TEAM INVESTIGASI

TEAM INVESTIGASI
KASUS 1, (PEMBUNUHAN BERANTAI BUAH CERI) 2


sudah seharian **ini tim investigator belum juga menemukan teka-teki dari pembunuh,mereka sedang mencari teka-teki itu , air berwarna merah .


"Vina menemukan sesuatu yang aneh dari air berwarna merah , dimana dia juga pernah mendengarkan kalimat ini pada saat kasus pembunuhan ke 18 , dimana ada sebuah biola yang di mainkan oleh seseorang , orang yang memainkan biola itu , tiba-tiba pemain biola itu seperti lupa not nya atau dia sengaja dan dari nada biola itu , membentuk sebuah kata yang dimana kalau kita fokus mendengarkannya akan membentuk kata berenang di air berwarna merah gelap dan terang , nada lagu itu seperti nada lagu klasik yang tak asing" Kata Rein menjelaskan.


"tetapi sepertinya nada lagu itu berasal dari bahasa negara lain , yang artinya sama seperti teka-teki pembunuh?" kata Brian yang seperti pernah mendengar nada lagu itu.


"ok , baik rapat sampai disini kalian siapkan senjata kalian , aku sudah tau apa arti dari teka-teki itu , pasti pembunuh sedang menyekap beberapa wanita di tempat yang tidak asing dari kita , karena ia selalu membuang jasad wanita yang mereka bunuh di tempat ramai , ia hanya ingin memancing polisi tetapi selama ini polisi hanya mendiamkannya , ia seperti terkena gangguan mental , awalnya pasti ia membunuh secara tidak sengaja , tetapi ketika melihat itu ia menjadi ketagihan dan membunuh terus menerus secara acak tetapi ia memilih wanita yang memiliki karakter sama , atau ia terobsesi terhadap wanita , di lihat dari cara ia membunuh ia terlihat menyukai buah buah ceri , ketika aku mencari lebih dalam lagi ternyata para korban tidak menyukai buah ceri" Lanjut Brian .


"baiklah kalian boleh istirahat dulu sekarang 30 menit lagi kita berkumpul di ruang Vina , dan kita akan melihat kamera yang ada di mobil yang terparkir di sekitar lokasi pembunuhan , pasti ada kamera yang merekam kejadian itu , karena pada saat itu lumayan ramai yang memarkir mobil di situ , terdapat sekitar ada 5 mobil yang terparkir dan menghadap ke arah tempat kejadian" Kata Periret.


sekarang sudah tengah malam dan mereka masih mencari siapa pelaku pembunuhan ini , sudah ada beberapa bukti yang mereka kumpulkan , tiba-tiba Periret mengingat sesuatu.


"ini bendanya aku menurut ku ini adalah sebuah gumpalan kertas yang tidak sengaja masuk ke dalam telinga korban" kata Periret lagi sambil menunjukkan benda itu.


Brian yang melihat benda itu langsung mengambil benda itu dan menyuruh Ghina untuk mengambil air dan hairdriyer , ketiak ada hairdriyer itu Brian langsung menyiram kertas itu dengan air lalu ia langsung mengeringkan kertas itu menggunakan hairdriyer , ada tulisan yang muncul di kertas itu .


"tulisan ini seperti tulisan detective Rafli , detective yang menemukan jasad ke 1 pada kasus pembunuhan ini dan ia juga. yang menemukan jasad ke 4,7,8,dan 3 , apa dia adalah pembunuh nya" kata Brian.


"mari kita check tulisan Detective Rafli dan kita cocok kan dengan tulisan ini, kita akan mengambil tulisan Detective Rafli diam -diam agar tidak ketahuan" kata Brian**