
Jangan liat ke belakang.
Jangan liat. Jangan liat.
Pokoknya jangan liat.
Gita berkomat-kamit bak membaca mantera saat meninggalkan Harris. Membulatkan tekad untuk tidak mau berbalik memandang Harris sedikit pun.
Gita menekan tombol lift dan pintu lift langsung terbuka. Saat maju selangkah entah kenapa kepalanya menoleh pada Harris yang masih berdiri dengan satu tangan berada di saku. Gita langsung mendelik lalu berlari ke dalam lift yang kosong. Di dalam lift ia langsung menghempaskan tubuhnya ke dinding lift dan menepuk-nepuknya.
“Bego…bego! Ngapain diliat? Hah? ...