Gairah Istri Casanova

Gairah Istri Casanova
Bos yang menyebalkan


Di tempat lain David terlihat tidak senang karena Mila tidak mengangkat telpon nya, dia tidak bisa tidur karena terus memikirkan Mila.


"Kemana dia, apa jangan-jangan terjadi sesuatu pada nya" gumam David khawatir.


David yang tidak bisa tidur akhirnya keluar dari kamar nya untuk mencari angin, dan saat David keluar saat bersamaan jug Justine ke luar dari kamar nya.


"Hey David, aku akan mengadukan mu jajan di luar" kata Justine tiba-tiba.


"Anda yang jajan kenapa saya yang di laporkan, saya akan balik mengatakan pada nona jika anda kemarin karoke di temani lc" kata David santai dan berjalan ke arah lift.


Justine mendengar itu melotot dan langsung ikut masuk ke dalam lift, niatnya ingin mengajak David ngopi kenapa dia malah sekarang di ancam balik seperti ini.


Ya Justine akui kemarin dia di ajak rekan bisnis nya mabuk, dan saat mabuk kemarin Justine tidak sadar jika ada beberapa wanita seksi yang menemani mereka minum.


Mungkin karena jarang minum jadi sekali minum David langsung mabuk, dan setelah mabuk yang Justice tau ada dua wanita yang berniat menggoda nya.


"Jika nona tau anada akan habis tuan" lanjut David.


"Hey itu kesalahan mu, kau harusnya bisa menjagaku agar tidak mabuk dan tidak di dekati wanita lc itu" Justine yang di ancam balik menyalahkan David.


Membuat David yang mendengar itu melongo, yang benar saja dia di salahkan, padahal jelas-jelZ David sudah memberikan peringatan tapi Bos nya malah mengatakan.


"Jangan lebay, aku bukan anak kecil lagi dan aku tidak akan mabuk hanya dengan minum sedikit. kau terlalu meremehkan ku David"


"Jika anda lupa saya sudah memberikan peringatan tuan, anda yang tidak mendengarkan peringatan saya" David menjawab cepat.


"Ya, tapi tetap kau tidak becus menjaga ku, karena aku biasanya penurut" tegas Justine kekeh


"Terserah anda tuan, anda memang yang paling penurut" David meleos pergi karena lift sudah terbuka.


David pergi ke caffe yang dekat dengan hotel, dan Justine masih mengintili David sampai ke caffe.


Keduanya duduk dan memesan cappucino coffe, dan setelah itu David kembali fokus pada ponsel nya lagi.


Justine mengerutkan kening nya aneh melihat wajah David yang terlihat seperti memikirkan sesuatu.


"Vid kau banyak hutang ya? katakan pada ku berapa banyak hutang mu, mungkin aku bisa meminjamkan" celetuk Justine menebak.


"Tuan anda tentu tau jika saya tidak banyak belanja, mana mungkin saya punya hutang" sahut David dengan wajah kesalnya.


"Ya, itu karena kau banyak menikmati gratisan, ya kan?" lanjut Justine.


Seperti rumah dan mobil, David memiliki dua mobil dan dia hanya membeli satu mobil sport, sedangkan mobil satu nya lagi adalah bonus dari pekerjaan nya.


"Atau jangan-jangan kau sedang sang* dan Mila tak mau membuka baju nya" celetuk Justine tanpa filter.


Membuat David langsung memberikan tatapan horor nya, Justine yang melihat itu nyengir.


"Oke aku akan diam, lanjutkan saja sang* mu, jika kau butuh sabun aku punya stok di kamar hotel" lanjut Justine sambil memainkan ponsel nya.


Justine memilih mengirim pesan pada istrinya, tapi tidak di balas cepat oleh Almira.


Sedangkan David dia yang berusaha menelpon Mila masih tidak di angkat telpon nya, membuat David menghembuskan nafas nya kasar.


Huh..


"Tuan" panggil David.


"Kau mau sabun? astaga kau benar-benar sedang sang* ya, aku yakin Mila di sana terlalu merindukan mu karena di lihat dari wajah mu kau hanya butuh masuk gua saja, ya kan" balas Justine yang terus ke arah sana.


David menggelengkan kepalanya.


"Saya mau meminjam ponsel Anda" kata David melirik Justine.


"Untuk apa? untuk vcs bersama istri mu atau orang lain?" sekali lagi jawaban Justine begitu menyebalkan.


David menggelengkan kepalanya mendengar tuduhan bos nya yang terus ke masalah sensitif, tidak habis pikir kenapa bos nya begitu memiliki pikiran sempit.


Tapi jika tidak mesum tentunya bukan Justice bos nya kan.


"Tidak jadi tuan, mungkin anda yang sedang sang* tuan tapi menyalahkan terus saya" ketus David jengah.


"Ya aku memang sang* tapi sabun ku banyak" balas Justine pelan.


Dan David jelas mendengar nya, tapi obrolan keduanya berhenti karena melihat pelayan yang datang membawa dua cappucino pesanan mereka.


Untuk sejenak pikiran akan Mila David lupakan karena nikmatnya cappucino nya, tapi setelah pulang dari caffe David rasa dia tidak akan bisa tidur karena terlalu merindukan Mila.


🌹


Jangan lupa like comment and vote ya ❤🤗🙏