Tsugikuni Brother In Akame Ga Kill

Tsugikuni Brother In Akame Ga Kill
Yoriichi dan Michikatsu.


Di daerah pesisir pantai, lahir seorang anak kembar yang ajaib, Dia adalah Michikatsu Tsugikuni dan Adiknya Yoriichi Tsugikuni.Sebelumnya keduanya adalah pendekar pedang yang hebat di kehidupan sebelumnya, mereka bereinkarnasi di dunia lain di sebuah pesisir pantai Kekaisaran.


Yoriichi memiliki tanda api di dahinya, dia tumbuh menjadi pendekar pedang yang hebat seperti di kehidupan sebelumnya, dia juga menciptakan kembali pernafasan matahari, begitu juga kakaknya, Michikatsu, dia menguasai Pernafasan bulan. 20 tahun berlalu sejak keduanya lahir,mereka tumbuh menjadi sepasang saudara yang dikenal rendah hati.


Pagi harinya di pinggir pantai, Yoriichi dan Michikatsu berjalan jalan di pinggir pantai, kedua orang tuanya meninggal saat mereka berusia 10 tahun, kini mereka dirawat oleh orang tua Wave, mereka bertiga pun menjadi seorang sahabat.


"kakak, bagaimana rencana kita tentang pergi kekaisaran?, kapan kita akan berangkat?. " tanya Yoriichi pada kakaknya.


"aku berfikir kita harus pergi besok, itulah kenapa aku mengajakmu jalan jalan di pantai hari ini, aku ingin kita melihat pantai ini untuk terakhir kali sebelum kita pergi ke sana. " ungkap Michikatsu


"itu bagus, sebaiknya kita juga harus berterimakasih pada Wave dan ayah ibunya yang telah merawat kita. " Yoriichi memberi saran


"aku sudah merencanakan itu sebelumnya. " kata Michikatsu saat dirinya memandang Laut yang luas "mereka telah membesarkan kita sejak usia 10 tahun, aku telah membuatkan mereka sebuah hadiah. "


Yoriichi sedikit terkejut mendengar itu dari kakaknya, dia bahkan tidak memikirkan tentang itu. "ah.., aku tidak tau harus memberikan apa kepada mereka. " kata Yoriichi dengan bingung.


"Oi..., Yoriichi.., Michikatsu, sarapan sudah siap, ibu memyuruh kalian untuk kembali dan sarapan. " seseorang berteriak memanggil Kedua Saudara itu, keduanya pun menoleh dan melihat Wave yang memanggil mereka.


"tentu.., kami segera ke sana. " Kata Michikatsu kepada Wave.


sesampainya di rumah mereka duduk di meja makan dan bersiap untuk sarapan, "besok kalian akan pergi ke kaisaran, ingatlah untuk menjaga sopan santun kalian. " kata Ibu Wave kepada Yoriichi dan Michikatsu.


"terima kasih Bibi, kami akan mengingatnya. " kata Yoriichi.


"Ayah tidak perlu khawatir, meski senjata mereka bukan Teigu tapi teknik berpedang mereka berbeda dari yang lain, mereka mungkin sudah setara dengan pengguna Teigu walaupun mereka tidak memilikinya. " Wave manambahkan.


"sudah sudah.., lebih baik kita makan sebelum makanannya menjadi dingin. " Kata Michikatsu.


...****************...


Malam harinya, Yoriichi dan Michikatsu berada di ruang tamu bersama Wave dan ayah ibunya.


"kalian sudah berumur 20 tahun, sudah saatnya kalian memiliki ini. " Kata Ibu Wave sambil meletakan sebuah kotak di depan Michikatsu dan Yoriichi.


"apa ini Bibi?. " Yoriichi bertanya.


"itu adalah sebuah anting Hanafuda peninggalan Ibu kalian. " Kata Ibu Wave saat Yoriichi perlahan membuka kotaknya. "di dalamnya ada 2 pasang anting Hanafuda, yang berlogo bulan adalah milik Michikatsu, sedangkan yang berlogo matahari milik Yoriichi. "


Yoriichi pun memasang anting itu di telinganya, namun secara mengejutkan Michikatsu malah memberikan Anting itu pada Ibu Wave.


"cukup Yoriichi saja yang memakai antingnya, Anting milikku Bibi saja yang pakai, itu adalah rasa terimakasihku kepada Paman dan Bibi yang telah merawat kami. " ungkap Michikatsu.


orang tua Wave terharu dengan tindakan Michikatsu, Dia kemudian memeluk Yoriichi dan Michikatsu secara bersamaan.