
Rafael yang awalnya berada di dalam ballroom pun ingin keluar bersama sama dengan para tamu yang lain. Situasi terasa begitu kacau, bahkan sesak karena tiba tiba saja ada yang melemparkan semacam gas air mata di dalam ruangan itu.
“Sialllannn!!! Mataku sakit,” gumam Rafael menyipitkan matanya. Ia mencoba terus melangkah meskipun sesekali ia menanrak tamu yang ada di dekatnya.
Hiks … hikss … hiks …
“Apa di sini ada orang?” tanya Rafael yang mas...