
Louis Armittige sedang duduk sambil memeriksa berkas berkas yang di serahkan asisten nya Inspektur Tony Helmest.
"Ini mustahil."
Inspektur Helmest berkata
"Tapi itu semuanya benar pak. "
Dia melanjutkan
"Kami sudah memeriksa semua nya. Hanya ada sepuluh mayat di sana. Dan tidak ada orang kain lagi."
Komisaris polisi Armittige berkata dengan nada marah.
"Pasti ada yang membunuh mereka semua. Tidak mungkin kan meteka semua bunuh diri.?"
"Itulah yang jadi masalahnya pak."
"Apa laporan otopsi dari bagian forensik sudah keluar ?"
Inspektur Helmest mengeluarkan surat yang baru saja tadi di terimanya dari bagian forensik. Dia berkata
" Helen Greece mati karena tenggelam. Victoria Barrent di tembak di jantung nya. Begitu jg dengan Dave Hudson di tembak di jantung nya. Ian Castella mati karena keracunan sianida. Begitu juga dengan Andy Hart. Gladys Brown mati karena overdosis obat tidur. Rebbeca Cluster mati gantung diri. Harry Morris mati karena jantungnya di tikam pisau. Detektif swasta Richard Freddy Fraster mati karena kepala nya di pukul dengan benda tumpul begitu juga dengan Adam Brown."
Komisaris polisi Armittige merasa kesal. Dia berkata
"Apa yang sebenarnya terjadi?"
Dia berpikir sebentar dan menoleh kepada Inspektur Helmest. Dia bertanya
"Apa kau sudah mendapat informasi tentang mereka di desa ?"
Inspektur Helmest menghela napas nya. Dia berkata
"Mereka hanya nelayan biasa. Yang mereka tahu hanya pulau dan vila itu sudah di beli oleh seseorang bernama Smith. "
"Siapa yang mengirim persediaan makanan ke sana?"
"Seorang nelayan biaya. Dia kuga yang mengantar para tamu ke pulau tersebut. Kami juga mendapat informasi tentang seseorang bernama Steven Wong."
"Siapa dia?"
Inspektur Helmest membaca lagi laporan yang di pegang nya. Dia berkata
"Dia adalah orang yang mengatur perlengkapan di vila tersebut. "
"Kau sudah mengintrogasi dia ?"
"Maaf pak itu tidak mungkin di lakukan. "
Komisaris itu memicingkan mata nya dan bertanya dengan heran.
"Kenapa?"
"Sebab dia sudah meninggal pak."
Komisaris polisi Armittige berkata
"Apa yang kau ketahui tentang dia?"
Inspektur Helmest berkata
"Steven Wong tidak banyak yang kita ketahui. Hanya saja dia punya catatan kriminal yang luar biasa. Dia pernah di tuntut karena melakukan penipuan dalam jumlah uang besar. Tapi sayang nya kurang bukti di pengadilan sehingga dia bisa pergi bebas."
"Orang yang licin seperti belut. Lalu bagaimana dengan transaksi keuangan nya?"
Inspektur Helmest melihat lagi pada laporannya dan berkata.
"Tidak di temukan kecurangan apa pun pada transaksi nya. Atau pun transaksi tidak wajar. Sepertinya dia selalu mentransferkan sejumlah uang ke rekening nya tapi jumlah nya masih dalam taraf wajar. Tidak berlebihan. Kami juga yakin dia mungkin menyembunyikan uang yang lain. Tapi kami tidak bisa menemukan buktinya."
Komisaris polisi Armittige mendengus kesal. Dia berkata
"Apa penyebab kematian nya?"
"Sepertinya kecelakaan pak. Menurut petugas otopsi dan petugas yang di lapangan. Sepertinya dia mengantuk ketika membawa mobil nya ke daerah pegunungan. Dia menabrak pembatas jalan dan terjun bebas ke jurang. "
"Tidak di temukan kecurangan dalam kecelakaan itu kah?"
"Sejauh ini tidak pak."
"Huh. Ini semua tidak masuk akal. Lalu bagaimana hubungan Wong dengan orang bernama Smith ini ?"
