Takdir Yang Menyatukan Kita

Takdir Yang Menyatukan Kita
TYMK 36


Daren membeku karena baru kali ini Sheryl melakukan hal seperti tadi.


Tapi tak lama Daren tersenyum dan tertawa kecil saat melihat wajah Sheryl yang memerah seolah tersadar dengan tingkahnya.


"Haha jangan malu dong Sayang," ucap Daren di sela tawanya.


Sheryl memukul pelan lengan Daren sebelum menenggelamkan kepalanya di atas bahu Daren.


"I love you." bisik Daren sebelum melingkarkan tangannya pada pinggang Sheryl.


Mereka masih meresapi perasaan masing-masing. Sampai Daren yang kembali memulai percakapan.


"Kita makan dulu ya?" ajak Daren dengan begitu lembut.


Shery...