
Setelah mereguk malam yang brutal di ranjangnya, Sujana melihat Putri dengan tatapan jijik, bekas amis darah masih menempel di bibirnya, dia lalu ke kamar mandi dan membersihkan bibirnya, saat sudah selesai di keluar kamar mandi, melihat wanita itu sudah menggunakan pakaian lengkap.
“Pulanglah, ingat ini, tetap laksanakan pernikahan itu dan lakukan apapun yang aku katakan semalam, paham?”
“Ya, Jan, aku paham.” Lalu Putri mencoba untuk memeluk Sujana, tapi Sujana menolak dna mendorongnya.
“Aku ingin dipeluk, aku mohon.” Putri memohon, dia bukan lagi seorang perempuan yang bermartab...