
"Beraninya kau." geram Alexander, dia benar-benar murka saat melihat semua anak buahnya terkapar tidak berdaya dengan di penuhi luka di sekujur tubuh mereka. Alexander merasa harga dirinya tercoreng oleh Nadine saat ini, sejak dulu dia tidak pernah membiarkan dirinya kalah terlebih oleh seorang wanita tapi saat ini seorang wanita berani mengejek dirinya seperti ini. Alexander tidak bisa menerima hal itu, dengan amarah yang menggebu Alexander menghampiri Nadine. Saat Alexander ingin menampar Nadine, Nadine segera menangkis tangan Alexander dan meninju perut Alexander dengan keras.
"Apakah kau m...