Inspektur Helmest melirik lagi ke laporan nya dan berkata
"Wong memperkenalkan dirinya sebagai asisten Tuan Smith. Dia juga yang memesan perahu untuk menjemput para tamu tersebut. Dia juga yang mengurus segala perbekalan di vila tersebut. Dia juga membayar sejumlah uang kepada para nelayan di desa itu. Dia juga menjelaskan bahwa vila itu akan di jadikan resort dan para tamu yang di undang akan menginap di sana selama seminggu lebih untuk mencoba resort tersebut. Jadi perahu baru akan datang seminggu kemudian atau Wong yang menghubungi untuk menjemput."
Komisaris polisi Armittige berkata
" Dan tidak ada seorang pun yang melihat isyarat SOS itu ? "
Inspektur Helmest tersenyum. Dia berkata
"Rombongan pendaki gunung melihat isyarat SOS pada tanggal 13 . Mereka segera ke desa dan melaporkan nya. Beberapa nelayan hendak ke menyebrang ke sana tapi ombak masih sangat tinggi. Mereka baru bisa ke sana tanggal 15. Dan para nelayan yakin bahwa selain mereka tidak ada yang bisa ke sana tanpa perahu."
"Apa tidak mungkin berenang ke sana ?"
Komisaris polisi Armittige mengusap dahunya yang tidak gatal. Dia berkata dengan nada muram .
"Lalu bagaimana dengan kaset rekaman itu? Apakah kebenaran nya sudah di periksa ? Apa ada sidik jari?"
Inspektur Helmest berkata
"Kaset rekaman itu sudah di periksa. Tidak ada sidik jari kecuali milik Adam Brown. Sedang isi dari rekaman tersebut sedang di periksa oleh ahlinya."
Sebuah ketukan di pintu ruang kerja Komisaris polisi Armittige. Muncul seorang asisten pembantu yang berkerja di lab. Dia menyerahkan beberapa berkas singkat kepada Inspektur Helmest. Dan keluar dari ruangan itu.
Inspektur Helmest berkata.
"Ini adalah isi dari rekaman tersebut pak."
"Coba bacakan apa isinya."
"Pertama tentang mantan hakim Andy Hart. Dia di tuduh telah membunuh Brandon Dayton. Saya sudah mengecek nya dan tidak ada masalah pada putusan nya. "
"Ya kasus Dayton. Aku masih ingat banyak juri dan bahkan pembela nya sendiri yakin bahwa Dayton akan bebas. Tapi ternyata dia di jatuhi keputusan bersalah dan setelah dia mati malah bukti bukti nya keluar semua. "
Inspektur Helmest berdeham.
"Akan saya lanjutkan lagi. Selanjutnya tentang suami istri Brown. Mereka di tuduh telah membunuh mantan majikan mereka Chloe Wade. Nyonya Wade sendiri meninggal secara mendadak. Saya sudah mengecek nya dan tidak menemukan apa pun. Tapi menurut dokter yang di panggil pada malam itu. Memang ada sesuatu yang aneh, tapi dia tidak tahu itu."
"Berikutnya ?"
"Berikutnya adalah dokter Helen Greece. Dia dokter yang bekerja di rumah sakit terkenal dan merupakan ahli penyakit jantung. Dia di tuduh membunuh Lady Mary Carmille. "
Komisaris polisi Armittige berkata
"Wanita bangsawan dari keluarga Carmille. Dia wanita terakhir dari keluarga itu. Tidak ada keturunan keluarga Carmille lagi setelah dia meninggal. "
"Ya saya sudah mengecek dengan pihak rumah sakit tempat dia di rawat. Dan menurut dokter dan juru rawat di sana bahwa tidak ada kecurangan atau pun sesuatu yang mencurigai dari kematian Lady Mary Carmille. "
"Lanjutkan."
"Berikutnya nona Rebbeca Cluster. Dia bekerja sebagai pengasuh di rumah keluarga Mason. Salah satu anak asuh nya meninggal kecelakaan tenggelam di kolam berenang. "
Komisaris polisi Armittige menghela napas nya dan berkata
"Apa ada yang janggal dengan kasus itu?"
"Tidak pak. Sepertinya dia tidak terlibat dengan peristiwa itu. Ketika anak itu tenggelam dia ada di ruang tengah berbicara dengan nyonya rumah. Dia juga masih berusaha menyelamatkan anak itu."
"Selanjutnya ."
"Sekarang Dave Hudson. Tidak banyak yang bisa di ketahui tentang hal itu. Memang benar ada kecelakaan yang menyangkut sepupunya. Tapi dia tidak berada di tempat kejadian pada saat kecelakaan itu terjadi."
