Jantung Hati

Jantung Hati
Epek Jera


Setelah selesai dengan aktivitas ku aku pun keluar dari kamar mandi dan Ka Adrian dan Bi Inah sudah tidak ada di kamar dan pintu kamar pun tertutup.Aku memeriksa isi dari kantong plastik yang Ka Adrian bawa tadi,ternyata isi nya begitu bayak pembalut dengan merek yang sama."Kenapa dia membelikan ku bayak sekali pembalut,ini sih cukup untuk satu tahun dan merek ini kan yang selalu aku pakai."Ucap ku sendiri.Ada rasa senang dalam hatiku teryata parhatian Ka Adrian begitu tulus dengan hal sekecil apa pun dia begitu memperhati kannya.


"Tok tok tok."Suara pintu yang di ketuk dari luar.


"Non apa uda...