Menikah Karena Jebakan

Menikah Karena Jebakan
MKJ"41


Nicol sampai di rumahnya, dia segera masuk ke dalam kamarnya untuk terus menghindari Sesil yang masih saja terus mengikutinya sampai rumah.


" Sayang,, Maafin Nicol ya tapi tante Janji untuk bicara dengannya " Ucap Miranda dan Sesil hanya mengangguk.


" Baiklah Mira,, Kita pulang Dulu ya " Ucap Sarah


" Silahkan,, terima kasih kalian udah mau jemput juga antar Nicol, Aku juga minta maaf ya atas sikap Nicol "


Sarah tersenyum,,


Mereka pun pamit untuk pulang,,


Sementara Nicol langsung merebahkan tubuhnya, dia menatap langit langit teringat dengan wajah Alexa.


" Bagaimana kabarnya sekarang, kenapa rasanya sangat rindu dengannya ". Gumam Nicol


Dia pun beranjak dan mencari ponselnya,,,


" Mati lagi " Ucapnya yang langsung mengecas nya


Ting,,


Terdengar pesan masuk bahkan bukan hanya satu namun terdengar notifikasi pesan masuk yang beruntun.


" Grup Kampus " Ucap Nicol saat membaca pesan di ponselnya dan matanya membulat saat melihat beberapa foto di sana bahkan entah siapa yang mengirimkan foto foto tersebut,,


Banyak dari mahasiswa/wi yang komen di sana dan mereka membicarakan tentang foto yang sangat tidak pantas di lakukan oleh seorang mahasiswi apa lagi dari Kampus Ternama.


" Dasar Wanita murahan " Ucap Nicol langsung meremas ponselnya.


*******


Sedangkan Karel tersenyum menatap Gadis kecilnya yang sudah terlelap di sebelahnya bahkan mereka belum sampai di rumah.


Selalu saja Lexa tertidur jika dalam perjalanan,,


" Gadis Kecil yang menggemaskan " Ucap Karel mengusap wajah Lexa yang memang begitu menggemaskan dengan polos saat tertidur.


Hingga mobil masuk ke dalam sebuah gerbang tinggi dengan bangunan yang sangat luas dan mewah.


Karel berjalan keluar dan memutar, dia membopong tubuh Lexa dengan Hati hati untuk tidak membangunkannya.


" Selamat Malam Tuan " Sapa Rian dan Karel hanya mengangguk dengan terus berjalan masuk.


-


Setelah membersihkan tubuhnya, Karel kembali menuju ranjang dan menatap Lexa yang masih terlelap.


Dia pun berbaring di sebelahnya dan mulai memejamkan matanya.


" Kita dimana " Ucap Lexa mengerjabkan matanya membuat Karel kembali terbangun.


" Di rumah By,, tidur lagi ya masih malam " Ucap Karel mengusapnya.


Lexa memeluk Karel dan menenggelamkan wajahnya pada dada bidang Karel.


Mereka kembali terlelap menuju alam mimpi masing masing.


*****


Sesil membuka ponselnya yang sedari tadi terus bunyi.


" Siapa sih berisik banget " Gumamnya membuka pesan dari Grup Kampus.


" Engga,, Ini Gak mungkin " Lanjutnya saat melihat foto dirinya bersama seorang Pria masuk ke dalam sebuah Hotel bahkan tidak hanya satu foto melainkan beberapa dan terlihat jelas jika mereka dalam keadaan mabuk.


" Sialan,, semua ini pasti ulah Lexa.


Berani sekali dia berbuat semua itu awas saja Lo Alexa "


Sesil teringat dengan Nicol yang sudah pasti Melihat semua foto itu, dia pun segera menghubunginya namun beberapa telponnya tidak sama sekali di angkat, semua pesan nya pun tidak di balas.


"Agrh,,, " Kesal Sesil dengan melempar ponselnya


" Alexa,, Lo main main sama gue Awas aja Lo Alexa " Teriak Sesil.


KEESOKAN HARINYA..


" Sudah bangun " Ucap Karel mengusap pucuk rambutnya


Lexa tersenyum dan mengangguk.


Dia menatap Karel yang sudah rapi membuatnya mengernyit.



" Kenapa gak bangunin aku " Ucapnya beranjak duduk.


Karel tersenyum dan duduk di samping menyeka anak rambut gadis kecilnya,,


" Kamu terlalu nyenyak By, aku gak tega bangunin nya " Ucap Karel namun Lexa malah langsung berhambur memeluknya membuat Karel tersenyum dengan mengusap rambut panjangnya.


" Kenapa hem " Ucapnya namun Lexa menggeleng


Karel mengecup pucuk rambut Lexa dan melepaskan pelukannya,,


" Apa hari ini ke kampus "


" Tidak,, tapi hari ini aku ada janji bertemu Pak Jonatan "


" Biar Rian yang mengantar kamu "


Lexa mengangguk,,


" Aku bersih bersih dulu " Ucap Lexa beranjak dan menuju kamar mandi. karel terus menatapnya,,



Sebenarnya Karel tau jika Alexa tengah bekerja sama dengan Sahabatnya Jonatan namun dia membiarkannya karena melihat semangat Alexa dengan pekerjaan pertamanya membuat Karel tidak tega untuk melarangnya kembali dan dia sendiri tau bagaimana sifat Jonatan karena mereka sudah lama kenal selama di Luar Negeri.


 


Karel berdiri di depan mobil dengan Alexa yang juga berada di sana,,


" Kamu hati hati,, dan setelah selesai meeting aku jemput kamu "


" Iya,, Kamu juga semangat meeting nya "


Karel menutup pintu mobilnya saat Lexa sudah duduk di dalam, dia pun beralih menatap Rian..


" Jangan ngebut,, jaga istri saya dan pastikan semua aman "


" Baik Tuan "


Karel masuk ke dalam Mobilnya, begitu pun dengan Rian.


Rian melajukan mobil setelah Mobil Karel lebih dulu keluar.


Lexa mengambil Laptopnya dan mulai membukanya, dia kembali menatap design yang akan dia kerjakan.


Semua team juga bahan sudah siap, dan hari ini dia hanya akan mengarahkan semua teamnya karen waktu mereka hanya dua minggu untuk mengerjakannya.


Ting,,


Ponselnya bunyi, terlihat chat dari Milea.


Milea


Lo udah tau gosip kampus,,


" Gosip kampus? " Gumam Lexa membukanya dan terlihat sangat ramai di sana membahas tentang Sesilia yang bersama seorang Pria di sebuah Hotel bahkan laki laki itu bukan Nicol.


" Ini,, ?? " Ucapnya kaget


" Nyonya,, Apa ada sesuatu " Ucap Rian namun Lexa menggeleng.


" Tidak Rian,, Tidak papa " Ucap Lexa dan Rian mengangguk.


Lexa mengetikan sesuatu, dia tidak percaya dengan apa yang sudah Sesil lakukan.


Dan dia pun tidak tau siapa yang sudah mengirimkan semua foto foto itu di grup kampus.