Istri Kecil Sang Miliyader 1

Istri Kecil Sang Miliyader 1
Rahasia Selly


" Sayang ingin pulang," rengek Riana pada Regha yang masih tidak mengizinkannya kembali kerumah.


" Tidak ini adalah hukumanmu karena kau sudah sakit tanpa izinku lebih dulu," Tegas dan tidak dapat diubah lagi.


" Kau ingin membuat anakmu sedih sayang, dia sudah merasa bosan Disini,"


" Aku sudah mengubah rumah sakit menjadi seperti rumah kita bukan," Benar tuan Regha ini membawa semua isi rumahnya kerumah sakit, para koki khususpun ada dirumah sakit untuk membuat makanan untuk nonanya, para pelayan dan penjaga siap selama 24 jam didepan pintu kamar inap Riana. Bukankah sudah cukup malu Riana memiliki suami yang seperti ini, suami gila yang bisa melakukan apapun seenaknya saja.


" Tuan muda ada kabar dari Selly jika tuan Anji memainkan bisnis kotornya lagi untuk naik kekursi presiden. Dan jika itu terjadi kita tau apa yang akan terjadi," Asisten Sam datang dan berbisik kepada Regha, Riana hanya mengangkat bahu tidak perduli. Dirinya tidak akan bisa mengerti hal semacam ini.


" Ina," nada bicara Regha terdengar lirih, pasti terjadi sesuatu yang serius.


" Hemmmm ada apa sayang," menyuap satu potong jeruk segar kemulutnya.


" Bersiaplah kita akan pulang hari ini juga," Ada apa kenapa Regha tiba-tiba mau membawa Riana pulang bahkan hari ini juga.


Riana tersenyum puas lalu berterimakasih kepada suaminya itu.


***


Diluar dugaan hujan tiba-tiba saja turun membuat cakrawala tertutup awan gelap serta angin dingin yang mampu membekukan setiap persendian berhembus dengan tenangnya.


Namun itu tidak berarti bagi Riana, karena dirinya berada di dekapan hangat suaminya, mencari kehangatan di tubuh lain seperti ini benar-benar sangatlah menyenangkan bukan.


" Sayang kau mengabaikanku," kesal Riana yang melihat Regha berfokus pada komputer didepannya padahal Riana sedang butuh perhatian saat ini.


" Tidak Ina, kau sudah ku peluk bukan. Tunggu aku selesaikan dulu pekerjaanku yah," mengecup kening Riana sebentar.


"Kau terus saja mengatakan hal itu selama 3 jam lebih, aku akan tidur saja,"


Regha menatap Riana, sepertinya musim hujan ini membawa berkah dengan perubahan sikap Riana yang tiba-tiba berubah menjadi sangat manja.


" Baiklah kemari sayangku," Tumben sekali pria ini memanggil sayang, pasti lagi ada maunya kan.


" Sudah sana kau tidur saja dengan laptop mu itu, tidak usah memperdulikan aku,"


" Wahhh sudah berani yah tidak mengucapkan kata sayang, katakan kau ingin hukuman jenis apa sekarang,"


" Menjauhlah, kau membuat anakku tergencet nanti," melepaskan pelukan tangan Regha.


Lihat Regha, istrimu sudah marah sekarang. Jadi tidak ada pilihan lain selain terus membujuk dan mencairkan hatinya itu.


" Besok hari pekan, kau mau kemana hiburan," tawar Regha.


" Tidak mau kau pasti akan mengosongkan taman hiburan hanya untuk kita. Membuat orang lain tidak bisa menikmati akhir pekan mereka," Uhhhhh kenapa jika Riana bersikap seperti ini Regha jadi semakin gemas saja dibuatnya.


" Memangnya apa yang istriku ini inginkan hemm," mencoba memeluk Riana lagi.


Cara menenangkan gadis itu sangat mudah, sogok dengan makanan atau kau hanya perlu memeluk dan memperhatikannya mengatakan kau akan menuruti semua keinginannya serta yang terbaru adalah mengelus perut yang berisikan si janin yang membuat sikap Riana semakin manja saja.


" Aku ingin memakanmu sekarang," bergumam sangat pelan namun masih bisa didengar jelas oleh Regha.


Regha tersenyum, sungguh sebuah keuntungan jika Riana bersikap manja dan malu-malu kucing seperti ini.


Regha membuka kaos putihnya, memperlihatkan dada bidangnya lalu berbaring lagi sambil memeluk Riana.


Dan otomatis gadis itu membalikkan tubuhnya serta mulai menyantap makan malamnya itu.


