
"Lang.. papi ingin bertemu dengan Pelangi dan cucu papi... "
"Pi.. aku nggak tahu.. apa Pelangi mau menemui aku.. "
"Mengapa Lang... "
"Semua karena ulah mami...ia membawa Bumi anakku tanpa izin Pelangi.. "
"Papi nggak mengerti jalan pikiran mami kamu, selalu saja memandang orang dari harta dan jabatan. Dan sekarang Mami kamu sangat syok mendengar kenyataan kalau Pelangi anaknya om Dodi.. mengapa kamu selama ini tak pernah cerita dengan papi mengenai Pelangi"
"Pi.. aku juga baru tahu kenyataan jika aku memiliki anak dari Pelangi"
"Biar papi yang menemui nya sendiri.. kamu cukup bilang dimana Pelangi tinggal"
"Aku takut Kevin marah.. "
"Apa hubungannya dengan Kevin... "
"Pelangi.. wanita yang juga sangat dicintai Kevin dan sekarang ia tinggal dirumah Kevin yang di Bogor "
"Jadi Pelangi itu.. Pelangi kekasihnya Kevin yang pernah ia bawa ketika kamu bertunangan"
"Betul pi... "
"Papi menyukai wanita itu saat Kevin mengenalkannya.. . biar papi yang hadapi Kevin ..kamu cukup tunjukkan rumah Pelangi atau papi minta nomor ponselnya"
"Nanti mami marah jika tahu papi menemui Pelangi. . "
"Mami kamu saja sekarang tak berani menemui papi karena papi sangat marah ketika tahu mami kamu pernah meminta Pelangi menggugurkan kandungannya.. Papi tak pernah mengira mami kamu begitu teganya meminta Pelangi menggugurkan kandungan.. padahal yang dikandungan itu juga darah dagingnya... cucu kandungnya"
"Papi coba saja hubungi Pelangi di nomor ini semoga ia mengangkatnya. Nanti aku temani papi.. tapi aku duduk sedikit jauh.. "
"Mengapa kamu jadi pengecut begini.. jika kamu memang mencintainya.. kamu harus berjuang.. jangan menyerah "
"Pi... aku hanya tak mau Pelangi akan terluka lagi jika terus bersamaku... aku juga ingin memberi waktu.. agar kami bisa tahu sejauh dan sebesar mana rasa cinta kami.. jika kami saling berjauhan'
"Bagaimana jika ia menerima kehadiran Kevin saat kamu menjauh"
"Kevin juga lelaki yang baik... pantas mendampingi Pelangi"
"Kamu mau melepaskan Pelangi buat Kevin... kamu bilang kamu sangat mencintainya "
"Pi.. aku sangat mencintai Pelangi, aku sebenarnya tak ingin melepaskan Pelangi, tapi jika Pelangi yang sudah tak mau bersamaku lagi....apa yang dapat aku lakukan"
"Kamu harus perjuangkan cintamu.. walau beribu kali Pelangi mengusir kamu dan tak mau menerima kamu.. jangan pernah menyerah"
"Pi.. Langit akan mencoba mendekati Pelangi lagi.. "
"Itu baru anak papi.. sebelum Ijab kabul terucap jangan pernah menyerah jika kamu tak mau menyesali nya nanti seumur hidupmu"
######################
Pelangi bersedia menemui papi Langit di salah satu kafe yang tak jauh dari rumahnya.
Langit menemani papinya. Ia melihat Pelangi masuk ke kafe sendirian. Padahal Langit berharap Pelangi membawa Bumi.
"Selamat siang om.. "
"Selamat siang Pelangi.. silakan duduk"
Pelangi duduk dengan wajah menunduk tak berani memandangi wajah Langit.
