
" Heh kamu berteriak seperti itu, di mana kesombongan mu sebelum nya? "
Tapi Tang Lin tidak mendengar ucapan Ye Xiu, saat ini rasa sakit dari tulang tangan nya yang berderai, membuat nya tidak bisa memikirkan hal lain. Dia hanya mencoba untuk melepaskan tangan nya dengan sekuat tenaga, setelah melihat wajah kesakitan nya selama beberapa saat, Ye Xiu melepaskan tangan nya.
Tang Lin terpental karena kekuatan yang berlebihan saat mencoba untuk melepaskan tangan nya dari tangan Ye Xiu.
Plak!
Ye Xiu tidak memberikan sedikitpun waktu untuk Tang Lin meredakan sakit di tangan nya, dia menampar tepat di pipi bagian kiri nya. Membuat sebuah cetakan tangan berwarna merah menyala, kemudian tamparan ke dua mendarat di pipi kanan nya.
Plak ! Plak! Plak!
Tamparan demi tamparan, memukul pipi kiri dan kanan Tang Lin dari waktu ke waktu, tidak sampai waktu pipi nya berubah menjadi bengkak seperti di sengat ratusan lebah, Ye Xiu haru berhenti.
" Kamu sialan ! Kita lihat saja nanti saat ayah ku datang, kamu tidak akan selamat.. ! " dengan keadaan pipi seperti itu, membuat Tang Lin sedikit kesusahan untuk mengutuk.
" Baiklah kalau begitu aku akan tunggu di sini sampai ayah mu datang, jika tidak datang maka kamu harus bersiap untuk menanggung akibat nya... " Tatapan Ye Xiu terlihat sangat berbahaya di mata Tang Lin, tidak berani bercanda dia langsung memanggil ayah nya.
" Ayah... Tolong lah anak mu ini, aku sedang di buli di lokasi syuting !"
" Apa !? Siapa yang berani membuli mu!! Baiklah tunggu sebentar, aku akan datang ke sana dalam waktu lima belas menit! Jangan sampai orang yang membuli mu kabur, ayah akan memberikan pelajaran secara pribadi !!"
Seperti nya ayah Tang Lin berada di kota ini sekarang, jika tidak bagaimana mungkin dia bisa tiba di tempat ini hanya dalam waktu lima belas menit ? Ingat ibu kota berada sangat jauh dari tempat ini.
" Ye Xiu, aku rasa lebih baik kalau masalah ini berhenti di sini saja... Keluarga Tang bukan lah kesemek lembut... Aku takut kamu akan dalam bahaya jika membuat masalah dengan mereka... " Feng Xue yang sepenuhnya sadar dengan kekuatan keluarga Tang menyarankan.
" Bagaimana bisa masalah ini selesai ? Bintang favorit ku di buli oleh nya, bahkan jika aku mengambil nyawa nya sekarang itu masih belum cukup!"
Melihat Ye Xiu yang marah demi diri nya, hati Feng Xue menghangat. Perasaan pada Ye Xiu di dalam hati nya juga meningkat untuk beberapa poin.
" Tapi, keluarga Tang adalah keluarga yang sulit di hadapi... "
" Percayalah pada ku, aku bisa berurusan dengan keluarga Tang itu semudah membalikkan jari... "
Lima belas menit telah berlalu, saat ini banyak mobil yang melaju di jalan perdesaan. Jika di hitung tidak kurang dari lebih dua puluh mobil yang ada di sini. Mobil yang paling mewah berhenti di depan Ye Xiu.
Kemudian seorang pria paruh baya keluar dari dalam nya, di kawal oleh orang orang kuat yang berada di alam kental.
Tang Huo melihat situasi di lapangan dengan pikiran di otak nya, dia tahu kalau orang yang membuli anak nya adalah pemuda yang berada di samping anak keluarga Feng. Melihat anak itu, entah kenapa Tang Huo merasa tidak asing, tapi pikiran itu dengan cepat hilang.
" Nak... Apa kamu tahu apa yang sudah kamu lakukan !?"