Komisaris polisi Armittige berkata dengan suara yang berat.
"Berikutnya."
"Mengenai Ian Castella memang benar dia telah menabrak kedua anak itu dan menurut pengakuan nya itu adalah kecelakaan. SIM nya di cabut dan dia di larang menyetir selama dua tahun. Dia juga di haruskan membayar denda yang cukup besar. Sekain itu dia di bebaskan dengan cukup cepat di karenakan kekurangan bukti."
"Siapa lagi?"
"Harry Morris , kami sudah memeriksa catatan nya. Tapi tidak ada yang aneh termasuk juga kasus penembakan di rumah nya. Menurut catatan polisi pada saat itu , kejadian tersebut adalah kecelakaan. Sepertinya pistol yang di gunakan oleh Fuller rusak sehingga dia meminjam senapan milik Morris. Celakanya senapan Morris sepertinya tersumbat karena jarang di bersihkan. Dan terjadilah kecelakaan itu. "
Tidak ada tanggapan dari atasan nya sehingga Inspektur Helmest melanjutkan.
"Victoria Barren tidak banyak informasi yang di temukan mengenai kehidupan pribadi nya. Hanya saja skandal perselingkuhan suami nya dan kematian nya iru yang menjadi berita hangat. Tapi mengenai orang yang di tuduhkan yaitu Hugo Armstrong. Setelah kami memeriksanya dia adalah ayah tiri dari Nyonya Barrent. Dan dia meninggal karena jatuh dari tangga itu yang di katakan oleh istri korban. "
"Hmmm lalu ?"
"Terakhir Richard Freddy Fraster seorang detektif swasta."
Lawan bicara nya terlihat tertarik. Dia berkata
"Detektif ?"
"Ya pak. Dia adalah detektif swasta biasanya dia lebih banyak mengivestigasi kasus perselingkuhan. Pada kasus kecelakaan kapal Ostania , dia berada di sana bersama istri dan putri nya. Tetapi hanya dia saja yang selamat. Istri dan putri nya tewas dalam kecelakaan tersebut. "
Hening sejenak setelah Inspektur Helmest menyelesaikan laporan nya.
Komisaris polisi Armittige berkata
"Apa pendapat mu tentang ini Helmest ?"
"Menurut saya semua korban memiliki kesamaan yaitu ada kasus kematian di sekitar mereka. Dan semuanya di anggap kecelakaan dan tidak bisa di tuntut di pengadilan. Saya rasa pembunuh nya mungkin merupakan seseorang yang merasa dirinya Tuhan sehingga bisa menghakimi mereka semua."
Komisaris polisi Armittige beranjak dari kursi besar nya dan berkata.
"Kau benar. Teruskan. "
"Kami sudah menyelidiki semuanya pak. Sepuluh orang korban dan hubungan nya dengan pulau itu atau dengan Smith ini. Selain itu kami juga menyelidiki catatan yang di tinggalkan korban. Seperti Hakim Andy Hart dia menjelaskan secara terperinci kematian para korban dan juga penyebab nya. Kemudian dari catatan nona Cluster kita mengetahui bahwa Dr Greece menghilang dan Fraster mengikutinya. Hanya sampai di situ tidak ada catatan tentang Dave Hudson tewas atau Fraster tewas. "
"Kami berasumsi bahwa Helen Greece menenggelamkan dirinya sendiri ke laut. Mungkin terdesak karena di tuduh untuk kematian Gladys Brown, Ian Castella dan Andy Hart. Akan tetapi ada bekas bahwa tubuh Greece di tarik ke pantai. Kami tidak bisa menemukan siapa. Mungkin saja Hudson atau Fraster. Kelihatannya yang pertama kali tewas adalah Ian Castella, kemudian Gladys Brown kemudian Morris lalu Adam Brown. Setelah itu Andy Hart lalu Barrent. Ini sampai pada catatan Victoria Barren."
"Setelah kematian Barrent dan Greece menurut kami hanya tersisa tiga orang yaitu Hudson , Cluster dan Fraster. Tidak ada catatan apapun tentang kematian mereka. Jadi bisa di katakan sepertinya mereka bertiga tewas dalam satu hari atau hanya berjarak beberapa jam."
"Apa yang kita ketahu tentang kematian tiga orang itu?"