Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
90. Bertemu Kembali Dengannya


Seorang wanita perparas cantik kini memasuki Galeri lukisan milik Angga Jaya Pratama, semua orang yang ada disana terpukau sekali dengan pesonanya .


" Dimana ruangan pemilik Galeri ini ?". Tanyanya .


" Disebelah sana bu mari saja tunjukan, ruangannya ". Ucapnya tersenyum .


" Baiklah ". sahutnya lalu mengikuti staf karyawan yang ada disana .


Tidak butuh lama karyawan itu mengantarkan wanita itu ke depan ruaangan milik bosnya itu .


" Ini ruanganya bu, silahkan ". Ucapnya .


" Saya permisi ". Sambungnya .


" Iya terimakasih ya ". Ucapnya tersenyum .


" Sama-sama bu ". sahutnya lalu pergi meninggalkan wanita itu didepan ruangan milik Angga .


Wanita itu pun mengetuk pintu itu .


Tok...tok..tok..


Angga yang mendengar suara pintu ruangannya diketukpun ,langsung melihat kearah pintu itu .


" Silahkan masuk ". Ucap Angga dengan nada tinggi .


Angga pun kaget melihat siapa dibalik pintu itu, yang ternyata adalah seseorang yang ia kenal ,


" Reva ". Ucap Angga lalu berdiri dari duduknya yang tengah melukis .


" Kak Angga ". Ucap Reva tersenyum lalu menghampiri Angga .


Angga yang melihat penampilan Reva yang begitu berbeda dari sebelumnya, dulu Reva hanya berpakaian seadanya , waktu jadi sekertarisnya pun Reva berpenampilan seadanya layaknya karyawan biasa ,namun kini yang dilihat Angga, Reva begitu berbeda ia terlihat begitu modis sekarang .


Angga melihat penampilan Reva dari atas sampai bawah .


" Wow... cantik ". Ucap Angga terpukau yang ia tak sadari ia telah mengucapkan kata itu didepan Reva .


Reva yang mendengar ucapan dari Angga pun tersenyum .


" Makasih, aku biasa aja kok ". Ucap Reva tersenyum .


" Eh... iya , sorry-sorry aku malah bengong gini, oh ya silahkan-silahkan duduk ". Ujar Angga lalu mendekati meja kerjanya , dan mengambil gagang telepon dan langsung menelpon staf karyawannya .


" Tolong bawakan 2 cangkir teh keruangan saya sekalian camilannya ya ". Ucap Angga .


Lalu meletakan lagi gagang telepon itu pada tempatnya .


Dan kemudian duduk disamping sofa dekat Reva yang kini tengah duduk .


" Oh ya Va , apa kabar ? kok kamu kesini gak bilang-bilang sama kakak dulu, dan bukannya kamu bilang kamu gak akan kesini lagi tapi kok malah datang kesini ". Ucap Angga .


" Ini karena pekerjaan aku kak jadi terpaksa aku , datang kesini lagi, karena pekerjaanku yang dipindahakan kekota ini ". Ucapnya .


" Oh begitu ". Ucap Angga .


" Iya, dan lagi pula aku kesini juga karena mau bilang ". Ucap Reva .


" Bilang kalau perusahaan aku memesan 10 lukisan tangan kamu ". Ucapnya Reva membuat Angga terkejut mendengarnya .


" Aaaa...apa 10 lukisan ". Ucap Angga terkejut .


" Iya 10 lukisan hasil karya tangan kamu Kak, bukan buatan orang lain itu yang mau aku sampaikan padamu karena itu juga permintaan dari bos aku yang sekarang ". Ujarnya tersenyum .


" Kamu gak bohongkan , 10 loh Va ". Ucapnya .


" Iya 10 aku yakin itu aku gak bohong kak. mana mungkin aku bohong kalau memang itu fakta adanya ". Ucapnya tersenyum .


" Wow.. amazing, ini sungguhan , baiklah aku akan buat 10 lukisan itu untuk bosmu itu ". Ucapnya Angga tersenyum bahagia .


" Iya kak, dan ini dp nya, dan tema lukisan itu bertemakan alam ya , soalnya bosku ini suka sekali dengam alam ". Ucapnya tersenyum sambil kasih uang dalam amplop untuk Angga sebagai modal bikin lukisan alam untuk bosnya Reva .


" Alam.. kaya aku ya, akupun sangat suka sekali dengan alam, ternyata selera dia denganku hampir sama hahaha...". Tawa Angga .


" Iya kak ". Ucap Reva tersenyum .


" Iya sama persis denganmu, suka dengan alam bahkan dulu kamu sering bercerita tentang alam padaku apa kamu masih ingatkah kak?". Batinnya lalu melihat kearah Angga sambil tersenyum .


. . . . . . .


Ditempat lain, Mita dan Khanza pun terkejut dengan apa yang mereka lihat ternyata anak temannya Mita itu adalah Mia , istri dari Angga mantan suaminya Khanza .


" Apa maksudnya ini ta ". Ucapnya Mita terkejut melihat kedatangan dari Mia yang baru saja datang bersama Rama yang digandenganya kedalam rumah Sinta alias rumah, Salimah .


" Iya ini anakku mita, Mia ini putriku ". Ucapnya Sinta sambil tersenyum .


Mia yang pun sama-sama ikut-ikutan kaget setelah tahu kalau teman lamanya ibunya itu adalah ibunya Adam .


" Jadi ini temannya ibu ". Tanya Mia melirik kearah Mita dan Khanza yang tengah memandanginya .


" Iya sayang , bu Mita ini temannya ibu ". Ucap Sinta tersenyum .


" Hah.. ". Ucap Mia menghela nafas .


" Ini benar-benar membuat saya terkejut, Sinta, ternyata putrimu adalah Mia , dunia ini begitu banyak dipenuhi kejutan didalamnya ". Ucap Mita tersenyum kearah Mia .


" Pantas saja aku begitu familiar melihat wajah Mia waktu dirumah sakit itu, ternyata dia adalah putri dari Sinta temanku ". Batinnya tersenyum .


. . . . . . . .


" Arghhh... sial, kenapa dia menghilang, kemana lagi aku harus mencarinya, kemanapun aku pergi, entah mengapa aku tidak menemukannya ". Teriak Aldo yang kesal .


Karena ia kehilangan jejak Reva dan putrinya Diva .


" Dimana kamu Reva , Diva ". Ucapnya sambil melihat kearah poto Reva yang Aldo pegang sekarang .


" Dimana kamu ". Teriaknya lagi .


. . . . . .


Jangan lupa Like, Vote, dan Komenannya ya guys ...😘😆😆