
Sudah hampir dua jam Danu menunggu kedatangan Maura. Namun, rupanya Maura belum juga datang ke tempat yang telah mereka janjikan, membuat Danu merasakan resah dan gelisah. Padahal awalnya dia sangat senang karena Maura tiba-tiba saja ingin bertemu dengannya siang ini, seakan ada hal penting yang ingin Maura bicarakan padanya.
"Kemana dia?" Danu sudah beberapa kali mencoba untuk menelpon Maura, tapi sayangnya Maura sama sekali tidak mengangkat telepon darinya.
"Hallo, Pak Danu." terdengar suara Jihan diseberang san...