Pendekar Penguasa Neraka

Pendekar Penguasa Neraka
CH 21 BERLATIH KITAB BUDDHA


" kakek Guru,, murid mau berburu ke hutan untuk mencari daging..! ucap long Ryu kepada biksu Lang yang sedang duduk bersila


tanpa pikir panjang biksu Lang menghentikan menyerap energi bumi dan langsung menyahut..


"Baik,, Guru akan ikut dengan mu..!!" balas Biksu Lang..


long Ryu menggaruk kepala yang tidak gatal padahal dia berencana belajar elemen api seperti yang sudah di janjikan Dewa api sebelumnya..


tidak mau membuat gurunya murka, long Ryu hanya mengangguk sambil tersenyum kecut..


"Guru juga sudah bosan memakan buah-buahan saja selama satu pekan ini.. saatnya kita mencari rusa yang besar.." ucap biksu Lang semangat dengan mata berapi-api..


" ayo kakek guru.. perlihatkan lagi jurus kebanggaan guru.!!." ucap long Ryu mengejek..


"hehe..bocah bau akhirnya kamu sudah bisa memandang dengan bagus" ucap biksu Lang sombong sambil membusungkan dada..


"tentu saja guru,,, kakek guru adalah yang terbaik.." long Ryu berkata sambil mengangkat kedua jempolnya..


"Haha,, baiklah kalau begitu ayo berangkat sekarang.!."ajak biksu Lang dengan semangat pada long Ryu


long Ryu mengikuti dari belakang, sambil membaca isi dalam kitab yang telah di berikan biksu Lang pada long Ryu sebelumnya..


Nama kitab tersebut adalah kita "Tapak Budha".


dan hanya berisi Jurus- jurus tangan kosong saja..


biksu Lang yang melihat semangat api long Ryu dalam giatnya belajar hanya tersenyum kecil saja.. tidak protes apapun


.


"Bocah bau,, hari ini kita hanya akan berburu rusa atau jenis hewan besar lainnya saja.. kalau melihat kelinci atau ayam hutan abaikan saja mereka..!" ucap biksu Lang menjelaskan rencana yang akan di lakukan..


Walau agak tidak setuju tetapi long Ryu hanya menurut saja..


"Baik kakek guru, murid mengerti.." balas Long Ryu dengan berat..


mencari seekor rusa tidaklah mudah, harus memasuki hutan kematian yang lebih dalam di bandingkan sebelumnya jika mau mendapatkan rusa atau hewan besar lainnya..


biksu Lang sebenarnya ingin ikut Long Ryu adalah untuk mengajak long Ryu pergi ke suatu tempat di kedalaman hutan..


Tiba-tiba dewa api muncul begitu saja di sebelah long Ryu,,


"Hei nak, dunia luar sekarang begitu kacau, alangkah baiknya kalau kamu meningkatkan kultivasi..!! ucap dewa api memperingatkan Long Ryu


"Iya aku juga berfikir begitu.."balas long Ryu yang berbicara pelan.


tentu saja biksu lang tidak melihat dewa api karena dewa api hanya memperlihatkan dirinya kepada orang yang di kehendaki nya saja..


Sambil menjelaskan bahwa di dunia yang di bawah kekuasaan kekaisaran Long sedang terjadi gejolak, di satu sisi dewa api melihat biksu Lang sedang berjalan mengendap-endap..


Long Ryu juga memperhatikan gurunya tersebut,, tidak lama kemudian biksu Lang melakukan gerakan-gerakan aneh dan disusul lompatan..


"ah sudah di mulai rupanya..!!" kata Long Ryu sambil menutup sebelah matanya dengan telapak tangan..


"Jurus Si Curut Menangkap Buah" teriak Biksu Lang lantang.


"Puffffftt,, Apa- apaan itu..?? tanya dewa api..


dewa api tidak kuasa menahan tawa melihat tingkah aneh guru dari long Ryu.


Sedangkan long Ryu hanya menggaruk tengkuknya dengan tersenyum canggung melihat sikap aneh gurunya mulai kumat...


"Hehe.. amitabah... berbahagialah kamu wahai rusa karena kamu akan menjadi makanan orang suci..!"ucap biksu Lang sambil merangkupkan kedua telapak tangannya..


