My Eternal Love

My Eternal Love
Return Of The Red Fox/Kembalinya Rubah Merah


Kebahagiaan yang aku inginkan adalah bisa melihatmu bahagia sekalipun sekali lagi aku harus merelakan cintaku.



♡♡♡



Kingdom Of Fox



Langit hari ini kembali bergemuruh, petir dan guntur saling bersahutan membuat semua penghuni dunia itu percaya jika sesuatu yang salah tengah terjadi. Tapi tidak dengan Donghae dia bisa merasakan aura kekasihnya dari kerajaan Rubah dan tanpa berbasa-basi Donghae masuk kekerajaan Rubah tanpa peduli aturan dan sopan santun serta menghancurkan barikade Kerajaan Rubah.



Sepertinya kejadian hari ini juga tidak luput dari sang Raja Rubah yang datang lebih dulu di Gerbang Fana dan melihat putranya di ambang kematian, sedangkan menantunya hanya diam terduduk menatap Kyuhyun. Tapi begitu mendekat sang Raja Rubah sadar jika yang ada di hadapannya bukanlah lagi menantunya.



"Hyunmie..." Hyunmie langsung menatap Raja Rubah datar lalu menunduk memberi hormat.



"Yang Mulia Raja..." Raja Rubah menghelah nafas, sepertinya putranya ini gagal meyakinkan Hagi untuk tinggal lebih lama dan akhirnya Hagi entah bagaimana tahu caranya, memilih kembali kedunianya.



Sekali lagi petir menggelegar membuat Raja Rubah terlihat khawatir dan perlahan mulai memapah Kyuhyun di susul oleh Hyunmie yang juga ikut berdiri, sesaat Raja Rubah menatap Hyunmie yang akhirnya sadar dan juga ikut menatap Raja Rubah karena sejak tadi Hyunmie hanya menunduk.



"Sepertinya kekasihmu mengetahui keberadaanmu disini dan memaksa masuk kekerajaan kita, kakakmu sudah memilih pulang ke dunianya. Sekarang apa yang akan kau lakukan?" Hyunmie menatap Raja Rubah lalu menatap Kyuhyun yang masih tidak sadarkan diri, perasaan marah juga kebencian masih Hyunmie rasakan pada Kyuhyun,  bencana ini terjadi karena Kyuhyun tapi Hyunmie sekali lagi menatap Raja Rubah datar.



"Aku perlu tahu perjanjian apa yang di buat oleh kakakku dengan anda Yang Mulia, biar aku mengambil keputusan setelah itu." Raja Rubah mengangguk paham lalu kembali berjalan di susul oleh Hyumie yang sebelumnya memasang segel untuk dirinya sendiri agar aura dari mutiara merah tertutupi. Untuk sekarang Donghae tidak boleh tahu keberadaannya. Perjanjian Hyunmie dengan Hagi belum berakhir.



Raja Rubah belum bisa memikirkan bagaimana menyelamatkan Kyuhyun hingga akhirnya membawa Kyuhyun ke Gua Teratai sebagai tempat penyembuhan bangsa Rubah, walaupun Raja Rubah tidak terlalu yakin hal ini efektif untuk membuat putra agar tetap hidup tapi hanya hal ini yang terlintas dalam benaknya sekarang sebelum menentukan apa yang akan ia lakukan selanjutnya.



Setelah membaringkan Kyuhyun di gua teratai, Raja Rubah menatap Hyunmie yang terlihat mengerutkan keningnya sambil melihat kearah dalam gua, seolah merasakan sesuatu yang membuat Raja Rubah menghelah nafas pelan.



"Kau merasakan aura kakakmu walaupun samarkan?" Hyunmie yang di tanya langsung menatap Raja Rubah heran, dari mana Rajanya Ini tahu?



"Jasad kakakmu memang ada di dalam." Mendengar hal itu Hyunmie membulatkan matanya lalu bersiap untuk masuk, tapi dengan cepat Raja Rubah menahan tangan Hyunmie.



"Tidak kau tidak boleh masuk, kita tidak tahu reaksi mutiara merah jika tahu tuannya dalam keadaan kosong." Ucapan Raja Rubah membuat Hyunmie mengigit bibirnya lalu menarik nafas pelan, Raja Rubah benar sekalipun Hyunmie sudah mengikat perjanjian dengan Hagi, ada kemungkinan Mutiara Merah bergerak sendiri.



"Aku butuh penjelasan Yang Mulia." Raja Rubah menarik nafas lalu menatap Hyunmie mengerti dan dimulailah cerita tentang perjanjian yang terjadi antara Raja Rubah dan Hagi pada Hyunmie gadis itu hanya bisa memejamkan matanya frustasi, kakaknya ini sialan baik hatinya, juga sialnya Hagi mencintai Kyuhyun yang bodoh karena tidak menyadari mana wanita yang ia cintai.



