
Kadua wanita paruh baya itu melihat kearah Adrian dan Karin. Senyum manis terukir di kedua wanita itu terutama bunda yuni, bundanya Adrian, Wajah cantiknya begitu terlihat bahagia. Bunda Yuni meminta Bi inah untuk meneruskan Pekerjanya, tampa menolak Bi Inah pun mengambil alih pekerjaan itu dengan di bantu Kepala Art dan Art lainya.
Bunda melangkahkan kakinya untuk mendekat ke arah Karin dengan tersenyum. Tapi, kedua matanya terasa memanas hingga ada cairan bening yang siap terjatuh di kedua matanya yang berusaha dia tahan.
Ada kerinduan dan rasa haru yang terpancar di kedua mata itu , hingga...