"Nak gurumu adalah orang yang lucu dan menarik.."ucap dewa api kemudian menghilang..


long Ryu tidak mau mengomentari gurunya tersebut karena walau bagaimanapun gurunya itu tetap bisa diandalkan meski terlihat sedikit konyol..


biksu Lang menyembelih rusa tersebut sedangkan long Ryu mencari kayu bakar..


setelah rusa itu di bakar dan di olesi sedikit bumbu dapur dan sampai matang...


Mereka berdua makan dengan begitu lahap,, dewa api yang hanya terlihat oleh Long Ryu pun cuma menggelengkan kepalanya..


"Uhh,, perutku" ucap biksu lang sambil mengelus perutnya yang membesar..


selepas rusa di makan,, biksu Lang menjelaskan bahwa mereka akan pergi ke suatu tempat di kedalaman yang lebih dalam di hutan kematian..


beberapa saat berlalu,,


biksu Lang kemudian mengajak Long Ryu membakar rusa tersebut di dalam hutan agar setelannya pergi ke suatu tempat..


long Ryu hanya menuruti perkataan biksu Lang,,


kemudian mereka menuju kedalaman hutan..


sekitar beberapa jam berjalan akhirnya biksu Lang berhenti..


"Kita sudah sampai.! ucap biksu Lang senyum penuh makna..


"Memangnya tempat apa itu guru..?? tanya Long Ryu.


Kolam energi ialah salah satu yang membuat banyak para pendekar berdatangan ke hutan kematian,, tentu biksu Lang tidak terima tempat yang sudah dia anggap sebagai miliknya di ambil Orang lain..


kemudian hanya berjalan beberapa puluh langkah, merekapun melihat sebuah kolam yang banyak sekali berterbangan titik-titik kecil di sekitarnya.. itulah yang di katakan energi..


"Guru akan Mengusir sesuatu yang menjaga tempat ini terlebih dahulu.."ucap biksu Lang.


Long Ryu yang tidak tahu apa-apa hanya menuruti gurunya saja..


tidak lama kemudian keluar sosok hewan buas tingkat rendah yang berbentuk harimau dari balik batu dekat kolam energi tersebut..


biksu Lang mendorong telapak tangannya ke depan,, dan terciptalah angin kencang menghantam harimau tersebut,,


karena merasa nyawanya terancam akhirnya Harimau tersebut Berlari kencang untuk menyelamatkan diri..


Biksu Lang tersenyum puas..


"Nah sekarang masuklah kamu ke dalam kolam lalu perlahan serap semua energi itu.." ucap biksu Lang.


"emm,, baiklah Guru.." ucap Long Ryu.


long Ryu pun melepaskan baju kemudian masuk ke kolam tersebut dan duduk bersila sambil konsentrasi menyerap energi di dalam kolam...


Biksu Lang hanya mengamati dari jauh tidak mau mengganggu konsentrasi long Ryu menjadi pecah.



Tiga hari berlalu akhirnya terdengar suara ledakan dari dalam kolam...



Boommm,,,



beberapa jam setelahnya terdengar lagi suara ledakan,,



Boommm,,,



Boommm,,,



Long Ryu membuka matanya dan memperhatikan lengan kecilnya sekarang lebih bertenaga dan merasakan tenaga dalamnya sudah seratus lingkaran....



Biksu Lang menghampirinya kemudian menepuk pundak long Ryu..



"Bagus bocah bau, kamu melakukannya dengan sempurna..!!"ucap biksu Lang..



"Tingkat prajurit tahap empat, tulang batu langit, dan tenaga seratus lingkaran.." ucap biksu Lang BAngga..



"Semua karena bimbingan kakek guru.."ucap long Ryu..



"Ha ha ha,, bagus.. Berlatih lah mengunakan kitab "Tapak Budha" ucap biksu Lang.



"Baik Guru." balas long Ryu..



Long Ryu Berlatih mengunakan jurus tapak yang berlandaskan elemen angin,,


daun- daun berguguran akibat latihan Long Ryu..



sedangkan biksu Lang memperhatikan sambil berdecak kagum..



"Anak ini tidak berhenti mengejutkan ku.." batin biksu Lang..