Dewa Sejati ( TRUE GOD)

Dewa Sejati ( TRUE GOD)
Melawan 'Dulan'


Melesat terbang dari atas laut, Ye Xiu kembali di tempat pertarungan, di sana raja Samurai sudah berada di tanah, seperti nya serangan tadi menghabiskan semua kekuatan milik nya. Sampai tidak mempunyai kekuatan untuk bertahan di udara.


" Raja Samurai, apa masih ingin lanjut ?"


Raja Samurai mengangkat bahu, jawaban nya sudah terlihat dari perilaku nya saat ini.


" Bagus kalau begitu... Oh ya putra suci Dulan... Mau sampai kapan kamu terus menguping ? Apa perlu aku seret kamu keluar?"


Ye Xiu mengalihkan pandangan nya ke arah tertentu, dari saja keluar Dulan yang di penuhi beberapa luka di tubuh nya. Terlihat kalau dia terkena dampak dari serangan Ye Xiu tadi.


Jika bukan karena harta yang di tinggalkan para tetua sekte petir surgawi, dia tidak akan bisa selamat.


" Aku akui kamu memang sangat kuat, tapi ingat jika sampai ayah ku turun tangan, kamu tidak akak bisa menanggung akibat nya.... "


Peringatkan Dulan dengan suara keras, dia terlihat sangat percaya diri...


" Apa kamu pikir aku akan takut karena nya? Karena kita sudah bermasalah lebih baik kita selesaikan saja di sini... "


Ye Xiu menghilang di tempat nya, muncul di depan Dulan mengagetkan yang terakhir sampai tidak bisa bereaksi.


Berbeda dengan sebelum nya, Ye Xiu tidak menyerang menggunakan tombak, tapi hanya dengan bogem mentah yang di tenaga kekuatan penuh.


Booom!!


Saat mengenai tubuh Dulan sebuah perisai listrik muncul, meredam pukulan nya.


" Jangan pikir aku akan terkena serangan mu lagi setelah aku baru saja terkena... Coba lihat perisai ini, bahkan orang seperti mu tidak akan mampu untuk menghancurkan nya.... "


Dulan mengangkat ke dua tangan, menatap Ye Xiu dengan tatapan meremehkan. Dia terlihat sangat percaya diri...


Boom!!! Bomm! Bomm!


Ye Xiu tidak menanggapi omongan Dulan, dia menyerang dari waktu ke waktu dengan pukulan yang bisa membalikkan sebuah kapal induk. Tanah mulai retak karena efek ledakan dari pukulan milik nya...


Bruak!!!


Tidak bisa menahan kekuatan pukulan Ye Xiu, tanah itu terbelah seperti jaring laba laba sedalam parit terbentuk karena serangan terus menerus dari Ye Xiu...


" Ha ha ha sudah aku bilang percuma!!! Bahkan jika bertonton bom nuklir di ledakan pada satu titik, itu tidak akan bisa menghancurkan perisai milik ku!?"


Boom!!!


Krak!


Pukulan terakhir Ye Xiu membuat sebuah retakan kecil di perisai petir itu...


" Apa... Bagaimana mungkin!?"


Melihat retakan kecil yang mulai membesar dengan tidak percaya, bagaimana artefak yang di pinjam dari ayah nya bisa di hancurkan oleh pemuda di depan nya?! Itu mustahil...


" Kamu dari tadi banyak bicara... Sekarang lebih baik tutup mulut mu selama nya.... "


Ye Xiu mengumpulkan kekuatan dalam pukulan ini, dia menambahkan hukum kekuatan ke dalam pukulan milik nya...


Booom!!!


Pukulan itu menghancurkan perisai milik Dulan menjadi ratusan keping cahaya. Tidak berhenti di situ, pukulan itu menabrak wajah Dulan dengan sangat telak...


Dengan teriakan itu dia terbang ratusan meter sebelum berhenti setelah menabrak belasan tembok bangunan gedung kota. Untung penduduk kota Tokyo sudah di evakuasi, jika tidak korban jiwa pasti akan sangat banyak karena nya...


" Kelihatan nya sudah selesai.. Lebih baik aku bertemu dengan Maya saja dulu... "


Saat Ye Xiu mau berbalik, dia merasakan perasaan aneh di sekitar nya... Dia menatap Dulan yang tidak sadarkan diri dengan tatapan terkejut...


" Hei bocah nakal, setelah menghajar keturunan ku dengan begitu buruk... Apa kamu pikir bisa pergi begitu saja?"