***


Gadis itu berjalan tanpa menundukkan kepalanya, rambut yang tidak pernah terlihat terurai serta kemeja serta rok yang berwarna senada dengan sepatu hils hitamnya. Dengan memberikan tatapan tajam kesetiap makhluk yang berani menatap dirinya, kini Selly berada dalam mode jelmaan asisten Sam kedua. Jika bersama dengan Riana dia kembali seperti gadis biasa dan pada umumnya.


" Selamat malam nona Selly, bagaimana kabar tuan dan nona muda Tanjung," seorang dokter tua yang sudah hampir termakan usia keluar dari ruangan.


" baik dokter, nona muda kini masih dalam proses pemulihan jantungnya," jawab Selly dengan senyum seperlunya.


" Kau ingin melihat gadis itu, dokter Firman masih menanganinya sebaiknya kau tunggu diluar saja saat ini,"


Selly mengangguk paham dan memilih untuk duduk diruang tunggu saja.


Gadis itu tidak pernah lepas dari ponselnya, selalu sedia kalau saja ia dibutuhkan dan ponselnya berdering.


" Sayang kau disini," seorang pria dengan jas putihnya menyapa Selly.


" Sudah kukatakan jangan memanggilku seperti itu jika ditempat umum. Jika sampai asisten Sam tahu jika kau adalah suamiku maka kita berdua pasti tidak akan pernah diampuni,"


Yah Selly merahasiakan hubungan pernikahannya dari asisten Sam beserta Regha selama ini, gadis itu diam-diam menikahi dokter hebat. Dokter Firman adalah dokter yang menangani pasien mati otak, ia hanya akan menerima satu pasien saja dalam waktu satu tahun.


" Baiklah tapi kenapa kau datang kesini," pria itu bertanya dengan nada lembut.


" Aku hanya memastikan jika kau tidak membuat kondisi gadis itu semakin parah saja,"


Dokter Firman tertawa sangat keras mendengar penuturan dari istrinya itu.


" Diamlah sayang, atau aku akan membawamu kabur sekarang juga dari sini,"


Selly berdecik sebal ia selalu dibuat salah tingkah dengan pria dihadapannya ini.


" Aku hanya ingin mengatakan pesan tuan dan nona muda yang ingin berterimakasih karena dirimu mau menerima wanita itu sebagai pasienmu tahun ini,"


" Tentu saja nona, sampaikan salam ku untuk keluarga besar Tanjung terkhususnya tuan dan nona Muda," bicaranya kembali seperti seorang dokter profesional pada umumnya.


Selly tersenyum sesaat lalu, segera pergi dari sana.


Alasan sederhana yang mungkin bagi sebagian orang itu tidak masuk akal. Asisten Sam bersumpah jika perlu ia tidak akan melajang seumur hidupnya untuk menjaga kesetiaannya pada Regha. Sementara itu Selly ia adalah kerabat asisten Sam yang harus ikut andil dalam sumpah itu, ia juga berjanji tidak akan mementingkan cinta dalam hidupnya, mengabdi kepada keluarga Tanjung terutama Regha adalah tujuan, motivasi serta kehidupan wanita itu.


Namun semua itu tak dapat ia tepati, cinta telah membuat dirinya jatuh kedalam dekapan dokter hebat ini. Sehinggal Selly tetap menyembunyikannya agar asisten Sam beserta Regha tidak akan kecewa pada dirinya. Mungkin Regha tidak akan karena dia sudah tau tentang pentingnya cinta, tapi asisten Sam, ya sudahlah.


Dalam tiga Jam saja Selly berhasil mendarat lagi dinegara kelahirannya, gadis itu ditemani beberapa pria segera menuju kediaman Regha untuk menjalankan tugasnya sebagai asisten pribadi dari nona Riananya.


note:


Author bingung visualnya Regha gimana, karakter yang dingin tapi dilain sisi ada kemesuman luar biasa diwajahnya, senyum yang dapat memikat rahang tegas, serta tatapan yang mematikan namun juga seolah memberikan kehidupan. Kadang bertingkah seperti pria dewasa tapi kadang bertingkah dengan wajah imutnya. Kalian bayangkan saja sendiri seperti apa sosok Regha yah. dingin, tegas, berhati lembut dan penyayang, tampan sudah pasti, berkharisma, konyol dan tidak kala penting adalah mesum yang akut.Satu lagi sekarang Regha sudah bucin jadi bayangkan sajalah. Selamat membayangkan semuanya!!!!





Untuk Riana author dah pilihkan beberapa jadi silahkan dipilih mana nyamannya kalian saja yah😁