Kata Tang Huo dengan suara dingin, Ye Xiu tidak takut hanya dengan keluarga Tang, yang tidak dia pahami kenapa kekuatan kuat seperti keluarga Tang tidak mengetahui identitas nya. Ini adalah kesalahan fatal bagi sebuah keluarga besar, karena berpotensi untuk menyinggung orang besar tanpa di ketahui.
" Aku paham dengan apa yang aku lakukan... Kenapa ? Menurut respon ku ini benar, jadi tidak ada masalah karena nya... "
" Kamu!?"
Meski Tang Huo marah, tapi melihat pengawal yang di sewa untuk anak nya yang masih tergeletak di tanah tidak bisa berbuat ceroboh. Dia menebak kalau anak ini berasal dari kekuatan seni bela diri kuno.
Dengan kekuatan keluarga Tang nya, hanya keluarga seni bela diri kuno kecil tidak akan menjadi masalah. Tapi jika itu adalah raksasa seni bela diri kuno seperti keluarga Qin atau yang lain meski dengan kekuatan keluarga Tang yang kuat dia tidak akan bisa melawan.
"Cukup basa basi nya, aku hanya ingin anak mu untuk menyerah dengan syuting film kali ini, dan juga Feng Xue harus di bebaskan dari denda karena melanggar kontrak. Jika kamu menuruti hal ini dengan patuh, aku tidak akan mengambil urusan ini lebih jauh... "
" Ha ha ha ha... Dengan posisi apa kamu mau memerintahku ? Orang nomor satu juga bukan, jangan mimpi aku akan menuruti apa kata mu... "
Tang Huo tertawa, ini adalah pertama kali dia di perintah dengan tidak sopan oleh orang yang tidak di ketahui asal nya. Meskipun keluarga besar seni bela diri kuno, itu tidak memiliki kemampuan untuk memerintahkan nya sesuka hati..
Jadi bagaimana junior di depan nya bersikap ? Pantas jika dia menganggap hal ini sebagai lelucon.
" Dari kata kata ku barusan, apa mungkin orang nomor satu memiliki otoritas untuk memerintah kan mu?"
" Aku tidak menyangkal hal ini, jadi jika apa yang bisa kamu lakukan ?"
Ye Xiu tidak menjawab, hanya mengambil ponsel milik nya dan mulai membuat panggilan. Sesaat kemudian ponsel terhubung dengan Zhou Tian di sisi lain.
( Ye Xiu, ada apa kamu menelepon ku begini... Apa ada masalah ?)
( Paman Zhou, aku hanya ingin meminta bantuan mu untuk mengurus Tang Huo... Apa bisakah kamu perintahkan dia untuk menuruti kata kata ku?)
( Tang Huo ? Patriak keluarga Tang? Kalau dia, aku bisa mengurus nya cukup tunggu aku membuat panggilan... )
( Kalau begitu tolong paman Zhou... Oh ya bagaimana kabar Wenwen saat ini ? Apa dia baik baik saja.. )
( Kamu bocah, jika bukan karena mu mungkin gadis itu sudah memiliki suami sekarang... Tapi tidak apa dia baik baik saja sekarang, malahan dia rajin berlatih, membuat kekuatan nya meningkat sangat cepat. Tidak akan lama dia bisa memiliki kekuatan yang sebanding dengan para Guardian...
Tidak tahu apa yang kamu anak nakal berikan pada nya... )
( He he bagus lah kalau begitu.. Tut Tut.. )
Ye Xiu menutup telepon, dia menatap Tang Huo dengan sebuah candaan di wajah nya...
" Ayah lihat badut ini berpura pura menelepon orang nomor satu, kenapa tidak kita beri pelajaran pada nya sebelum sandiwara nya terungkap.... "
Di mata Tang Lin, apa yang di lakukan oleh Ye Xiu terlihat sedang bercanda, tapi Tang Huo di sisi lain merasakan firasat buruk. Identitas orang nomor satu memang bukan lah rahasia, tapi percakapan Ye Xiu yang membawa nama anak nya membuat Tang Huo merasakan kejanggalan.