
"Kenapa diam aja Amara. Bukannya tadi lu berani menggertak gua, sekarang kenapa diam aja. Apa semua yang gua katakan itu benar sampai lu gak berani lawan?" kata Alice menatap Amara dengan melipat kedua tangannya.
Alice melangkah demi selangkah membuat Amara mundur, melihat gerakan dan tatapan mata Alice yang begitu tajam membuatnya ketakutan. Langkah kaki yang Amara lakukan terhenti, ada sebuah tembok yang membuat tubuhnya tidak bisa melangkah lagi.
Di sinilah Alice bisa tersenyum puas melihat wajah ketakutan Amara, "Dengerin ya lu itu gak ada apa-apanya dari gua. Lu cuman numpang hidup di kel...