'Dulan' perlahan bangun dengan pasti, suara nya berubah menjadi suara pria tua dengan penuh kekuatan. Perlahan kekuatan milik Dulan meningkat secara tajam, Legendaris... Inti emas.. Yuan Ying... Tidak berhenti sampai menembus ke Penggabungan tengah...


Langit kota tokyo di penuhi petir yang menyambar dari waktu ke waktu... Tubuh Dulan di lindungi oleh petir yang membuat sebuah armor lengkap. Perlahan melayang di udara mendekat ke arah Ye Xiu yang berada di seberang...


" Siapa kamu?"


" Tidak peduli siapa aku, satu hal yang pasti... Kamu harus menanggung akibat menghajar keturunan ku sesuka hati.... "


Dulan melambaikan tangan nya dan sebuah tombak petir muncul, saat dia mengacungkan tombak itu sebuah petir setebal ember menyambar Ye Xiu.


Ledakan keras terjadi, petir adalah elemen yang paling merusak. Meski dengan tubuh Giok milik nya, dia masih memiliki sedikit luka bakar karena serangan ini...


" Ternyata kamu memiliki kekuatan untuk sombong... Kalau begitu kita lihat sampai kapan kamu bisa bertahan... "


Tubuh Dulan berubah menjadi kliatan petir yang terus beterbangan di sekitar Ye Xiu, kecepatan petir biasa memang tidak bisa mencapai kecepatan cahaya..... Tapi petir kultivasi berbeda, kekuatan petir akan meningkat jika kekuatan pengguna nya juga meningkat.


Ding ! Ding! Ding!


Tombak petir dan tombak pembunuh dewa terus bertabrakan dari waktu ke waktu... Ye Xiu tidak menahan diri kali ini, meski ini adalah kekuatan pinjaman tapi tingkat Penggabungan tengah bukan sesuatu yang bisa di anggap sepele.


Teknik perubahan bintang Ilahi... Bentuk pertama transformasi Phoenix!!!


Api membentuk armor di sekitar tubuh Ye Xiu, Dulan melihat hal ini dengan mata penuh kekaguman. Pantas dia tidak gentar meski berhadapan dengan tingkat penggabungan meski hanya berada di tingkat Yuan Ying puncak.


Karena teknik yang dia lakukan, sudah mampu menaikkan kekuatan bertarung nya sampai ke batas yang sama dengan nya.


" Sungguh pemuda yang jenius, tapi maaf kamu bertemu dengan ku... Jadi ada satu jalan untuk mu sekarang... Yaitu mati!!!" Dulan membombardir Ye Xiu dengan serangan petir milik nya.


Petir berhasil di tahan oleh armor milik api milik Ye Xiu, dia bergegas ke arah Dulan dan mulai menyerang dengan tombak pembunuh dewa yang dia selimuti oleh api Phoenix.


Duar!!! Boom!


Saat api dan petir bertemu, reaksi elemen terpacu membuat ledakan yang membuat mundur Ye Xiu dan Dulan pada saat yang sama. Tapi mereka terus kembali untuk bertukar pukulan...


Kanzo yang melihat ini sangat takjub, tidak di sangka kalau dewa Perang ini menahan kekuatan nya sampai sebatas ini... Jika Ye Xiu mengeluarkan kekuatan sejati nya dari tadi, dia tidak akan memiliki sedikit pun kualifikasi untuk bertarung dengan nya.


Bayangan api dan kilat bertarung terus meninggi sampai menembus awan hitam di langit tokyo. Di atas awan yang cerah, Ye Xiu menatap Dulan yang seperti dewa petir dengan terkejut.


Tampilan nya saat ini sudah berubah dengan sesuatu yang di kenal nya.... Janggut putih panjang serta rambut putih dengan mengenakan kain putih yang menyelimuti dada dan bagian bawah tubuh nya...


" Kultivator muda, kamu sudah membuat kesalahan karena telah membuat dewa marah.... Bersiap lah untuk menghadapi murka para dewa!!! "


Ledakan putih menyebar dari tubuh Dulan... Membuat mata Ye Xiu terlalu silau untuk melihat lawan di seberang.


" Jadi penyokong utama sekte petir surgawi adalah kamu ? Jika aku tidak salah kamu adalah dewa Zeus dalam mitologi Yunani kan? Rupanya kamu bermain dewa dewa an dengan orang orang biasa itu... "