
surat-surat itu dan melakukan pembunuhan-pembunuhan tersebut adalah Franklin Clarke.” Tiba-tiba Clarke tertawa terbahak-bahak. “Sungguh cerdik! Dan bagaimana dengan teman kita Cust yang tertangkap basah? Bagaimana dengan darah di lengan mantelnya? Dan pisau yang disembunyikan dalam pondokannya? Ia bisa saja menyangkal telah melakukan pembunuhan-pembunuhan itu ” Poirot memotong. “Anda keliru. Ia mengakuinya.” “Apa?” Clarke tampak benar-benar tercengang. “Ya, memang,” ujar Poirot lembut. “Belum lagi saya berbicara padanya, saya sudah tahu bahwa Cust yakin dirinya bersalah.” “Dan bahkan hal itu pun tidak memuaskan Mr. Poirot?” kata Clarke.
“Tidak. Sebab begitu-saya menemuinya, saya tahu bahwa ia tidak mungkin bersalahl Ia tidak memiliki keberanian dan kenekatan semacam itu atau, kalau boleh saya tambahkan, ia tidak memiliki otak untuk merencanakannya! Selama ini saya menyadari adanya kepribadian rangkap si pembunuh. Kini saya melihat bagaimana yang sesungguhnya. Ada dua orang terlibat si pembunuh yang sebenarnya, licin, banyak akal, dan nekat dan pembunuh palsu, tolol, penuh kebimbangan, dan mudah dipengaruhi.
“Mudah dipengaruhi dalam* kata inilah terletak misteri Mr. Cust! Bagi Anda, Mr.
Clarke, belum cukup, untuk merencanakan serentetan pembunuhan dengan maksud membuyarkan perhatian orang akan satu pembunuhan tunggal. Anda harus menciptakan kambing hitam.
“Saya rasa gagasan tersebut pertama kali muncul dalam pikiran Anda pada waktu Anda duduk di sebuah kedai kopi, di mana Anda bertemu dengan orang yang memiliki kepribadian aneh dan punya nama kecil yang muluk ini. Pada saat itu di dalam otak Anda ada berbagai rancangan untuk membunuh saudara Anda.” “Benarkah? Lalu apa sebabnya?” “Sebab Anda amat takut menghadapi masa depan. Saya tidak tahu apakah Anda menyadarinya, Mr. Clarke, tetapi Anda menunjukkannya pada saya pada waktu Anda memperlihatkan sebuah surat yang ditulis saudara Anda untuk Anda. Dalam surat itu dengan jelas ia menyatakan kasih sayang dan perhatiannya^ang terpusat pada Miss Thora Grey. Mungkin hanya sikap kebapakan saja atau bisa jadi ia lebih suka menganggapnya demikian. Namun bagaimanapun juga ada suatu bahaya besar, bahwa dengan kematian ipar Anda dan dalam kesepiannya, mungkin ia akan mencari simpati dan kesenangan hidup dalam diri gadis cantik ini, dan hal ini bisa berakhir seperti yang banyak terjadi pada laki-laki setengah baya dengan perkawinan. Kekuatiran Anda bertambah setelah Anda mengenal Miss Grey. Saya rasa Anda pandai menebak sifat-sifat orang, walaupun dengan agak sinis. Menurut Anda, entah betul atau salah, Miss Grey adalah seorang gadis yang sedang mencari jodoh. Anda yakin, bila ada kesempatan gadis ini akan merebut kedudukan sebagai Lady Clarke. Saudara Anda orang yang amat sehat dan penuh semangat. Mungkin mereka akan punya anak dan kesempatan Anda untuk mewarisi kekayaan saudara Anda akan hilang.
“Menurut saya, pada dasarnya Anda adalah oiang yang selalu kecewa akan nasib Anda. Anda sudah bekerja keras tapi tanpa hasil yang berarti. Dan, diam-diam Anda iri akan kekayaan saudara Anda.
