System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 175.penyerangan di mulai.


di kediaman tetua ke dua klan bian, saat ini para tetua yg membelot sudah berkumpul, begitu juga dengan 3 tetua klan to.


"sialan, bajingan mana yg menyerang putraku dan ke dua saudara nya, aku akan membunuh nya jika bertemu...!"


ucap bian Ceng dengan sangat marah.


"tenangkan dirimu dulu tetua ke dua, bagai bagai mana pun, kita sama sekali tidak mene.ukan petunjuk apapun, dan lagi bahkan di sekitar lokasi tidak ada aura orang lain, jika pun pembunuh bayaran atau orang-orang Patriak yg menyerang nya, paling tidak akan ada pertempuran, putramu sudah berada di ranah raja awal, dia bisa bertahan dan menimbulkan kekacauan walaupun hanya sebentar jika lawan nya kuat"


ucap salah satu tetua yg mendukung nya.


"kau benar tetua, tapi jika pun pembunuh bayaran, pasti akan meninggalkan jejak, entah itu aura ataupun dampak serangan di sekitar, ini bahkan tidak di temukan aura dan dampak serangan di sekitar, dan hanya serangan yg langsung mengenai ke tiga pemuda kita, dari tubuh mereka di temukan serangan seperti jarum yg sangat tipis, bahkan jarum-jarum itu menembus pembuluh darah dan titik Meridian mereka dengan sangat akurat, apa ada serangan seperti itu, jika pun ada, pasti masih akan meninggal kan jarum atau bekas jarum yg mencolok"


ucap bian Ceng, diri nya mencoba menekan amarah nya, karena saat ini ke adaan nya sangat tidak memungkinkan untuk mencari siapa dalang yg menyerang putra nya, dia dalam kondisi siaga untuk pertempuran menggulingkan kakak nya, jika dia lengah hanya karena masalah putra nya maka akibat nya akan sangat fatal.


"sudah lah saudara bian Ceng, saat ini kondisi kita sangat lah genting, masalah putramu bisa kita urus setelah kita mengambil alih klan bian mu seutuh nya, dengan begitu kau bisa leluasa mencari pelaku nya ,klan to pasti akan membantu bagai manapun kita saat ini adalah sekutu di bawah komando tetua agung sekte lembah iblis, tapi masalah nya sekarang, tetua agung dan 6 tetua sekte lembah iblis telah menghilang tanpa jejak, hanya di temukan abu manusia di ruangan, itu pun sudah hampir hilang, jika itu adalah abu para tetua, pasti akan ada pertempuran di dalam ruangan mereka, tapi ini sama sekali tidak ada kehancuran yg berarti selain kerusakan perabotan pada ruangan itu, apa lagi dengan ranah nya pasti akan terjadi kehancuran besar di sekitar mereka"


ucap tetua klan to, sekarang kelompok nya mendapatkan jalan Buntu.


"sialan hal ini lah yg sedang aku pikirkan, kita dalam kondisi buntu saat ini, bagai manapun tanpa tetua agung dan 6 tetua lain nya, kekuatan kita akan menurun secara parah, dan lagi jika tetua agung tidak di temukan maka kita tidak bisa menjalankan rencana awal"


ucap tetua lain nya.


tok..tok..tok..


suara pintu tiba-tiba terdengar saat mereka berdiskusi.


para tetua saling pandang, semua orang sudah tau jika mereka sedang mengadakan pertemuan penting dan mendesak, jika tidak ada hal darurat pasti tidak akan ada yg berani mengganggu mereka.


"masuk lah.."


ucap bian Ceng.


kreekk....


"salam hormat kepada tetua sekalian, maaf mengganggu pertemuan, ini adalah masalah yg sangat mendesak, terpaksa saya mengganggu.


dari hasil penyelidikan saya dan tim, kami menemukan pasukan cadangan yg bersiap di lokasi yg sudah di tentukan, saat ini mereka terkurung dalam Aray yg sangat luas dan kuat, bahkan para pasukan utama yg terdiri dari dalam sekte lembah iblis mencoba menghancurkan Aray formasi itu, tapi sekuat apapun kami mencoba, bahkan kami tidak mampu menggores nya, kami tidak tau keadaan para pasukan cadangan di lokasi itu, Aray itu terlalu luas dan kedap suara"


ucap seorang penjaga yg di utus oleh mereka sebelum nya.


para tetua langsung saja terkejut, mereka memang mendengar jika ada Aray besar yg muncul di hutan dekat kota, untuk memastikan, mereka mengirim beberapa penjaga untuk menyelidiki nya, karena di lokasi itu adalah tempat para pasukan cadangan sekte lembah iblis berada.