"Terima kasih Pelangi.. kamu mau datang menemui papi. Kamu datang sendiri.. mana Bumi"
"Bumi lagi sama mas Kevin om... "
"Jangan panggil om.. panggil papi. Bukankah papi adalah opanya Bumi"
"Mas Kevin tadi lagi bermain dengan Bumi.. jadi Pelangi tinggalin saja om... eh pi"
"Padahal papi ingin sekali bertemu Bumi, Langit juga sangat merindukan Bumi"
"Tapi Langit tak pernah mengatakan jika ia merindukan Bumi.. "ucap Pelangi membuat Langit kaget
"Apa kamu nggak membaca surat yang aku tinggalkan Lang... aku nggak melarang kamu berkomunikasi dengan Bumi"
"Tapi kamu tak mengizinkan aku bertemu.. Angi.. bagaimana aku sanggup jika hanya melihat wajah anakku diponsel tanpa bisa memeluknya"
"Tapi kamu tak berusaha kan Lang... kamu seakan tak peduli dengan Bumi.. kamu nggak tahu kan setiap malam Bumi selalu bertanya tentang kamu.. hanya karena aku melarang.. kamu langsung tak mau menemuinya. Kamu tak ada usaha sedikitpun untuk dapat bertemu"ucap Pelangi udah mulai terisak
"Angi... "ucap Langit dan mendekat ke Pelangi
"Aku takut kamu menolakku... aku tak sanggup mendengar kamu mengusirku nantinya.. maafkan aku.. Angi"
"Pelangi... bolehkah papi bertemu Bumi. Kamu jangan takut.. papi tak akan menyakiti Bumi.. lagi pula ada Langit.. disini. Ia tak akan membiarkan siapapun menyakiti anaknya"
"Mas Kevin tak mengizinkan aku membawa Bumi.. "ucap Pelangi
"Angi.. mengapa Kevin melarangmu... ia anakku dan cucu papi.. "
"Lang....selama ini mas Kevin yang selalu menjaga dan melindungi Bumi.. aku tahu maksud mas Kevin juga untuk kebaikan Bumi.. ia kuatir sesuatu terjadi dengan Bumi.. aku juga hanya tahu papi yang ingin bertemu bukan kamu"
"Mengapa kamu mau menemui papi.. kamu tak takut papi menyakitimu"
"Mengapa aku harus takut... yang aku takuti jika orang menyakiti Bumi ..aku juga tak mungkin menghindari semua masalah terus. Jika papi ingin bertemu, aku sudah yakin pasti ingin bertanya tentang Bumi.. aku harus menjawabnya bukan.. karena jika aku terus menghindar... papi juga akan terus ingin bertemu"
"Kamu sungguh berani.. itu baru Pelangi ku.. jangan lemah"ucap Langit sambil mengusap kepala Pelangi
"Kamu lihat Lang... Pelangi saja mau menghadapi masalah bukan menghindarinya.. tapi kamu baru saja dilarang menemui Bumi.. langsung menyerah dan tak mau berusaha"
"Ya.. pi.. aku mengaku salah"
"Pelangi.. bisa kamu minta Kevin bawa Bumi ke sini"
Pelangi memandangi wajah Langit sebelum menjawabnya..
"Mengapa memandangi aku.. "
"Lang.. aku tak mau membuat mas Kevin jadi canggung jika ada kamu.. "
"Angi... kamu sudah menjalin hubungan kembali dengan Kevin "
'Lang... kamu tahu kan.. aku menyayangi dan menghormati mas Kevin seperti kakak aku sendiri. Karena ia yang selalu ada saat aku dalam kesulitan... "
"Itu apakah berarti kamu mau menerima Kevin sebagai pendamping hidupmu... "
"Lang...aku belum berpikir kesana"
"Tapi jika Kevin meminta kamu menjadi istrinya bagaimana... apakah kamu akan menerimanya.. '
"Aku belum berpikir kesana Lang....."
"Pelangi.. papi ingin bertanya.. dan jawablah jujur... apakah kamu mencintai Langit.. atau Kevin. Kamu tahu kan mereka saudara sepupu.. kamu harus tetapkan pilihan kamu diantara keduanya... agar nanti tak jadi salah paham. Jika kamu baik begini dengan Kevin... ia bisa mengartikan lain. Ia akan bisa salah paham. Dikiranya kamu juga menyukai dirinya. Dan ia akan sangat terluka jika tahu kenyataan nya jika kamu hanya menganggap nya sebagai saudara "
"Papi betul Pelangi.. kamu tak boleh memberi harapan jika kamu memang tak mencintainya.. apakah kamu masih mencintai aku.. "
"Lang...kamu tahu jawabnya.. karena aku sudah pernah memberi jawabannya padamu.."
"Mengapa kamu harus menunggu mami merestui kita baru bisa menerima aku.. jika kamu memang mencintaiku.. kamu juga tak boleh menyerah hanya karena mami, kita harus berjuang bersama"
"Restu orang tua juga restu Tuhan.. bagaimana kita bisa melangkah lebih jauh jika tak dapat restu kedua orang tuamu"
"Mami itu biar menjadi urusan papi... "
"Kamu dengar papi kan... sekarang cobalah hubungi Kevin... bawa Bumi kesini. Aku sudah sangat merindukannya"
"Aku coba ya Lang... "
Pelangi akan menghubungi ponsel Kevin. Ia sebenarnya tak enak hati jika meminta Kevin mengantar Bumi.
******************
Terima kasih buat semua pembaca setia novel ini. Minta dukungannya berupa like.. koment dan vote.