
" Hanya dengan kamu? Jangan bermimpi bisa mengalahkan ku!!"
Ye Xiu menjawab dengan nada sarkasme, membuat wajah tua zues terlihat terdistorsi. Dia sangat marah dengan kata-kata Ye Xiu ini, kekuatan yang tidak masuk akal keluar tanpa kendali dari tubuh nya.
Merasakan tekanan yang terus menekan tubuh nya lebih kuat dari waktu ke waktu, tidak ada ekspresi panik tergambar di wajah Ye Xiu. Dia tetap biasa dengan tekanan ini, hal ini membuat Zeus terlihat ragu.
Sambil berfikir apa anak ini sudah melebihi nya? Tetapi setelah memastikan bahwa ranah Ye Xiu hanya berada di tingkat puncak Penggabungan, dia menghela nafas lega sebelum ejekan muncul di wajah nya.
" Bocah sombong?! Kita lihat apa kamu bisa tertawa seperti terakhir kali kita bertemu..."
Kekuatan penindasan yang tidak masuk akal keluar dari tubuh Zeus, beberapa anak muda mundu selamat karena tidak tahan dengan kekuatan itu. Ye Xiu dengan santai nya berjalan mendekat ke arah Zeus.
Dia mengambil tombak pembunuh dewa nya dan mengacungkan tombak ke depan muka pria tua itu.
" Tidak usah banyak bicara, ayo kita selesaikan urusan kita di tempat ini..."
" Kalian berdua aku tidak tahu apa permusuhan kalian, tapi ini adalah kediaman kaisar bulan, jika kalian berbuat yang tidak sopan jangan salahkan aku karena tidak ramah menyambut tamu... "
Saat ini lelaki tua datang dan berbicara, saat melihat lelaki tua itu mata Zeus menyipit dia mengenal baik siapa orang tua ini. Dia adalah Di Kuo, satu dari sekian banyak pelindung kaisar. Kekuatan nya berada di puncak void seperti nya, tapi meski begitu zeus merasa kalau tidak akan memiliki kesempatan menang saat melawan nya.
" Huh! Anggap diri mu beruntung saat ini, aku akan membiarkan mu pergi sampai pesta bintang ini selesai..."
" Ha ha ha.. Apa aku butuh belas kasihan dari dewa palsu seperti mu? Jangan bercanda.... Yang ada aku yang melepaskan mu kali ini..."
" Kamu... Bahkan jika ada tetua Di di sini, aku akan membunuh mu!!! "
Tombak petir muncul di tangan Zeus, dia menatap Ye Xiu dengan mata berbahaya. Di Kuo yang melihat hal ini menghela nafas, dia datang karena di suruh oleh kaisar untuk membantu pemuda ini, tidak di sangka kalau pemuda ini masih terlalu sombong sampai tidak menghargai pertolongan nya.
Saat ini sebuah cahaya melesat ke arah lelaki tua itu, Wajah nya terlihat ragu sebelum mulai berkata.
" Di pesta bintang tidak boleh ada pertarungan... Tapi karena ini sudah mendapatkan ijin khusus oleh kaisar bulan, kalian berdua di persilakan untuk pergi ke arena untuk bertarung...."
" Kalau begitu tetua Di bisakah kamu memimpin jalan?"
Di Kuo mengangguk dengan permintaan sopan dari Ye Xiu, penilaian nya berubah sedikit. Meskipun anak muda ini tidak sopan pada Zeus tapi berbeda dengan nya yang pada dasar nya bukan musuh.
Ye Xiu dan Zesu pergi mengikuti arahan dari Di Kuo, setelah mereka menghilang dari pandangan, banyak pasang mata yang menjadi penasaran.
" Bukan kah Ye Xiu ini terlalu sombong? Sampai dengan percaya diri menantang patriak sekte petir... Apa dia tidak takut di retas sampai mati oleh hukuman surga milik Zeus?"