“Saya ulangi lagi, bahwa pada saat merancang-rancang rencana dalam benak Anda, pertemuan Anda dengan Mr. Cust memberikan suatu gagasan pada Anda. Nama kecilnya yang muluk, pengakuannya sebagai penderita epilepsi yang sering sakit kepala, seluruh kepribadiannya yang-tidak menonjol dan penuh kekurangan itu membuat Anda berpikir bahwa orang itu cocok untuk digunakan sebagai alat Anda. Seluruh rencana mengenai abjad itu muncul dalam pikiran Anda singkatan nama Cust kenyataan bahwa nama saudara Anda dimulai dengan huruf C dan bahwa ia tinggal di Churston, itu semua merupakan pangkal rencana. Anda bahkan sudah melangkah lebih jauh lagi dengan memberi isyarat pada Cust akan kemungkinan nasibnya walaupun Anda tidak berharap hal itu akan benar-benar berhasil dalam kenyataannya! “Rencana Anda memang hebat. Atas nama Cust Anda meminta pengiriman stocking dalam jumlah besar kepadanya. Anda sendiri mengirimkan beberapa buku panduan ABC dalam kotak-kotak yang mirip. Kemudian Anda menulis kepadanya surat yang diketik, dengan mengaku surat itu berasal dari perusahaan yang sama, menawarkan gaji besar dan komisi. Rencana Anda begitu teratur rapi, sehingga Anda langsung mengetik semua surat yang akan dikirimkan secara berurutan, lalu menghadiahkan mesin yang Anda gunakan untuk mengetik surat-surat itu. . “Kemudian Anda tinggal mencari dua orang korban dengan nama vang dimulai dengan huruf A dan B, dan yang tinggal di daerah-daerah yang namanya juga dimulai dengan huruf vang sama.
"Anda memilih Andover sebagai tempat yang cocok dan pengamatan Anda sebelumnya menen-? tukan pilihan atas toko Nyonya Ascher sebagai tempat terjadinya pembunuhan pertama. Namanya tertulis jelas pada pintu toko dan menuiut pengamatan Anda, biasanya ia seoiang diri saja di toko. Untuk membunuhnya dibutuhkan keberanian, kenekatan, dan kemujuran.
“Untuk huruf B Anda harus mengubah taktik. Para wanita yang menjaga toko seorang diri mungkin sudah mendapat peringatan. Saya bayangkan Anda berkali-kali menyambangi beberapa kafetaria dan kedai kopi, tertawa-tawa serta bergurau dengan gadis-gadis di sana, lalu mendapatkan orang-orang dengan nama yang dimulai dengan huruf B dan yang sesuai untuk tujuan Anda.
“Dalam diri Betty Barnard Anda menemukan seorang gadis dengan kepribadian yang Anda cari. Anda mengajaknya berkencan beberapa kali dan menjelaskan padanva baliwa Anda sudah menikah dan karena itu Anda berdua harus mencari tempat kencan vang tersembunyi.
“Pada hari yang sudah ditentukan, Anda pergi ke Andover dan membunuh Nyonya Ascher tak terjadi sesuatu, yang dapat merusak rencana Anda.
“Pembunuhan pertama dilaksanakan dengan berhasil.
“Untuk pembunuhan kedua Anda melakukan tindakan pencegahan dengan melaksanakannya, sebenarnya, sehari sebelumnya. Saya yakin Betty Barnard dibunuh jauh sebelum tengah malam, pada tanggal 24 Juli.
“Kini kita sampai pada pembunuhan ketiga yang terpenting bahkan, dalam pandangan Anda merupakan pembunuhan yang sesungguhnya.
“Dan di sini rasa terima kasih saya saya tujukan kepada Hastings, yang melontaikan komentar yang sederhana, jelas, tetapi tidak saya perhatikan sama sekali. “Ia berpendapat bahwa surat ketiga memang sengaja dibuat salah alamatl
“Dan ia memang benar!…
“Dalam satu kenyataan sedeihana itulah terletak jawaban pertanyaan yang sudah begitu lama membingungkan saya. Pertama-tama, mengapa surat-surat itu dialamatkan kepada Hercule Poirot, detektif swasta, dan bukan kepada polisi?
“Saya keliru menganggap bahwa ada alasan-alasan pribadi.
“Ternyata bukan! Surat-surat itu dialamatkan kepada saya sebab inti rencana Anda adalah bahwa salah-satu surat harus dibubuhi alamat yang salah dan dibiarkan hilang tentu Anda tidak dapat mengatur agar surat yang dialamatkan kepada Departemen Penyelidikan Kriminalitas di Scotland Yard hilang! Anda memerlukan alamat pribadi. Anda memilih saya karena saya orang yang cukup terkenal, dan sudah pasti akan menunjukkan surat-surat itu kepada polisi dan juga, dalam pikiran Anda yang picik, Anda senang dapat mengejek seorang asing.