
" Daddy mau kita kayak dulu lagi , nggak seperti sekarang rasanya begitu asing " kata Frans
" Ya Daddy " jawab Ara juga menatap Frans yang menindih nya itu
" Ya Daddy,,,,, ya Daddy ,,, nggak ada kah kata yang lebih dingin dari itu ?" Tanya Frans emosi karna seminggu ini hanya kata itu yang selalu Frans dengar setiap hari...
" Maafin Ara udah bikin Daddy marah " kata Ara dengan air mata yang hendak jatuh tapi masih di tahan ...
Melihat itu Frans langsung bangkit tak ingin Ara merasa tertekan oleh nya .....
Sekarang Frans justru bingung harus menghadapi Ara bagaimana lagi jika terkeras sedikit dia akan menangis tapi apabila dibiarkan hubungan mereka yang semakin merenggang .....
" Daddy ingin mandi " kata Frans segera pergi agar Ara bisa kembali tenang dan tidak menangis ....
Sebelum pergi Frans meminum kopi yang di buatkan Ara dulu agar Ara tak tambah sedih ....
Sesampai di kamar Frans menelfon Rey meminta solusi atas masalah nya karna Frans juga bingung harus bertanya sama siapa , apalagi semenjak keempat orang tua mereka ke luar negri dari seminggu yang lalu ......
Rey menyarankan Frans untuk kembali membuat Ara terkesan terhadap nya karna jika Frans terus diam dan menerima sikap Ara maka itu sama saja dengan Frans membiarkan Ara terbiasa tanpa nya.......
Frans harus kembali menarik perhatian Ara dan membuat Ara jatuh cinta sehingga Ara tak bisa jauh dari nya seperti yang Frans rasakan saat ini ....
Ara memang masih mencintai Frans saat ini namun jika dia tidak dekat lagi dengan Frans maka rasa cinta itu akan hilang seiring berjalannya dengan waktu .....
Intinya Rey menyuruh agar Frans kembali mendekati Ara , buat Ara nyaman kembali bersama nya dan juga ketergantungan sama seperti Frans yang tidak bisa jauh apalagi jika Ara bersikap dingin terhadap nya ....
Tapi maksud Rey ketergantungan kasih sayang dan cinta 🤭
Selesai mandi Frans memakai pakaian casuall lalu kembali turun ke lantai satu menghampiri Ara yang tengah mengupas buah di sofa ....
" Sayang Daddy juga mauuu " pinta Frans langsung berbaring di sofa menjadikan paha Ara bantal nya ....
Ara meletakkan pisau di tangannya lalu mengambil bantal sofa tapi Frans langsung memeluk pinggang Ara tak mau jika Ara memindahkan kepalanya ke bantal ....
" Tapi nanti Daddy luka karna kena pisau " kata Ara menatap Frans yang masih menyembunyikan wajahnya di perut Ara...
" Hati Daddy udah luka sama sikap dingin kamu seminggu ini ,,,,jadi kalau kamu mau lukain fisik Daddy juga boleh asal nanti kamu seperti biasa lagi " kata Frans yang sekarang tidur telentang menatap wajah Ara sepenuhnya sambil berbaring di pangkuan Ara ....
" Kenapa ?,,,,,udah nggak sayang Daddy .... Sampe Daddy minta buah aja nggak kamu kasih " kata Frans mengubah topik....
" Ini " Ara dengan cepat mengambil sepotong apel di piring yang baru saja di kupasnya ....
" Suapi " pinta Frans lalu Ara menguapi Frans , walaupun Frans menjadikan pangkuan Ara bantal nya tetap saja Ara tidak menatap nya ,Ara selalu saja mengalihkan pandangan nya kearah lain ....
" Raaaa " panggil Frans....
" Ya Daddy " kata Ara menatap Frans sebentar ....
" Aaaaaaaaa" Ara meringis takut saat Frans mencium nya tiba tiba dan tanpa alasan akan mengigit bibir Ara
" Haaaaaa,,,, tapi Ara takut ,,,, nanti sakit " rengek Ara dengan manja membuat Frans tersenyum seketika ...
" Ara kekamar dulu ya Daddy ,,,, istirahat " kata Ara setelah beberapa menit kemudian kembali bersikap datar walaupun barusan sempat berubah ...
" Istirahat disini aja sama Daddy " Frans kembali menarik Ara yang sudah berdiri itu keatas pangkuan nya ....
" Tapi ,,,, tapi Ara harus makan ,,,, Ara harus minum obat " alasan Ara ingin menghindari Frans ....
" Harus mencintai Daddy" jawab Frans mengangkat Ara dan menaiki lift menuju kamar mereka ....
" Ara bisa jalan kok Daddy ,,,, nggak usah di gendong " kata Ara saat mereka dalam lift ....
" Jadi kalau mau gendong kamu harus tunggu nggak bisa jalan dulu " jawab Frans singkat yang membuat Ara terdiam ....
" Daddy " tolak Ara saat mereka diruang ganti dan Frans langsung melepas resleting dress yang Ara pakai ...
" Kenapa nggak boleh ,,,, atau emang Daddy udah nggak punya hak " kata Frans dengan lirih saat Ara menolak nya ....
" Daddy mau apa ?"kata Ara dengan suara kecil mendongak menatap Frans yang berdiri di hadapan nya ....
" Daddy pengen jalan keluar malam ini dan kamu ikut Daddy " kata Frans yang sibuk memilih baju untuk Ara di lemari ....
" Ara lagi nggak enak badan ,,,, Daddy jalan sama temen Daddy aja " kata Ara kembali memasang resleting baju nya yang di lepas Frans ...
" Apa ?,,,,, Kamu bilang apa?" Kali ini perkataan Frans sedikit mengeras ...
" Daddy ajak temen Daddy aja jalan keluar " kata Ara dengan takut
" Nggak bakalan teman ,,,, mending istri orang aja sekalian karna istri Daddy nggak mau jalan sama Daddy " kata Frans begitu emosi lalu menutup pintu lemari dengan kasar dan keluar dengan marah .....
" Daddy " Ara yang merasa bersalah pun mengejar dan memeluk Frans dari belakang agar berhenti berjalan sebelum keluar kamar ....
" Bukan itu maksud Ara " kata Ara merasa bersalah karna sudah bersikap begitu pada suaminya , ya pasti Frans tersinggung jadi nya ....
" Terus apa ?" Tanya Frans to the point....
" Intinya kamu nggak mau jalan sama Daddy kan ?" Kata Frans dengan nada kecewa dan meminta Ara melepaskan pelukannya.....
" Ara mau tapi ,,,, " ucap Ara gelagapan
" Kalau mau ayo ganti baju " ucap Frans tegas tak ingin di bantah lalu membawa Ara kembali keruang ganti
Cara nya si om Frans emang beda🤣🤣🤣🤣🤣
Sok marah dan ngambek biar dibujuk