
Yin zi yang melihat musuhnya yang sudah kehabisan energi tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk mengurangi beberapa jumlah murid singa petir.
Yin zi melesat cepat dan mengarahkan pedang nya ke ke salah satu murid tersebut..
pemimpin anggota murid singa tersebut menjadi gemetar ketakutan karena Yin zi tidak mau memberi mereka kesempatan untuk hidup..
"Gawatt...-!!"teriak alarm pemimpin tersebut ketakutan..
dan Yin zi memutuskan untuk membunuh pemimpin anggota tersebut karena dia sedikit atas antara yang lain..
Biksu Lang dan Long Ryu terus memperhatikan arus pertarungan dan long Ryu meneguk ludah nya sendiri karena sosok wanita cantik tersebut cukup kejam tidak sesuai dengan parasnya yang cantik harusnya elegan dan lembut akan tetapi ini cukup dingin dan kejam..
tiba- tiba biksu lang mengernyit karena ada sebuah energi yang cukup kuat mengarah ke tempat mereka..
"Ryu'err berlindung di belakang kakek..-!!"perintah biksu lang waspada.
long Ryu menjadi kesal karena harus menonton pertarungan dari belakang biksu lang akan tetapi dia tetap menuruti nya..
••••••
"Mati lah..-!!!"teriak Yin zi mengarahkan pedangnya untuk menebas leher salah satu lawannya..
pemimpin anggota murid tersebut begitu ketakutan dan memohon untuk di ampuni akan tetapi Yin zi begitu kejam dan tidak menghiraukan perkataan nya..
saat Yin zi tinggal satu meter antara dia dengan pemimpin tersebut akan tetapi Yin zi terkejut karena seperti ada sesuatu yang menyerangnya dari samping..
Yin zi menghindari serangan tersebut dengan lompatan ke belakang dan menjauh..
Terlihat sosok yang tidak begitu tua dan umurnya sekitaran empat puluhan sedang berdiri di depan orang yang baru saja hendak Yin zj bunuh..
Yin zi memperhatikan pria tersebut dan saat dia menyadari siapa itu begitu terkejutnya dia karena sosok itu adalah orang yang dia kenali..
long Ryu yang penasaran menarik jubah biksu lang mencoba bertanya kepada biksu lang tentang orang yang baru datang..
"Kakek guru,, siapa orang itu..??"tanya long Ryu penasaran..
"mana aku tahu, aku sudah lama hidup di dunia ini dan tidak mengetahui orang itu siapa..-!"timpal biksu lang menjawab karena merasa di ganggu oleh long Ryu..
long Ryu yang tidak mendapatkan jawaban yang dia ingin kan malah menjadi jengkel dan mengejek biksu lang..
"mungkin karena kakek sudah terlalu tua itu sebab nya dunia ini melarang isi dari kepala kakek guru untuk mengingat lagi..-!!"
"murid durhaka,, apa kau menyumpahi ku untuk mati...???"ucap biksu lang marah dan mencoba memukul kepala long Ryu akan tetapi long Ryu menghindar sambil menertawakan biksu lang..
long Ryu mengangguk akan tetapi tetap melindungi kepala nya mengunakan kedua tangannya takut kalau biksu lang menjebaknya..
"cihh,, anak inii.."geram biksu lang lalu memperhatikan arah pertarungan kembali..
••••
"Shan dian..!"gumam yin zi pelan karena kaget sosok yang baru datang adalah wakil dari kepala sekte dari Singa petir..
"haha,, ternyata kamu mengenali ku..!!"teriak Shan dian..
para anggota murid yang melihat wakil kepala sekte datang membantu mereka menjadi sangat senang dan berusaha menghampiri Shan dian lalu berlutut..
"Ketua,,!"ucap mereka serentak memberi hormat..
"Tidak berguna..-!!!"dengus Shan dian melihat para murid nya..
para murid tersebut berkeringat dingin karena takut akan di hukum..
"pulih kan diri kalian dulu..-?"perintah Shan dian kemudian dia melirik Yin zi dan menjilat air liurnya..
"berbakat dan cantik..-.!"ucap Shan dian dengan wajah mesum..
"cihh,, tidak di sangka orang yang sudah bau tanah masih bisa melihat dengan jelas..-!!"ejek Yin zi karena tidak suka melihat wajah Shan dian yang kurang ajar.
"Hahaha.. kenapa kamu tidak melayani yang bau tanah ini dan menemaninya untuk tidur..-??"tanya Shan dian mencoba merayu Yin zi.
"lihat lah wajah mu itu, bahkan kambing pun tidak mau untuk mendekati mu..-!"ejek Yin zi
Shan dian menjadi geram karena di ejek"wanita ******, jangan salahkan aku harus menangkap dan. hehe..-!!"ucap Shan dian dengan wajah mesum kemudian maju untuk menangkap Yin zi.
•••
"kakek, aku akan membantu wanita itu..-!"ucap long Ryu karena kasihan dengan Yin zi.
"bocah tengik jangan bilang kamu menyukai wanita itu, umur mu itu masih seumur jagung..-!!"ucap biksu lang karena takut akan terjadi apa- apa dengan long Ryu..
"kakek guru, aku akan melawan mereka berlima saja siapa bilang aku mau melawan orang aneh yang baru datang itu..-!"ucap long Ryu
biksu lang berfikir sejenak kemudian membiarkan long Ryu untuk melawan mereka berlima karena mereka sudah cukup lemah di tambah lagi kultivasi long Ryu di atas mereka"baik,, itung- itung menambah pengalaman mu..-!!"ucap biksu lang.
...°°°°°°°°°°...