
seorang dokter **sedang memeriksa anak berumur 5 tahun , ketika melihat kondisi anak itu , dokter pun langsung menelepon polisi , Rein yang sedang ada di situ mendengar bahwa ada anak berumur 5 tahun dengan kondisi sangat mengenaskan tulang rusuk nya patah seperti habis jatuh , tetapi luka lebam yang ada di tubuh anak itu tidak seperti luka anak yang jatuh itu seperti luka anak yang di aniyaya.
" apa yang terjadi dengan anak itu Stef? " kata Rein yang bertanya kepada dokter , dokter itu teman dekat Rein , dokter yang bernama Stefanie itu pun menjawab pertanyaan Rein.
" anak itu seperti mengalami kekerasan di rumah nya banyak sekali luka memar di tubuh anak itu , tulang rusuk anak itu pun juga patah " kata dokter Stefanie menjawab pertanyaan Rein tadi.
" boleh ku lihat anak itu , aku ingin menanyakan sesuatu kepada anak itu " kata Rein.
" boleh silahkan kamu kan juga bekerja di unit investigator , kamu tanyain ke anak itu apakah sering di pukul oleh seseorang tanya nya dengan lembut atau aku perlu panggil kan dokter anak " kata Stefanie karena Rein orang agak sedikit emosi.
"baiklah , kamu juga boleh masuk dan melihat anak itu saat aku mengintrogasi nya , ayok masuk " kata Rein mengajak Stefanie untuk masuk juga.
di dalam ruangan itu Rein bersama Stefanie sedang mengintrogasi anak itu dengan , suara yang lembut , yang mengintrogasi anak itu Stefanie tugas Rein hanya memberi pertanyaan kepada Stefanie lalu Stefanie yang akan mengobrol kepada anak itu , anak itu menggeleng setiap Stefanie menanyakan. " apakah ada melukai mu " kata Stefanie , tetapi hanya di balas dengan gelengan oleh anak itu.
hingga akhirnya Stefanie dan Rein keluar dari ruangan itu , anak itu tidak menjawab semua pertanyaan Stefanie dengan suara , semua pertanyaan yang Stefanie tanyakan kepada anak itu , hanya di balas gelengan kepala sama anak itu.
Rein memilih kembali ke kantor nya dan meminta tolong Vina untuk membujuk anak itu , biasanya anak-anak akan langsung dekat dengan Vina walaupun baru sekali bertemu.
Vina pun langsung ke rumah sakit itu diantar oleh Brian , Ghina , dan Try .
awalnya Periret ingin ikut tetapi di larang karena kebanyakan anak kecil takut kepada Periret yang memiliki paras seperti preman pasar .
mereka sudah sampai di rumah sakit dan di sambut sama Stefanie.
Stefanie mengantar mereka ke ruangan Rio anak kecil itu , ketika sampai di ruangan Vina langsung menyapa Rio dengan senyum nya yang manis.
"hai adik kecil kamu lagi apa ? " Kata Vina. bertanya kepada anak itu.
" hai kakak cantik , aku lagi sakit , kakak siapa? " kata Rio sambil tersenyum.
" adwohh ni anak bilang Vina cantekkk , cantekk dari mane nye , tapi tahan tahan jangan berkomentar nanti misi ini gagal " batin Brian dan Ghina.
" aku polisi , kamu kenapa tubuh mu banyak lebam ? " tanya Vina dengan suara lembut.
" hiks....hiks....hig...hig" Rio menangis sambil cegukan .
" kenapa kamu cegukan kamu haus nih minum " kata Vina sambil menyodorkan air minum kepada anak itu , Rio menerima air putih itu dan meminum nya sampai habis.
" kakak tanya lagi ya , kenapa tubuh kamu banyak bekas luka - luka ? " tanya Vina.
" hiks...hikss..hiksss..kakak cantik ini sangat sakit hikss....hikssss " kata Rio sambil menangis.
" anak laki gak boleh menangis , ya udah kakak ganti pertanyaan kakak , apa cita cita kamu Rio " kata Vina kembali berucap.
" wahh keren dong kalau gitu , nanti kita bisa jadi satu tim kalau kamu sudah besar , kenapa tubuh kamu banyak lebam?" tanya Vina lagi.
"oh benarkah kakak cantik , a-k-u di omelin sama ayah , ayah ku selalu memukul ku , hikss...." ucap Rio sambil menangis.
" ayah mu dimana sayang ?" tanya Vina.
" aku tidak tau kakak cantik , tetapi biasanya ayah ada di tempat yang lampunya remang-remang , di dekat rumah ayah ku kakak cantik " ucap Rio.
" ok baiklah kalau gitu kakak cantik pulang dulu ya nanti kakak balik lagi ok " kata Vina sambil ter senyum.
" ok kakak cantik " kata Rio.
Vina dan lainnya langsung mencari bar / club malam itu , soalnya tempat remang - remang yang ada di dekat rumah Rio hanya bar / club malam .
ketika sampai disitu , Ghina menyamar menjadi perempuan yang memakai baju seksi , di susul oleh Brian dan Vina yang datang dengan menyamar menjadi sepasang kekasih.
ketika mereka bertiga sudah masuk ke dalam bar itu mereka langsung melakukan pencarian , tiba - tiba ada Periret di situ yang sedang mengobrol dengan ayah Rio .
dan langsung memborgol ayah Rio lalu membawa nya ke Vina , Brian , Ghina.
" aku membawa nya guys " kata Periret.
" wihh tau dari mana loe kita ada disini " tanya Ghina dengan menggunakan kata Loe .
" ya taulah siapa lagi kalau buka Vina my girl friend yang ngasih tau gw , nih Brian bawa " kata Periret sambil mendorong ayah Rio ke arah Brian , Brian pun langsung menangkapnya.
semua menatap ke arah Vina , Vina pun yang di tatap oleh Brian dan Ghina langsung menunjukkan , kedua jarinya lalu berkata "sorry" " peachhhh" kata Vina.
Ghina dan Brian yang mendengar itu merasa jijik , karena Vina yang terlihat sok imut dan tidak ingat umur .
Akhirnya ayah nya Rio sudah mendekam di dalam penjara , Vina sering mengunjungi Rio jika mempunyai waktu yang kosong.
Ibunya Rio berterima kasih kepada tim unit Investigator.
* S * A * I * (SECRET AGENT INVESTIGATOR)
HI GUYS HARI INI AUTHOR UPLOAD 1 BAB DULU YA BESOK BARU AUTHOR UPLOAD LAGI ATAU HARI SENIN OK , AUTHOR AKAN USAHAIN RAJIN UPLOAD , JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA TEMAN-TEMAN DAN KAKAK - KAKAK.
Peachhhhhhh ^ : ^ dari author
( so imut banget author yakkk)