Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
38. Pertengkaran kecil


Pagi hari Mia terbangun karena mendengar suara adzan ia berusaha bangun namun ada tangan suaminya yang memeluknya dengan erat , sebenarnya Mia suka hal ini namun dirinya harus bangun .


Setelah Mia bangun dari tidurnya ia langsung ke kamar mandi untuk mandi dan mengambil air wudhu . Mia melaksanakan solatnya dan berdoa .


" Terimakasih ya Allah kamu sudah mengembalikan suamiku lagi ketengah-tengah keluarga kami , kumohon ya Allah supaya dia cepet sembuh dan kembali mengingatku dan keluarganya ya Allah ". Ucapnya sambil menitikan air matanya .


Angga yang dari tadi melihatnya hanya tersenyum .


" Aminn ". Ucapnya dia spontan membuat Mia melirik kearahnya dengan tersenyum .


" Kamu sudah bangun mas ". Ucapnya Mia sambil merapihkan mukena nya yang ia kenakan .


" Iya ,aku mau solat dulu ya ". Ujarnya sambil bangkit dari ranjangnya menuju kamar mandi .


" Iya mas ". Ucap Mia tersenyum .


Mia yang sudah turun dari kamarnya menuju dapur , kali ini memasak nasi putih ayam goreng crispy , cah kangkung, dan udang goreng tepung sambal rica-rica .


Mia memasak dengan rasa bahagia, Akhirnya Mia bisa memasak lagi untuk suaminya .


Angga yang menghirup bau masakan yang enak menggugah selera makannya ia pun mencari sumber bau masak itu .


Dan ternyata sumbernya itu dari arah dapur ,Angga melihat kalau Mia sedang memasak dan menghampirinya .


" Mmm..baunya enak sekali , kamu masak apa ?". Tanya membuat Mia yang lagi fokus masak jadi kaget akan kedatangan suaminya .


" Eh..mas ..mmm aku lagi masak untuk sarapan kita , aku masak ayam crispy ,cah kangkung sama Udang tepung sambal rica-rica ". Ucapnya tersenyum .


" Mmm..kayanya enak ,aku gak sabar memakannya ". Ucapnya Angga membuat Mia tersenyum .


" Iya sabar ya sebentar lagi semuanya matang kok ". Ucapnya tersenyum .


" Mmm..iya ". Ucapnya sambil pergi dari arah dapur .


Berita soal Angga sudah kembali sudah tersebar luas kepada seluruh keluarga maupun teman-temannya .


Angga kini duduk disofa ruangan tamu , Angga melihat siaran langsung soal persiapan pernikahan Khanza dan dirinya .


" Mmm.. Khanza.. selalu saja begitu seenaknya, padahal kan belum tentu aku akan menikahinya gimana kalau dalam seminggu aku sudah mengingatnya dan terbukti bahwa Mia keluargaku dan bukan dirinya ". Gumamnya .


" Mas, ayo makan sudah siap semuanya ". Teriak Mia dari dapur dan segera Angga mematikan acara siaran televisinya dan menghampiri istrinya .


" Mmm..wah kelihatannya enak ". Ucap Angga tersenyum sambil duduk dikursinya .


" Mmm.. semoga saja ya kamu suka ,kamu coba dulu ya sini piringnya aku ambilin makanannya ". Ucap Mia tersenyum sambil menerima piring dari suaminya .


Dan Angga memakan makanannya dan ia sedikit heran kenapa Mia tidak mengambilkan udang untuknya padahal ia ingin sekali memakan makanan itu dari tadi .


" Mmm..enak aku suka ". Ucapnya Angga .


" Syukurlah kalau kamu suka mas , ya udah dihabisin ya makanannya ". Ucapnya Mia tersenyum sambil memakan makanannya juga .


" Mmm..oh ya kenapa gak ambilin aku udang juga aku ingin sekali makan ini ". Ucap Angga sambil mengambil udang .


" Jangan !!!..". Ucap Mia yang membuat Angga menoleh kepadanya .


" Jangan mas ,kamu gak boleh makan itu ". Ucapnya membuat Angga menghentikan acara makannya .


" Ada apa sih, kenapa aku gak boleh makan itu ". Ucap Angga yang sedikit kesal .


" Mmm..itu karena kamu alergi udang mas ,jadi kamu gak boleh memakannya nanti yang ada kamu gatal-gatal ". Ujarnya menjelaskan .


" Mmm..gitu, tapi kan aku bukan Angga siapa tahu aku bisa memakannya ". Ucapnya membuat Mia sedikit kesal mendengarnya kalau setiap kali Angga bilang ia bukan Angga .


" Bisa sih gak mas kalau kamu sama aku ,kamu jangan bilang kalau kamu itu bukan Angga ,kamu itu suamiku mas kamu Angga ". Bentaknya yang menitikan air matanya .


Angga yang melihatnya dan mendengarnya hanya menghiraukan ucapannya Mia .


" Silahkan kalau kamu ingin memakannya ,tapi jangan salahkan aku kalau kamu nanti gatal-gatal ". Ucapnya Mia yang kesal kepada Angga .


" Baiklah, kita buktikan kalau aku bisa memakannya ". Ucapnya tersenyum Angkuhnya .


Angga memakan udang itu, dan Mia melihatnya .


" Tuh lihat mana-mana gatalnya aku gak gatalkan ". Ucapnya tersenyum sombong .


" Kok bisa ". Ucapnya Mia keheranan .


" Ya bisalah aku kan bukan Angga ".Ucapnya .


" Kamu tuh ya nyebelin, pergi sana ". Ucapnya yang kesal .


" Oke aku pergi kalau kamu menyuruhku pergi ". Ucapnya Angga yang sama-sama kesal .


Angga tidak mengerti soal Mia ia kadang bersikap baik padanya kadang galak . Angga jadi heran sama sikap Mia yang berubah-ubah .


Angga kini pergi, dari rumah itu , ia berjalan entah kemana ia harus pergi yang pasti ia mau sendiri dulu .


Mia yang menyadari kalau yang ia lakukan tadi itu salah karena sudah membentak Angga ia berjalan keluar dan berteriak-teriak memanggil nama suaminya itu .


" Mas, kamu dimana mas ". Teriak Mia yang panik karena tidak melihat suaminya itu .


" Mas kamu dimana maafin aku mas ". Teriaknya lagi sambil melihat-lihat sekitaran rumah namun Angga tidak ada dimana-mana .


" Hiks..hiks.. kamu gak boleh pergi mas, maafin aku mas ". Ucapnya Mia menangis karena panik suaminya tidak ada .


" Pas dia tidak jauh pergi dari sini ,ya ya aku harus mencarinya ". Ucapnya kedalam rumah sambil mengambil kunci mobilnya didalam kamar .


Sebelum Mia pergi mencari Angga, ia menitipkan anaknya ke kaka iparnya yang kebetulan datang untuk main katanya.


Mia mengendarai mobilnya sambil mencari-cari suaminya .


" Kamu kemana sih mas ". Ucapnya yang panik .


" Maafin aku mas, udah bentak kamu tadi plis pulang mas ". gumamnya .


. . . . .