Kembalinya Sang Pewaris Tahta 3 (Kisah Perjalanan Chanyu Heng) "

Kembalinya Sang Pewaris Tahta 3 (Kisah Perjalanan Chanyu Heng) "
Eps 19 Membuat Chanyu heng bertindak



Chanyu heng


Setelah resmi menjadi murid pribadi salah satu Tetua di perguruan Gunung suci, hari hari Chanyu heng lalui dengan mengulang kembali latihan . Latihan dasar yang sangat membosankan. Dibawah pengawasan ketat Tetua kelima Wu dong. Chanyu heng juga sering melarikan diri di saat latihan. Tapi dengan mudah di temukan oleh gurunya. Hingga satu bulan berlalu Chanyu heng masih tetap melakukan hal yang sama . Membuat Tetua kelima wu dong merasa lelah untuk menghadapi nya. Akhirnya Tetua kelima Wu dong memberi sebuah misi untuk meningkatkan kekuatannya sebelum hari pertandingan antar murid tiba . Yang akan di adakan setiap lima bulan sekali . Dan kini hanya tersisa waktu empat bulan menuju hari yang telah di tentukan. Dengan kepercayaan dirinya , Misi tersebut segera disanggupi oleh nya . Supaya bebas tidak melakukan latihan dasar lagi . Namun berbeda pada malam hari , Chanyu heng sangat giat berlatih sesuai tingkatan kekuatannya . Berlatih di ruang dimensi yang terbentuk di waktu Ia berada di tingkat ke sebelas. Latihan tersebut hanya Chanyu heng yang mengetahui nya.


Sementara telur emas yang merupakan hewan kontrak kedua milik nya masih belum menetas hingga saat ini. Dan hanya memperbanyak kata di setiap ocehan nya. Membuat Chanyu heng semakin pusing bila beradu kata dengan nya.


Hari telah berganti , Kini Chanyu heng melihat Tetua kelima Wu dong sedang berlatih di halaman belakang kediaman nya. Ia merasa bosan , sehingga pergi menemui gurunya , untuk membuat masalah , bila keinginan nya tidak terpenuhi.


" Guru.... , bolehkah aku turun gunung ???, aku sangat bosan di sini ?? guru..... bolehkan " Kata Chanyu heng yang terus merengek seperti anak kecil kepada Tetua kelima Wu dong yang selalu menampilkan wajah dinginnya.


Dan untuk Kediaman Tetua kelima Wu dong berada di atas gunung wu bersebelahan dengan perguruan Gunung suci . Tempat utama para murid berkumpul.


" Baiklah , tapi sebelum langit gelap kamu sudah kembali " Kata Tetua kelima Wu dong yang ingin menenangkan diri.


" Siap Guru " Kata Chanyu heng dengan nada bahagianya.


" Dasar murid nakal , Setiap hari selalu membuat ku khawatir " Kata Tetua kelima Wu dong yang kini melanjutkan latihan nya.


Satu jam sudah berlalu , Saat ini Chanyu heng berada di perpustakaan perguruan Gunung suci. Dia ingin mencari sesuatu yang bermanfaat untuk dirinya. Lantai pertama dan Lantai kedua sudah Ia telusuri. Tapi Chanyu heng tidak mendapatkan buku yang dapat menarik hatinya . Sehingga membuat nya ingin menaiki Lantai ketiga dan segera di hadang oleh Kakak seperguruannya. Karena Chanyu heng sama sekali tidak memiliki aura pelatihan di tubuh nya.


" Pergi dari sini , Lantai ketiga hanya di khususkan untuk para murid berbakat , Kamu tidak pantas untuk memasukinya , dasar gadis sampah , apa gunanya wajah cantik , tapi sama sekali tidak berguna , pergi dari sini" Kata Kakak seperguruannya dengan nada kasar nya.


Membuat Chanyu heng menjadi pusat perhatian Para murid yang berada di dalam perpustakaan. Mereka langsung memberi kata kata hinaan untuk Chanyu heng yang belum bisa berkultivasi .


" Gadis sampah , pergi sana ...! ini bukan tempat mu "


" Bukannya dia adalah murid pribadi Tetua kelima , ciiih ...... sangat lemah , bahkan lebih hebat anjingku yang ada di kediaman"


" Ha ..... ha ..... ha .... gadis sampah , bagaimana bisa Tetua Kelima mengangkat nya sebagai murid ???? , apakah dengan cara menggoda ??"


