
“Jadi, di sini lokasinya?” Hartino bertanya pada Sujana.
“Ya, di sini aku biasa memanggil Wresaba Pandhit, lalu biasanya akan ada setan kerdil yang akan membawa kami ke tempatnya.” Sujana menjawab.
“Kau ingat arahnya?” Aditia bertanya.
“Kalau begitu, aku bukakan pintunya.” Aditia membuka pintu ghaib, walau Sujana adalah dzat yang berbeda, atau bukan manusia, tapi tetap saja, untuk masuk ke tempat iblis itu, harus ada pintu ghaib yan dibuka, karena setiap ruh, tidak bisa seenaknya masuk ke satu tempat ghaib, ke tempat ghaib yang berbeda tanpa tahu pintunya.
“Ah, ternyata … memang ada p...