The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
Gadis pembawa pesan


Raja Aveenash dan Pangeran Sanjev bertatap muka saat pertama kali bertemu di luar sel penjara , ternyata mereka berdua sama sama di tolong orang asing .


Di belakang mereka telah berkumpul pasukan kecil yang juga ikut di bebaskan.


" Kita berangkat ke istana sekarang " Ucap Chanso pada orang orang yang ada di sana .


" Kita akan menerobos langsung dari depan ? ini bunuh d?ri namanya , di sana ada banyak pemanah " ucap pangeran Sanjev


" Pangeran benar , tapi tidak seluruhnya " Ucap Chanso


" Kami sudah menyusun rencana , tidak pertu hawatir " Taemin menambahkan


Mereka akhirnya langsung menaiki kuda yang ada di sana dan berangkat menuju istana kerajaan .


Di istana


Jhanvi telah menidurkan pangeran kecil , sedang anjum tampak bermain dengan Shagun .


Seorang dayang perempuan datang membawakan minuman untuk mereka , penjaga membiarkan dayang itu masuk .


Melihat dayang datang dengan nampan Jhanvi bingung , dia sama sekali tidak memesan minuman itu .


" Dayang aku tidak "


" Putri ada sesuatu yang harus aku sampaikan " Ucap dayang itu setengah berbisik


Shagun dan Putri Jhanvi mendekatinya .


" Aku belum pernah melihat mu disini sebelumnya , siapa kau ? " Tanya Shagun yang penasaran , dia memang belum pernah melihat gadis itu sebelumnya .


"Aku Gauri , Bersiaplah waktunya sudah tiba . Kebebasan kalian yang mulia "


" Apa maksud mu ? " Jhanvi masih belum paham.


Gadis itu mulai menjelaskan semuanya pada mereka , Shagun dan putri Jhanvi yang mendengar nama Juho di sebut menjadi kaget .


Gadis itu juga mengatakan bahwa Ratu akan mendapatkan pesan yang sama darinya nanti .


"Apa kau teman Juho ? " Tanya Shagun lagi


"Dia pemimpin kami " jawab Gauri singkat, dia tentu saja menyadari posisinya . Tidak mungkin mengakui bahwa Tuan Juho adalah temannya , tentu saja tidak.


"Apa Putri Zara ada bersamanya ? " Kali ini Putri Jhanvi menjadi ingin tahu , karena selama ini Zara belum juga di temukan . Padahal Mahender sudah mencarinya kemana mana seperti orang gila.


Terlebih lagi sampai mengirim sejumlah pasukan untuk mengejarnya , Putri Jhanvi hawatir karena beberapa hari yang lalu dia mendengar ada berita bahwa keberadaan adik iparnya itu telah di temukan .


Dan mereka kemudian lega ternyata itu adalah gadis lain , Mahender hingga mengamuk dan menyerang prajuritnya yang telah salah menganalisa .


"Aku tidak memiliki jawaban untuk itu tuan putri kita hanya bisa menunggu , selanjutnya yang mulia harus mengunci tempat ini sampai keadaan menjadi aman . Aku akan pergi sekarang , pergunakan ini baik baik "


Dayang itu lalu menyerahkan sebuah botol kecil pada Shagun .


"Apa ini ? "


" Hanya untuk jaga jaga , jika keadaan memburuk . Ini akan membuat musuh kehilangan tenaga dan lemas jika sampai menghirupnya " Gauri segera meninggalkan ruangan itu


Di tempat lain


Raja Mahender kini tengah bersama panglima Bagwandas , dia masih merasa kesal karena belum juga berhasil menemukan Putri Zara . Gadis pujaannya itu seakan menghilang ditelan bumi .


Bahkan istri istri dan selir selirnya yang sengaja datang kemari sama sekali tidak di hiraukannya , saat ini hati dan fikiranya hanya tertuju pada Zara seorang .


Dia menjadi lebih sering mabuk mabukan serta mudah tersulut emosi dari pada biasanya ,kesabarannya hampir habis . Dia berencana mengeksekusi Raja Balraj Kumar jika zara tidak segera menampakkan diri , dan ya . Ini adalah salah satu alasan kenapa Juho mempercepat rencana penyerangannya .


