Perjaka Yang Ternoda (Danu Alfaendra)

Perjaka Yang Ternoda (Danu Alfaendra)
Bab 77


"Maafkan aku, Ayah, Ibu. Aku... aku sangat mencintai Maura. Dan kami saling mencintai. Karena itu, kami ingin hubungan pernikahan kami untuk selamanya, bukan untuk sementara. Aku ingin hidup bersama dengan Maura selamanya, menua bersama." Danu berkata dengan begitu gugup dihadapan ayah kandung dan ibu tirinya.


Danu dan Maura saat ini mereka sedang bersimpuh dihadapan kedua orang tuanya, mereka berdua saling menggenggam tangan mereka, kemudian menundukkan kepala mereka, karena takut kedua orang tua mereka kecewa.


Wisnu dan Mira saling melirik, kemudian Mira pun mulai berkata sambil memandangi D...