
Perjalanan mereka tak berhenti disana, Sophia terus memperhatikan bagaimana Sevia, namun Thrain, seorang elf gagah, ia berambut pirang dilengkapi pedang di bagian pinggangnya, muncul seperti bayangan di tengah jalan yang diterangi sinar matahari senja. Dengan sikap hormat, ia menundukkan kepala sebagai tanda penghormatan pada Sophia yang sedang berjalan bersama Lilac dan Elenia.
Sophia membalas dengan senyuman lembut. "Selamat sore, kamu siapa?"
Thrain mengangkat kepala dan tersenyum ramah. "Putri Sophia, kabar kedatanganmu telah sampai ke telinga kami. Kami bersyukur atas kehadiranmu di Sevia...