
"Hem, menurut kamu bagaimana?" Reynan justru balik bertanya.
"Ih, malah balik tanya." Vivi menguap panjang lalu dia memejamkan matanya.
Reynan semakin mengeratkan pelukannya. Dia sudah sangat dewasa, jelas dia tahu apa yang dia rasakan saat ini. "Vivi, aku tahu semua wanita butuh kepastian secara lisan. Aku..." Reynan menghentikan perkataannya sesaat. "Aku sudah jatuh cinta sama kamu."
Reynan setengah bangun untuk melihat wajah Vivi. "Ternyata sudah tidur." Reynan membuang napasnya lalu kembali merebahkan dirinya. Keberanian...