"Apa Yang Mulia tidak tahu cara untuk menyembuhkan Kyuhyun juga memanggil kakakku kembali? Aku yakin kakakku sekarang sedang menderita karena baru mengingat semuanya, mengingat mutiara biru sudah kembali padanya." Raja Rubah menghelah nafas lalu menatap Kyuhyun sendu.



"Masalahnya putraku ini jiwanya masih terluka saat kembali ke kerajaan Rubah  dia memaksakan kekuatannya keluar saat di Hanyeol untuk menolong kakakmu, sekarang Mutiara Biru yang seharusnya menyembuhkan jiwa putraku malah pergi dari tubuhnya." Hyunmie menghelah nafas lalu sekali lagi menatap Kyuhyun sebal bagaimanapun perjanjian Hagi dan Hyunmie belum berakhir kehidupan Hyunmie sekarang sudah di barter dengan mutiara merah dan jika tidak salah dalam sepuluh hari jika Hagi tidak kembali ke tubuhnya mutiara merah juga akan kembali pada Hagi dan itu berarti kesempatan Hyunmie untuk kembali ke kerajaan Rubah kemungkinannya tidak ada.



"Kenapa putra anda menunggu lama sekali untuk mengatakan yang sebenarnya pada kakakku tentang segalanya? Lihat beginilah jadinya sekarang, dia masih saja bodoh seperti dulu." Rutuk Hyunmie kesal yang hanya di balas helah nafas Raja Rubah. Beliau juga sudah mengatakan agar Kyuhyun segera mengatakan semuanya pada Hagi, tapi Kyuhyun benar-benar takut sekalipun di beritahu gadis itu tetap ingin pulang ke dunianya walaupun sekarang  Hagi sudah kembali kedunianya.



Sesaat keadaan mulai sunyi tapi seolah mengingat sesuatu Raja Rubah menatap Hyunmie serius, ada satu cara agar Kyuhyun tetap bertahan hidup walaupun Raja Rubah tahu hal ini sangat beresiko untuknya.



"Aku tahu cara agar Kyuhyun bisa bertahan hidup, hanya saja aku butuh bantuanmu." Hyunmie menatap Raja Rubah heran tapi kemudian mengangguk kecil.



"Aku akan menggunakan setengah kekuatan mutiara emas milikku untuk menyembuhkan jiwa Kyuhyun yang terluka, sisanya bisakah kau membantu Kyuhyun membuat ramuan agar setidaknya tubuhnya yang berasal dari dunia perbatasan bisa bertahan lama disini. Aku tahu kau pandai seperti ayahmu Ok Min dalam hal ini." Hyunmie mengangguk paham walaupun sedikit ragu dengan keputusan Rajanya itu.



"Tapi jika anda memberikan setengah kekuatan anda pada Kyuhyun bukankah sama saja memberikan setengah kehidupan anda padanya?" Raja Rubah tersenyum kecil dia mengerti maksud Hyunmie.



"Kakakmu saja memberikan hidupnya untuk putraku bagaimana mungkin aku tidak memberikan setengah kehidupanku yang sudah tua ini untuk menyelamatkan putraku?" Hyunmie menghelah nafas lalu tersenyum kecil.




"Lalu bagaimana dengan kekasihmu? Dia pasti sekarang sedang mencarimu." Hyunmie menarik nafas panjang, ada rasa rindu untuk kekasihnya itu, tapi ia harus bertahan untuk kakaknya.



"Dia harus menunggu lagi sepertinya, dia masih belum bisa memilikiku sekarang." Setelah mengatakan hal itu Hyunmie meninggalkan Raja Rubah dan Kyuhyun di dalam gua agar Raja Rubah bisa langsung mengobati putranya.



Mengobati luka jiwa karena tungku api abadi ternyata memakan waktu cukup lama, hampir satu hari satu malam Raja Rubah menyembuhkan Kyuhyun dengan energi kehidupannya. Saat hampir selesai Raja Rubah hampir pingsan tapi Hyunmie Hyunmie langsung membantu Raja Rubah yang kembali melanjutkan pengobatan. Setelah selesai baru Raja Rubah istirahat, Hyunmie langsung menyodorkan ramuan obat untuk Raja Rubah.



"Sekarang biar gua ini menyempurnakan penyembuhannya dulu, setelah itu aku akan memberikan Kyuhyun ramuan yang aku buat ini." Raja Rubah mengangguk kecil dia juga menerima ramuan obat yang Hyunmie berikan.



"Apa kau tidak mau bertemu dengan Ok Min atau Donghae dulu? Setidaknya kekasihmu bisa mengerti jika kau yang menjelaskannya." Hyunmie terlihat murung lalu kemudian menggelengkan kepalanya.



