
Sesampai nya David dan Dani di perusahaan TYREND Cor'p, mereka langsung di sambut oleh Samuel.
Ya, perusahaan TYREND Cor'p adalah perusahaan milik Tian.
"Silahkan ikuti saya tuan tuan." ucap Samuel berbicara sopan.
"Em..." David dan Dani mengangguk.
Mereka berdua mengikuti Samuel menuju ruangan Presdir.
Setelah sampai.
Ckleeek....
Pintu di buka oleh Samuel.
"Silahkan masuk tuan." ucap Samuel mempersilahkan tamu nya masuk.
Di dalam Tian sudah menunggu kedatangan tamu nya.
David dan Dani masuk, di lihatnya ruangan yang cukup besar dan di kursi duduk lah seorang pemuda. Mungkin itu pemilik perusahaan fikir David.
"Selamat datang tuan tuan." sapa Tian berdiri dari kursi kebesaran nya. Dan berjalan menghampiri mereka. "Ayo silahkan duduk." ucap Tian menjabat tangan dan mempersilahkan tamu nya untuk duduk di sofa.
David dan Dani duduk di kursi dan berkata. "Terimakasih tuan......" ucap David bingung dengan nama pemilik perusahan yang ada di depan nya.
"Tian, nama saya Tian Tuan." ucap Tian memperkenal kan diri.
"Saya David Anderson." ucap David.
"Saya sudah tahu dan tidak ingin tahu." batin Tian
"Dan ini Asisten pribadi saya Dani." David memperkenalkan.
"Senang berkenalan dengan anda tuan Dani." ucap Tian basa basi.
"Saya juga tuan." ucap Dani.
"Dan untuk di samping saya ini, dia Asisten serta orang kepercayaan ku di perusahaan ini, Samuel." ucap Tian dan di angguki mereka semua.
"Bagaimana dengan proposal yang saya kirim kan kemaren tuan? Apakah anda akan menerima kerja sama yang saya ajukan?" tanya David.
"Untuk masalah itu, saya bisa mempertimbangkan nya, tapi...." ucap Tian.
"Tapi apa tuan?" tanya David
"Sebenarnya saya tidak yakin anda akan mau, namun saya memiliki syarat jika memang anda benar benar ingin menjalin kerja sama dengan perusahaan saya." ucap Tian.
"Syarat? Apa syarat nya?" tanya David.
"Syarat nya anda harus menjual saham anda kepada saya." ucap Tian langsung pada intinya
"Saham? Kenapa saya harus menjual saham saya jika harus bekerja sama?" tanya David bingung dan sedikit meninggikan suara nya.
"Tenang dulu tuan David." ucap Tian. "Saya akan menjelaskan semua nya. Jadi begini." lanjutnya.
"Jika anda menjual saham anda kepada saya, pastinya saya akan mempunyai wewenang di perusahaan anda. Setelah itu baik anda maupun saya pasti nya akan membuat perusahaan lebih baik dan lebih maju. Bukankah Anda ingin perusahaan anda lebih besar? Jika anda mau saya pun bisa memasukkan produk produk saya dalam perusahaan anda." ucap Tian.
David yang mendengar penjelasan Tian diam, berfikir tentang keuntungan yang akan dia dapat jika Tian benar benar akan memasukkan produk produk milik TYREND Cor'p dalam perusahaannya. Pastinya sudah tak terhitung lagi keuntungan yang akan dia dapat.
Lama berfikir akhirnya David menyetujui persyaratan Tian.
"Baiklah tuan Tian, Tapi bolehkan saya merembukkan dulu dengan papa saya tentang ini semua?" tanya David dan di angguki Tian.
Samuel yang ada di sana berkata. "Saya harap anda menerima tawaran tuan saya tuan David. Sebenar nya anda adalah orang yang beruntung bisa bekerjasama dengan perusahaan ini, jika saya menjadi anda, saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, karena di luaran sana belum tentu orang akan memiliki kesempatan emas bisa bekerja dengan perusahaan tuan saya." ucap Samuel.
Tian yang mendengar langsung menatap Samuel. Samuel yang di lihat oleh Tian langsung diam tidak ingin berbicara lagi. Sedangkan David diam mendengar ucapan Samuel.
.
.
.
Selamat membaca
Jangan lupa like and komen serta vote