My Ketos My Secret Husband

My Ketos My Secret Husband
Part 56


Setelah mengikuti pelajaran jam pertama Mairah Cs lebih dulu ke kantin, karena Marsya yang sudah kelaparan dan menarik tangan Mairah dan Jihan untuk segera ke kantin.


" Syaaa makannya pelan-pelan dong " kata Jihan yang tak mendapat tanggapan apapun oleh Marsya.


" Mai lo beneran sama Geo ? kok bisa ? terus jadiannya kapan ? " tanya Jihan kepo.


" Kepo " kata Mairah cuek.


" Ihhhh Mai, kasi tau nggak " kata Jihan kesal, sehingga membuat Mairah terkekeh.


" Iyaaa iyaaa tapi lu berdua jangan bocor yaaa " kata Mairah yang diangguki oleh Jihan.


" Hahhh bocor ? Marsya nggak bocor kok kan Marsya nggak lagi PMS " kata Marsya polos sambil memeriksa rok bagian belakangnya.


" Maksudnya jangan kasi tau siapa-siapa Sya " kata Mairah.


" Ohhhh ngomong dong, yaudah Mairah cerita aja Marsya bisa jaga rahasia kok " kata Marsya.


" Sebenarnya gue sama Geo udah nikah " kata Mairah, sehingga membuat Jihan kaget.


" What ? kapan ? " kata Jihan syok.


" Santai aja kali, yaaaa sekitar 3 bulan yang lalu lahh. gue sama dia di jodohin " kata Mairah.


" 3 bulan yang lalu dan lo nyembunyiin ini dari gue sama Marsya ? " kata Jihan.


" Yaaa gue nggak bermaksud nyembunyiin ini semua dari kalian, tapi gue takut ketahuan dan berujung di keluarkan dari sekolah, yaaa walaupun kepala sekolah tau, tapi ini tetap harus di rahasiain " kata Mairah.


" Billy sama Keenan tau ? " kata Jihan yang diangguki oleh Mairah.


" Mereka tau karena Geo " kata Mairah.


" Oke gue ngerti, ehhh tapi bukannya belum lama ini Geo sama Naila pacaran ? " kata Jihan yang diangguki oleh Mairah.


" Jadi lo di selingkuhi ? " kata Jihan tak terima.


" Udah ahhh nggak usah di bahas lagi, yang penting sekarang Geo udah berubah " kata Mairah.


" Yakin Geo udah berubah ? " kata Jihan memastikan.


" Nggak 100% sih, tapi hati kecil gue bilang kalau dia memang udah nggak kayak dulu " kata Mairah yang diangguki oleh Jihan.


" Tumben lo diem Sya ? " kata Mairah, sehingga membuat Jihan juga beralih menatap Marsya.


" Jadi Geo sama Mairah udah nikah beneran ? " kata Marsya yang diangguki oleh Mairah.


" Udah bikin dedek bayi belum ? " kata Marsya, sehingga membuat Mairah yang sedang minum langsung tersedak mendengar ucapan yang keluar dari gadis polos tersebut.


" Uhukkkk-uhukkkk "


" Tuh kan, makanya kalau apa-apa jangan buru-buru " kata Geo yang tiba-tiba muncul dan mengusap punggung Mairah.


" Asssoooyyy makin perhatian aja nih " kata Billy, sehingga membuat Keenan ikut-ikutan menaik turunkan alisnya menggoda Geo.


" Issshhh Keenan godain Marsya yaaa, ihhhh Keenan centil " kata Marsya.


" Ya Allah Ya Robbi, sejak kapan gue godain elu Sya ? " kata Keenan yang langsung duduk di samping Marsya dan Billy yang duduk di samping Jihan.


" Auu ahhh bodo amat, boro-boro gue centil atau godain cewek Sya. Gue godain cewek pakai siulan aja, mulut gue langsung di tabok ama Mak gue " Kata Keenan ketika mengingat kejadian waktu dirinya mengantar Ibunya ke minimarket.


" Yaiyalah bego ! lo godainnya nggak nanggung-nanggung. masa Ibu-ibu punya suami lo godain juga. Nggak ada akhlak lo " kata Billy.


" Dasar Gila " kata Geo sambil menggelengkan kepalanya.


" Geo " panggil Marsya, sehingga membuat Geo beralih menatap Marsya.


" Marsya mau nanya dong " kata Marsya.


" Apa ? " kata Geo.


" Geo sama Mairah udah bikin dedek bayi belum ? " kata Marsya yang lagi-lagi membuat Mairah tersedak, sehingga membuat Geo refleks mengusap.punggung Mairah.


" Ihhh Mairah dari tadi batuk mulu, emang pertanyaan Marsya salah ? kalian kan udah nikah, kata Bunda kalau orang udah nikah udah boleh bikin dedek bayi " kata Marsya polos.


" Kasi tau Gee " kata Billy terkekeh.


" Iyaa btw gue juga penasaran nih, lu berdua udah pada itu nggak ? " timpal Keenan.


Geo yang menyadari Mairah sedang menahan malu, langsung menatap tajam kearah Keenan dan Billy.


" Lu berdua bisa diam nggak sih, nggak semua hal bisa gue ceritain ke lo berdua " kata Geo datar.


" Iyaaa ampun-ampun " kata Keenan sambil menyeruput minuman Marsya.


" Ihhhh Keenan ihhh " kata Marsya sambil memukul lengan Keenan.


Baru saja Keenan ingin menimpali ucapan Marsya, namun terhenti karena kedatangan Naila yang tiba-tiba berdiri di samping Geo.


" Ge gue duduk di sini boleh ? " kata Naila, sehingga membuat Geo menatap kearah Mairah.


" Yaelahhh tuhhh kursi masih banyak yang kosong kali Nai, tuhhh samping Billy kosong nohh " kata Keenan dengan nada yang tidak bersahabat.


" Boleh nggak Ge ? " kata Naila seolah tak memperdulikan omongan Keenan.


" Kayaknya yang di omongin Keenan ada benarnya Nai, tuhh di depan masih banyak yang kosong " kata Geo, sehingga membuat Mairah tersenyum tipis.


" Tapi di sana gue nggak ada temen Ge " kata Naila.


Baru saja Keenan ingin mengeluarkan kata-kata mutiaranya untuk Naila, namun terhenti karena kedatangan Afif yang tiba-tiba merangkul Naila.


" Ck ! udahh sama gue aja lu Tan " kata Afif, sehingga membuat Naila segera memindahkan tangan Afif yang rengan merangkul bahunya.


" Tan apaan ? Orang utan ? " kata Marsya polos, sehingga membuat semuanya tertawa, bahkan Keenan sampai terjatuh dari kursi saking ngakaknya mendengar ucapan Marsya.


" Maksud gue mantan, ehhh tapi kok kalau di liat-liat emang mi....." kata Afif terpotong karena ucapan Naila.


" Ahhhh udahh ahhh, minggir lo " kata Naila sambil meninggalkan tempat tersebut.


_________


Jangan lupa tinggalin jejak yaa guy.