"Aku tahu Donghae seperti apa dia tidak akan menerima semua ini dengan mudah, anda harus bisa menahannya apa lagi jika akhirnya ia meminta bantuan kerajaan langit. Untuk sekarng tidak akan ada yang bisa menghentikannya selain Sang Pencipta." Raja Rubah menghelah nafas lalu mengangguk paham, sepertinya peperangan akan tetap terjadi.



"Lalu apa kau punya ide bagaimana caranya agar kakakmu kembali?" Hyunmie menggelengkan kepalanya.



"Saya tidak akan bertanya tadi jika tahu, seandainya kakak saya tidak menjatuhkan kalungnya di jurang gerbang fana, kalung itu bisa di pakai lagi itupun jika kakak masih menggunakan kalung yang satunya lagi di dunia manusia." Raja Rubah menghelah nafas panjang, hanya dengan memanggil Hagi kembalilah mutiara biru akan masuk kembali ketubuh Kyuhyun dan menyempurnakan keadaan Kyuhyun seperti semula. Tapi tidak ada satupun yang tahu cara untuk memanggil gadis itu kembali. Saat keduanya sedang berpikir serius Kyuhyun akhirnya terbangun.



"Aku tahu cara agar Hagi kembali." Ucap Kyuhyun lemas yang langsung membuat Hyunmie dan Raja Rubah mendekat kearah Kyuhyun.



"Kau sudah sadar? Syukurlah ayah pikir kau akan mati nak." Kyuhyun berusaha duduk di bantu Raja Rubah, sementara Hyunmie terlihat menjaga jarak, sepertinya Hyunmie kembali teringat kejadian masa lalu sehingga enggan mendekati Kyuhyun yang perlahan menatap Hyunmie.



"Maaf... aku belum minta maaf atas kebodohanku dulu." Kyuhyun berkata pelan pada Hyunmie yang mendengus pelan.



"Aku tidak mau dan tidak akan pernah memaafkanmu." Kyuhyun menatap Hyunmie sendu yang langsung memalingkan mukanya tidak peduli.



"Baiklah... aku tidak akan memaksamu, tapi maukah kau membantuku? Memanggil kembali kakakmu?" Hyunmie kembali menatap Kyuhyun dingin tapi mengangguk pelan.



"Aku butuh sedikit kekuatan mutiara merahmu untuk membuat sebuah gelang yang bisa menarik kakakmu kembali ketubuhmu." Raja Rubah mengerutkan keningnya tapi langsung panik seketika.



"Tidak, jangan bilang kau akan membuat gelang rembulan nak? Itu berbahaya untukmu." Kyuhyun tersenyum miris dia tahu resikonya jika dia membuat gelang itu, tapi dia tidak sanggup jauh dari Hagi dia tidak bisa dan tidak mau menyia-nyiakan waktu Hagi yang sekarang hanyalah manusia biasa.



"Aku tidak bisa hidup tanpa dia ayah... bahaya apapun akan aku hadapi asal bisa bersama Hagi lagi." Raja Rubah menghelah nafas panjang lalu mengangguk paham, jika itu keputusan Kyuhyun, Raja Rubah akan mendukungnya.



Hyunmie perlahan mendekat kearah Kyuhyun lalu melipat tangan kesal karena Raja Rubah menyetujui asal Kyuhyun begitu saja.



"Jika ini berhasil dan kakakku benar-benar kembali kemari kau pikir untuk apa jika kau sekarat dan mati?" Kyuhyun menatap Hyunmie frustasi dia  tahu tapi setidaknya Hagi bisa menjaga putranya jika pada akhirnya Kyuhyun mati.



"Hagi masih bisa menjaga bayinya, dia meninggalkan bayinya dengan perasaan terluka dan aku berharap dia tidak terlalu terluka nantinya karena ada anak aku dan dia yang akan bersamanya." Hyunmie mendengus semakin kesal.



"Kau pikir itu cukup? Kakakku cinta mati padamu." Kyuhyun memejamkan matanya dia ingin sekali menangis tapi berusaha ia tahan, dia juga mencintai Hagi dengan seluruh jiwanya yang tolol. Itu kenapa ia ingin bersama Hagi walaupun hanya sebentar lagi, dia tidak pernah benar-benar membahagiakan Hagi.



"Aku mohon... mutiara biru pasti akan menolongku jika nanti kembali kedalam tubuhku, jadi jangan Khawatir." Hyunmie menghelah nafas pelan lalu menggelengkan kepalanya pelan.



"Dasar keras kepala, baiklah untuk sekarang kau kumpulkan kekuatanmu dulu dan jangan lupa minum ramuan ini." Kyuhyun mengangguk lalu meminum obat yang Hyunmie buat.




bersambung