Menuju Tak Terbatas

Menuju Tak Terbatas
Chap 33


ledakan pun terjadi di setiap sudut sekte. tetua mosi dengan sebisa mungkin menghalau setiap serangan yang datang mengarah kepada nya.


"gawat kalau begini terus bisa bisa sekte ini akan menjadi sebuah reruntuhan ! " gumam tetua mosi


tetua fang'an sudah berhasil mengalahkan puluhan orang yang berada di depan nya. dan dari arah lain jun dengan kecepatan nya terus membantai semua orang yang menghalangi laju serang nya!


.melihat serangan yang terus menerus menyerang gedung yang ada di dalam sekte jun pun lekas berbalik dan masuk kedalam gerbang.


"tetua kau serang saja mereka . karna aku akan membuat perisai untuk menahan serangan nya! " ucap jun pada tetua mosi


tetua mosi pun menganggukan kepala nya seakan mengerti dengan apa yang telah jun katakan


"perisai dewa matahari! " sebuah perisai tak kasat mata pun kini telah mengurung semua area di sekitar sekte !


dan setiap serangan yang mengarah pada bangunan pun kini hanya menabrak sebuah perisai yang telah di buat oleh jun!


"berani nya kalian menghancurkan tempat ini! " gumam jun dengan tatapan tajam nya


jun pun segera meselat kembali ke arah pasukan aliansi pemberontak tersebut. dan melanjutkan serangan nya.!


" hah apa yang terjadi. kenapa serangan kita tidak dapat menembus dan menghancurkan bangunan bangunan itu! " ucap salah seorang aliansi


"teknik bumi! pukulan penghancur gunung! " tetua fang'an pun menghantam tanah dengan tangan kanan nya dan sebuah retakan besar sedalam tiga meter pun terjadi.


pasukan aliansi yang berada di depan nya pun kini terperosok kedalam lubang retakan tersebut setelah melihat puluhan orang berada di dalam nya tetua fang'an pun menutup kembali retakan tanah tersebut dan mengubur hidup hidup orang yang berada di dalam nya !


"cih orang itu lumayan hebat juga. kita lihat apa kau mampu mengalahkan ku! " gumam duanchi


duanchi pun kini mulai melesat ke arah tetua fang'an berada di tengah kesibukan nya tetua fang'an pun mendapat serangan secara tiba tiba.


"Buuk " suara pukulan yang di lesatkan oleh duanchi tepat mengenai tubuh tetua fang'an


teteua fang'an yang tidak menyadari serangan tersebut akhirnya termundur beberapa meter kebelakang dengan mengeluarkan darah dari sudut bibir nya.


tetua mosi yang melihat kejadian tersebut sontak segera menghampiri tetua fang'ang dan membantunya.


"kalian berdua tidak usah buang buang tenaga untuk melawan ku! karna sampah seperti kalian bukan lah tandinganku !" ucap duanchi


"cih dulu aku sangat menghormatimu karna kau adalah keponakan dari kaisar tapi sekarang aku tidak akan segan lagi untuk membunuh mu! " ucap tetua mosi sambil melesat ke arah duanchi


di sisi lain jun terus menerus membantai orang orang tersebut dengan dual dagger yang berada di tangan nya dagger yang di lapisi dengan elemen petir kini nampak sangat mengerikan di tangan nya. dengan satu tebasan jun mampu membelah lawan nya menjadi dua bagian !


pakain perak yang di pakai oleh jun kini telah di penuhi dengan darah orang yang sudah tewas di tebas nya !


jun dengan senyum mengerikan di wajahnya ! bagaikan seorang dewa kematian yang sedang menjalankan tugasnya ! tebasan demi tebasan pun terus jun lakukan


"siapa orang itu kenapa aku baru melihat nya! " ucap salah satu pasukan aliansi


"iya kau benar. aku juga baru melihat nya. ternyata di sekte ini selain miyoko masih ada orang kuat lain nya bahkan dia lebih kuat dan sangat mengerikan di bandingkan dengan miyoko sendiri! " ucap pasukan aliansi lain nya


tetua mosi yang sedang berhadapan dengan duanchi ternyata tidak cukup mampu untuk melawan nya..


meski di umur nya yang masih muda kekutan duanchi bisa di bilang sebagai jenius muda yang ada di benua timur sebab di umur yang masih muda dia telah berada di tahapan Tyrant awal beberapa bulan yang lalu dan telah melewati ujian langit nya !


#ISTANA KEKAISARAN#


ketua mo dan yang lain nya sudah mulai sampai di kekaisaran. prajurit yang melihat kedatangan merekapun segera masuk kedalam dan memberitahu kan hal tersebut pada kaisar.


kaisar yang mendapat kabar kedatangan sekte naga hijau dari salah seorang prajurit dia pun segera keluar dan menemui mereka.


ketua mo dan yang lainnya di sambut dengan hangat oleh kaisar ! melihat ekspresi sang kaisar seperti tidak sedang memikirkan sesuatu ketua mo mun mulai mengerut kan alisnya.


"aneh bukannya kaisar sedang ada masalah tapi kenapa ekspresi wajah nya seperti sedang tidak menanggung sebuah beban seperti itu! " gumam pelan ketua mo


"selamat datang ketua mo aku senang kalian berkunjung kemari. !" ucap kaisar


"berkunjung maksud yang mulia? " ucap nishaw


"ya memang nya apa yang terjadi. kenapa wajah kalian terkejut setelah mendengar perkataan ku? " tanya kaisar


"bukan kah yang mulia sendiri yang menyuruh ketua mo dan para tetua lain nya untuk datang ke istana dengan menyuruh seorang prajurit ke sekte naga hijau? " ucap nishaw


"tunggu. kapan aku mengutus prajurit untuk menyuruh kalian datang ke istana. kalau memang iya ada kepentingan aku akan langsung menyuruh seorang jendral bukannya seorang prajurit ke tempat kalian ! " ucap kaisar


"berarti kalau bukan yang mulia yang mengutus prajurit lantas siapa yang menyuruh nya! " ucap salah satu tetua


"tentang siapa yang menyuruh nya itu tidaklah penting .yang pasti sekte naga hijau sekarang dalam bahaya! " ucap ketua


"maaf yang mulia bukan hamba bersikap tidak sopan ! tapi hamba merasanan pirasat buruk sedang menimpa sekte naga hijau sekarang. maka dari itu kami mohon pamit untuk kembali ke sekte kami! " ucap ketua mo


"iya ketua mo silahkan aku juga mengerti dengan keadaan saat ini! " ucap kaisar


"aku harap mereka semua akan baik baik saja !" ucap ketua mo sambil berjalan keluar


"kau tidak usah khawatir ketua aku percaya dengan adanya jun disana semua akan baik baik saja! " ucap nishaw yang mengikuti ketua mo dari belakang


mereka pun meninggal kan istana kekaisaran dengan menunggangi kembali burung rajawali raksasa


nampak terlihat ke khawatiran dari raut wajah mereka. . . .


#Sekte naga hijau


"hahaha lebih baik terima saja kematian kalian sekarang! " ucap Duanchi dengan tawa jahat nya. .


@@@@ next chapter dukung terus author dengan kasih like rate dan vote di setiap chapternya 😉😉😉 dan silah kan berkomentar lah seseuka kalian @@