Sayup sayup terdengar suara keributan di luar istana , pasukan Juho sepertinya sudah mulai menyerang .


Gauri akhirnya sampai di ruangan Ratu , para penjaga mengangguk dan setelah memberikan sebilah pedang pada Gauri mereka segera membukakan pintu .


" Salam yang mulia ratu " Ucap Gauri sopan .


Ratu melihat gadis ini bukanlah gadis yang biasa datang ke tempat itu , apalagi dia membawa sebilah pedang .


Raja Balraj Kumar terlihat sudah sadar dan terduduk di atas ranjang , ia masih terlihat lemah . Ratu segera bersiaga dwngan mencabut belati yang ia selipkan di pinggang untuk berjaga jaga .


" Siapa kau ? apa tujuan mu datang kemari ??"


" Ratu , aku kemari di untuk memberitahukan pesan penting dari tuan juho " Ucap Gauri memberi penjelasan , baru setelah itu Ratu menyarungkan kembali belatinya .


" Juho ? "


"Benar , hari ini kami akan berusaha membebaskan Ratu dari tawana Raja Mahender "


"Gauri , katakan pada ku , apa putri ku ada bersama kalian ? ? ? Apa Zara sudah ??? " Tanya Ratu dengan sedikit berbisik ia hawatir jika sampai ada yg mendengar percakapan mereka .


Raja Balraj Kumarpun juga terlihat ingin tau meski diapun tidak mengenal siapa Juho ?? Kenapa dia mau bersusah payah untuk menyelamatkan kerajaan ini.


Ratu menatap Gauri dengan penuh harap , dia benar benar hawatir karena hingga saat ini tidak mendapatkan kabar berita apapun tentang putrinya tercinta.


Melihat kesedihan itu Gauri yang mulanya tidak ingin memberi informasi penting ini jadi luluh , meski sangat berbahaya jika kenyataan inibsampai bocor ke telinga musuh .


" h h h Ratu tidak perlu menghawatirkan hal itu , hanya ini yang bisa ku katakan . Maafkan aku " Gauri hanya mengangukkan kepalanya dan tersenyum ke arah Ratu .


Ratu seketika menjadi sedikit lebih tenang , ia tentu dapat memaklumi jika wanita ini sedang berusaha melindungi informasi penting tentang putri Zara . Ratu tentu saja menjadi legavkarwna Zara berada di tangan dan tempat yang tepat .


Buktinya sampai sekarang Tuan Kakkar dan Juho bisa menyembunyikan Zara dari jangkauan Raja Madraka .


Ratu yang saat ini sedang bersama Gauri sayup sayup mendengar keributan .


" Ratu , sepertinya tuan Juho sudah memulai penyerangan " Perlahan Gauri segera mengunci pintu dari dalam , ia berjaga di ruangan itu untuk melindungi Ratu dan Raja .


Rupanya Gauri juga memiliki keahlian berpedang yang lumayan , penjaga yang ada di luar ruangan ini pun adalah orang tuan Kakkar . Jadi mereka sedikit lega .


"Si apa Juho ? " Tanya Raja pada istrinya


" Aku akan menceritakannya pada yang mulia Raja , tapi ku harap kali ini yang mulia bisa mengerti " ucap Ratu kemudian berjalan mendekat ke arah suaminya yang terbaring lemah.


" Dia adalah pria yang di cintai dan mencintai Putri kita sejak lama , jika kerajaan bisa melalui masa sulit ini ku harap Raja akan merestui hubungan mereka meski Juho hanya dari kalangan rakyat biasa "


" Ratuu , apa yang "


" Apa kebahagian Putri kita tidak berarti apapun bagi kita , apa status ada di atas segalanya. Lihatlah yang mulia , bahkan Pangeran Jeet Singh telah menyerah dan memutuskan pertunangannya dengan Zara . Memilih menyerah , berbeda dengan Juho yang justru berjuang untuk anak kita . Aku sudah memberi mereka restu ku , seperti kata yang mulia dulu sebelum bertempur. Aku bisa mengambil keputusan apapun saat yang mulia tidak ada di istana , jadi itulah keputusan ku . " Ucap Ratu dengan sedikit penekanan


" h h h h h " Raja hanya menghembuskan nafas perlahan tanpq mengatakan sepatah katapun


🍒🍒🍒