"sialan, kenapa ini seperti sudah di rencanakan dan di atur"


ucap bian Ceng.


tiba-tiba penjaga satu lagi muncul dengan terburu-buru.


"la..la..hah..lapor tetua, ada 2 pasukan besar yg menyerang pasukan dari klan to dan juga kediaman klan to, di bagian markas persembunyian pasukan klan bian juga di serang oleh para pasukan tetua bian jin dan beberapa pemuda klan bian dan sekte gunung emas, anak-anak dan juga wanita sekarang juga sudah di tangkap secara mendadak, para pemuda kita banyak yg tewas, begitu pula kepala putra tetua Ceng di gantung di depan gerbang klan, serangan ini sangat mendadak dan bahkan sangat terorganisir sebelum nya"


ucap penjaga itu dengan banyak luka di tubuh nya dan nafas yg sudah tidak setabil.


semua ora g langsung terkejut akan hal ini, mereka berencana menyerang musuh terlebih dulu, tapi sekarang mereka telah di serang terlebih dahulu, apa lagi mereka ke colongan karena putra bian Ceng bisa di bunuh dengan mudah padahal.berada di wilayah mereka dengan penuh penjagaan yg ketat, mereka sama sekali tidak mendengar keributan di luar.


bian Ceng yg mendengar itu, wajah nya langsung memerah, amarah nya memuncak.


wussss....bam.....


energi qi yg sangat besar keluar dari tubuh bian Ceng, hingga udara di sekitar nya terhempas dengan cukup kencang, tekanan aura juga langsung menindas beberapa tetua dan juga dua pengawal yg melapor.


"bajingan, kenapa kau tidak memberi tau tentang hal ini sebelum nya....!"


ucap bian Ceng yg melesat dan mencekik leher penjaga yg pertama kali datang.


uhhhhhhgg...


"te..tetua, saya sama sekali tidak melihat pertempuran di luar, dan para penjaga masih berada di tempat mereka dengan tugas masing-masing, tadi masih sangat tenang dan damai"


ucap penjaga itu terbata-bata dan mulai susah bernafas.


para tetua yg melihat dan mendengar itu, wajah mereka langsung suram, ini di luar perkiraan mereka, musuh ternyata sudah bersiap lebih awal dan bertindak lebih awal di banding mereka.


"tetua Ceng, tahan amarahmu sebentar, lebih baik kita langsung melihat dan membantu pertempuran di luar, jika kita terlambat, pasukan musuh akan leluasa membantai pasukan kita, para tetua busuk itu pasti sudah membantai banyak pasukan dan juga orang-orang terpilih yg kita siapkan, mereka sudah lebih awal mengetahui semua rencana kita, kita sudah salah langkah saat ini"


ucap tetua klan bian.


"seperti nya, sebelum mereka menyerang dengan pasukan mereka, sebelum nya mereka pasti sudah menyusup dan menyerang putra mu dan dua pemuda klan bian sebagai peringatan awal bagi kita, tapi kita tidak berfikir begitu, mereka mencoba membuat kita marah agar pikiran kita di kuasai emosi dan tindakan kita akan ceroboh, ini adalah taktik yg sangat mematikan dalam perang.


di sisi lain, mereka menyerang beberapa Titik dalam satu waktu, yg membuat konsentrasi kita terpecah dan formasi rencana yg kita siapkan berantakan, itu hasil analisis ku, di pihak musuh pasti memiliki ahli taktik pernah yg handal, tapi siapa"


cap tetua klan to yg masih tenang.


"benar, tetua to in pernah masuk ke dalam pasukan militer kekaisaran kin, dan menjadi komandan pasukan selama 10 tahun, tentu dia sudah pernah pergi berperang"


ucap tetua klan bian yg mengenal baik salah satu tetua klan to, karena mereka masih seumuran.


"itu masa muda ku, tapi waktu itu karena ranah ku tidak naik dalam jangka waktu yg sangat lama, akhir nya aku di gantikan oleh seorang pemuda, waktu itu umur ku sudah 40 tahun, pengalaman ku sudah sangat banyak di Medan perang, tapi sekarang tak ku sangka aku akan menghadapi seorang ahli taktik perang dan dari rencana yg dia buat, taktik ini sangat tepat dan tanpa di endus oleh musuh, selama ini mereka masih tenang dan tidak ada pergerakan yg mencurigakan, tapi ternyata di bawah tanah mereka menyiapkan rencana se hebat ini"


ucap tetua to in sambil menggelengkan kepala nya pelan.