
An'duan yang mendengar kematian anak semata wayangnya begitu sangat terpukul!
"kakak kita harus segera membuat tindakan atas kematian anaku duanchi! " ucap an'duan dengan penuh dendam
"kau tenangkan dulu dirimu kita pasti akan mmembalas semua ini tapi tidak untuk sekarang! " jawab ketua an'kwan
"tapi harus sampai kapan aku menunggu untuk menyerang sekte sialan itu " ucap an'duan
"kau bersabarlah kita harus mempersiapkan segala sesuatu nya dengan baik. kalau kita terburu buru menyerang mereka. itu akan sangat berbahaya! " ucap kembali an'kwan
"baiklah kalau begitu. .biar aku sendiri yang akan menuntut balas atas kematian anaku !" ucap an'duan sambil bergegas meninggalkan tempat tersebut
"adik berhentilah kau jangan bertindak gegabah seperti itu! " teriak an'kwan
"ayah bagamana ini apa kita akan menyerang kembali sekte naga hijau tersebut untuk membantu paman an'duan disana " tanya sin'kwan
"tidak biarkan saja pamanmu menyelesaikan masalah ini sendiri dan kau sin'kwan buntuti pamanmu ingat jangan pernah melakukan sesuatu hal yang gegabah disana! " ucap an'kwan
"baik ayah! " jawab sin'kwan kemudian berbalik meninggalkan tempat tersebut
*di sebuah aula sekte naga hijau telah berkumpul ketua mo dan para tetua yang lain disana juga terlihat jun dan miyoko. .
"ketua nampak nya para aliansi pemberontak ini semakin menunjukan taringnya melihat mereka telah berani menyerang sekte kita kemarin! " ucap tetua fang'an
"iya tetua maka dari itu kita harus lebih waspada dan memperketat penjagaan! " ucap ketua mo
"apa sudah ada kabar dari kaisar? " tanya tetua yang lain nya
"saat ini masih belum ada tetua tapi aku harap yang mulia kaisar akan cepat memberi tindakan atas penyerangan sekte kita kemarin! " ucap ketua mo
"tetua mosi dari kemarin kau nampak terlihat murung. apa ada sesuatu yang berat sedang kau pikirkan? " ucap ketua mo
"maaf ketua dari kemarin aku memikirkan tentang dari mana mereka mendapatkan sebuah pil raja iblis sebab setahuku pil tersebut hanya raja iblis lah yang bisa membuat nya " ucap tetua mosi.
"pil raja iblis. aku pernah mendengar tentang pil tersebut. tapi bukan kah pil raja iblis yang kau maksud sudah hilang ratusan tahun lalu bersamaan dengan hilang nya raja iblis tersbut? " ucap ketua mo
"iya ketua memang benar tapi kemarin aku melihat dengan mata kepalaku sendiri kalau duanchi telah memakan pil raja iblis tersebut dan kau juga bisa tanyakan sendiri pada tetua fang'an karna tetua fang'an juga berada di tempat kejadian itu! " ucap tetua mosi
"benar ketua aku melihat Duanchi telah merubah wujudnya menjadi seorang iblis selain itu kekuatan nya juga bertambah sepuluh kali lipat dari kekuatan sebelum nya. tapi untung nya jun mampu membunuh duanchi dalam wujud iblis nya! " ucap tetua fang'an yang membenarkan perkataan tetua mosi
"hmm kalau benar begitu ini bisa menjadi sesuatu hal yang gawat kita harus segera memberitahu pada kaisar tentang hal tersebut. ! . kalau begitu. bagaimana kalau kau pergi ke istana dan jelaskan tentang bahaya yang akan terjadi di benua timur ini! " ucap ketua mo yang di tujukan kepada tetua mosi.
"kalau begitu baiklah ketua. aku akan pergi ke istana sekarang juga " jawab tetua mosi sambil memberi hormat dan pergi meninggalkan aula sekte.
*di sebuah tempat yang gelap seseorang tengah berlutut di depan sebuah api kecil yang sedang melayang. !
namun dengan seketika api kecil yang melayang di hadapan nya kini membesar dan merubah bentuknya menjadi wujud seorang iblis yang besar!
iblis tersebut berwajah menyeramkan kedua mata yang berwarna merah menyala dan kedua taring yang memanjang semakin menambah kengerian pada setiap orang yang melihat nya tubuh nya pun berwarna merah memiliki sayap seperti burung elang namun sayap tersebut di selimuti oleh sebuah api berwarna ungu dan sebuah cambuk yang menjadi senjata andalan nya !
"an'kwan beraninya kau memanggilku di saat aku sedang bermeditasi apa kau sudah bosan hidup hah " teriak raja iblis pada orang tersebut
ya orang tersebut adalah an'kwan ketua dari aliansi pemberontak yang sedang menghadap raja iblis api ungu.
"ampuni hamba yang mulia agung hamba memanggil yang mulia karna hamba ingin meminta bantuan pada yang mulia agung ! sungguh hamba sudah tidak sabar untuk menguasai benua timur ini !" ucap an'kwan
"dasar manusia selalu saja tidak mau menunggu untuk mendapatkan sesuatu. tapi aku sangat menyukai kalian dengan sipat kalian yang seperti itu. . .penuh ambisi bersikap arogan dan selalu menindas yang lemah itu yang aku suka dari mu an'kwan hahaha " ucap raja iblis yang di akhiri dengan tawanya
"yang mulia agung hamba sudah tidak sabar menunggu saat saat seperti itu lebih lama lagi! " ucap an'kwan
"baiklah sekarang aku akan membantumu untuk menguasai benua timur ini..! " ucap raja iblis
"te.. terima kasih yang mulia agung! " ucap an'kwan dengan perasaan senang
"aku akan memberikan ribuan pil iblis ku padamu. dan kau berikan lah pada semua pasukan mu. maka dengan begitu kau akan segera menguasai benua timur ini! !" ucap raja iblis sambil memberikan ribuan yang sudah di kemas dalam sebuah peti besar
dengan ribuan pil iblis yang di berikan pada an'kwan ! raja iblis bermaksud untuk menjadikan semua pasukan aliansi menjadi pasukan iblis dengan begitu kekutan semua pasukan aliansi pemberontak pun akan meningkat sepuluh kali lipat. dan akan dengan mudah untuk merebut istana kekaisaran termasuk menjadi penguasa di benua timur ini!
an'kwan pun dengan wajah senangnya segera meninggal kan tempat tersebut dan mengumpul kan semua para tetua nya dan orang yang penting di aliansi pemberontak yang di pimpin nya!
kalian semua kumpulkan semua anggota kita yang tersebar si berbagai tempat dan bawa mereka semua untuk berkumpul di sini. ! dan aku ingin semuanya sudah berkumpul di sini dalam waktu lima hari !
"baik ketua! " ucap serempak para tetua aliansi pemberontak
mereka pun segera bergegas keluar dan melaksanakan tugas yang telah mereka dapat dari an'kwan.
"Bamm"
"Bamm"
"Bamm"
sebuah ledakan kembali terjadi di sekte naga hijau. semua orang yang berada di dalam kawasan sekte tersebut pun. segera keluar untuk melihat. apa yang sebenarnya tengah terjadi
"kalian keluarlah katakan padaku siapa orang yang telah membunuh anaku Duanchi. .kalau tidak aku akan membumi hanguskan sekte ini sekarang juga! " teriak an'duan yang berada di luar gerbang sekte.
@@@@@ dukung terus author dengan kasih like rate dan vote di setiap chapternya 😉😉😉 dan silahkan berkomentarlah sesuka kalian @@@@@