" Apa yang kalian tahu, orang itu sudah pernah membunuh iblis huang yang terkenal, bagaimana bisa takut dengan Zeus yang masih berada di bawah nya? "
Tidak memedulikan banyak omongan itu, Yan Hua dan Bei Huan datang ke arena. Meskipun mereka percaya pada suaminya tapi saat ini mereka tetap khawatir.
Setelah beberapa pembicaraan, para tetua garis lurus itu ikut datang ke arena untuk melihat teman nya bertarung.
" Anak muda, tidak ada jalan kembali di sini... Karena kamu sudah mau masuk ke dalam arena maka hanya ada satu kata untuk mu... Membunuh atau di bunuh!!!"
Di Kuo mengingatkan dengan hati - hati, tetapi tidak di balas oleh Ye Xiu dia hanya mengangguk dengan pasti yang menunjukkan kalau dia paham dengan apa yang di katakan oleh nya.
" Baiklah kalau begitu, apapun yang terjadi, aku tidak memiliki tanggung jawab karena nya..."
Mengatakan hal ini, Di Kuo pergi dari arena seluas lapangan sepak bola itu, meninggalkan dua orang musuh yang saling bertatapan itu. Daerah sejuta menjadi dingin, dari tubuh Ye Xiu muncul api emas yang membara.
Di sisi lain di tempat Zeus, dia di kelilingi oleh petir yang buas yang mengamuk dari waktu ke waktu.
Boom!!
Petir setebal ember melesat ke arah Ye Xiu, di sisi lain sebuah naga api sebesar bayi terbang ke arah petir yang menyerbu itu.
Ledakan besar terjadi, membuat lubang yang dalam di arena itu. Ye Xiu dan Zeus masih dia tanpa bergerak. Ke dua nya seperti mencoba mengukur kekuatan lawan masing - masing.
" Seperti dugaan ku, kamu jauh lebih lemah dari iblis kuning itu... Perubahan Phoenix! Kemarahan leluhur!!"
Ye Xiu berubah menjadi Phoenix dengan sayap api di belakang nya, dia mengulurkan tangan nya kemudian beberapa pilar api terbentuk di sekitar tubuh Zeus.
Melihat kekuatan api yang menguat itu, mata Zeus sedikit serius, dia mengubah petir biru nya menjadi petir ungu, dengan beberapa sambaran petir, pilar - pilar api itu di ledakan oleh nya.
Setelah melakukan hal ini, Zeus melihat ujung tombak yang datang ke arah dada nya. Dengan menggunakan tombak petir, dia menahan serangan tombak pembunuh dewa Ye Xiu.
Boom!!
Ledakan keras terjadi saat dua tombak itu saling menghancurkan serangan masing-masing. Ye Xiu dan Zeus membuka jarak belasan meter, dia melihat wajah jelek dari Zeus dengan ejekan.
" Ha ha ha.. Pak tua petir apa hanya ini saja kemampuan mu? Lemah!! Bahkan tidak bisa menekan ku seperti dulu... Apa kamu lebih lemah dari inkarnasi mu sendiri?!"
" Bajingan kecil... Jangan terlalu sombong, sebelum kamu lahir aku bahkan bisa membunuh seluruh leluhur mu jika ingin... Sekarang lihat kekuatan dewa Sejati ku... "
Tubuh Zeus berubah menjadi petir yang bergejolak, bahkan daging nya sendiri telah berubah menjadi kumpulan petir ungu yang merusak. Dengan lambaian tangan nya, sebuah burung betir raksasa muncul di depan nya.
Kiek!!
Burung petir itu mengaum keras ke langit, membuat kekosongan di benua ke delapan itu hancur seperti kaca yang pecah.
Teknik pamungkas... Burung petir gila!!
Kiek!!
Bersamaan dengan teriakan dari Zeus, burung petir itu melebarkan sayap nya dan terbang ke arah Ye Xiu di depan nya.