masuk kedalam kamar mandi
"ih bodoh bodoh berarti yang kurasakan semalam kenyataan Dasar Morista bodoh "
arena kelaparan langsung memakai pakaian nya tidak peduli lagi dengan pakaiannya mini.
Morista keluar kamar mandi bergegas ke dalam ruangan makan.
"sayang mana makanannya aku sudah lapar sekali"
mengelus perutnya
"sini duduk dulu nih makanan kamu makan lah "
Morista berdoa dan memakan nya dengan cepat
"tuh gak ada yang mau rebut santai saja "
uhhuk
uhhuk
"air, air "wajahnya memerah tersedak makanan
Richard panik langsung menyodorkan teh
"minum
Morista meminumnya sampai kandas tidak tersisa
huh huh
"lega"
"lain kali jangan begini, jangan buru buru "
"baiklah"
mereka memakannya habis
pelayan membawakan semua piring kotor dari kamar mereka.
""sayang "
"iya ada apa "
"nanti wisuda ku kamu datang ya "Morista memohon
"tapi ada syaratnya"
Richard langsung memulai aksinya dengan mencium sehingga Morista kewalahan sendiri tetapi Richard sudah tidak dapat menahannya.
"sayang apa aku dapat menuntut hak ku sekarang"Richard menahan hasrat nya agar istrinya tidak salah paham membawanya hanya karena nafsu
Morista ingin menolak tapi setelah mengingat bahwa memang itu adalah kewajibannya.
"hm "
Richard langsung semangat menggempur istrinya samai pagi dini melihat istrinya ternyata sudah tak berdaya membawanya kedalam pelukannya Morista langsung tidur nyenyak.
cup cup
"sayang Terima kasih, semoga kecebong super limited ini segera tumbuh "
Richard mengelus lembut perut istrinya. lalu tidur
Kamar sekretaris Rey.
"sayang ingat untuk meminum ini, semoga Rey junior segera tumbuh disini "mengelus perut istrinya
"amin , semoga Tuhan memberi kita kepercayaan untuk menjadi orang tua"
Lentika segera meminum jamu dan obat penyubur kandungan"
"sekarang ayo tidur sabar besok kita keluar jalan jalan"Sekretaris Rey menggendong istrinya bridelstyle
"iya "karena mereka berdua kelelahan langsung tidur nyenyak.
ibu dan ayah Richard sengaja tidak menghubungi anak dan menantunya karena tidak mau mengganggu.
sekian dulu maaf jika ada salah ketik karena author masih tahap belajar.
sampai jumpa di bab selanjutnya.
.........