
Adrian berdiri di depan pintu kamar Karin, ada rasa ragu di saat dia ingin membuka pintu itu.
Keheningan yang kini dia rasakan. Dengan perlahan, dia membuka pintu itu. Adrian tidak masuk, dia tetap berdiri di tempatnya. Hanya sorotan mata yang tertuju kepada Karin yang sedang tertidur pulas, matanya sedikit terlihat sembab dan masih terlihat sisa-sisa air mata di kedua mata Karin. Namun, seketika Adrian di kejutkan dengan suara Bi Inah yang entah sudah berapa lama dia berdiri di sebelahnya.
Adrian tidak menjawab dia menutup kembali pintu kamar Kari...