" Dasar sampah , hanya lewat wajah cantik saja , dia bisa menjadi murid pribadi Tetua kelima , Dasar penggoda "


" Ha ..... ha ..... ha ..... pasti ibunya adalah seorang J*l*ng , maka dari itu dia sangat pandai menggoda "


Begitulah perkataan dari para murid perguruan Gunung suci yang kini masih terus mengejek Chanyu heng dan ibundanya.


Sementara Chanyu heng sendiri terdiam dengan amarah yang semakin memuncak .


" Minta maaf ...." Kata Chanyu heng yang masih bisa menahan amarah di dalam hatinya.


" Apa yang kamu katakan gadis sampah ????, aku tidak bisa mendengar nya , Coba katakan sekali lagi " Kata Kakak seperguruannya dengan nada menghina.


" Cepat minta maaf dan tarik kembali perkataan kalian mengenai ibundaku , Minta maaf ..." Kata Chanyu heng dengan nada serius nya .


Mereka yang melihat kejadian tersebut tertawa dan segera di hentikan oleh penjaga perpustakaan yang juga menyuruh Chanyu heng untuk pergi. Karena telah memancing keributan.


Namun sama sekali tidak di pedulikan oleh nya dan langsung menyerang para murid yang berani mengejeknya dan ibundanya . Dengan sekali gerakan tangan Chanyu heng membuat para murid yang berada di dalam perpustakaan merasa tercekik di bagian leher nya . Semakin lama semakin menderita.


" Minta maaf " Kata Chanyu heng dengan nada yang penuh dengan tekanan .


Membuat para murid yang mengejeknya terduduk di lantai sambil memegang leher yang masih terasa sakit.


Dan tidak lama kemudian aktivitas Chanyu heng segera di hentikan oleh Tetua kelima Wu dong yang merasakan kemunculan aura aneh di sekitar perpustakaan perguruan Gunung suci. Yang ternyata kekuatan tersebut adalah milik Chanyu heng.


" Berhenti Yauho Yuchan , mereka akan segera di beri hukuman atas apa yang mereka lakukan kepada mu " Kata Tetua kelima Wu dong yang membuat Chanyu heng berhenti dan menarik kembali kekuatan nya.


Sehingga Para murid perguruan Gunung suci merasa lega dan segera meminta maaf kepada Chanyu heng , Termasuk Tian nuan walaupun dengan berat hati , ia meminta maaf .


" Ayo kita kembali , jangan membuat masalah lagi " kata Tetua kelima Wu dong sambil menatap Chanyu heng yang kini menampilkan ekspresi wajah sedihnya .


Karena ada orang yang telah berani menjelekkan nama ibundanya.


" Mengapa Guru membela mereka ??, kenapa tidak membiarkan aku untuk membunuh nya ???, kenapa guru ??, mereka telah mengatakan bahwa ibunda ku ...... ibundaku ....." Kata Chanyu heng yang kini terduduk di lantai dan tanpa ia sadari air mata nya telah lolos membasahi pipi.


Dia menangis untuk yang kedua kalinya , Membuat Tetua kelima Wu dong merasa iba dan langsung memberikannya sebuah pelukan hangat , Seperti seorang kakak yang memeluk adiknya.


" Menangislah , bila itu bisa membuatmu merasa lega , Tetapi Aku bukan membela mereka , Aku menolong murid ku , Karena perguruan Gunung suci ada beberapa peraturan yang tidak bisa kita langgar , Apakah kamu tidak membaca seluruh peraturan di perguruan Gunung suci yang guru berikan kepada mu waktu itu ???" Kata Tetua kelima Wu dong yang sudah melepaskan pelukannya.


" Aku tidak membacanya , Peraturan nya sangat banyak , itu sudah membuat pusing kepalaku, guru " Kata Chanyu heng yang membuat Tetua kelima Wu dong menggelengkan kepalanya.


" Baiklah ...... setelah kembali , tulis semua peraturan yang ada di perguruan , supaya kamu mengetahui apa saja yang harus kamu hindari selama belajar di dalam perguruan Gunung suci " Kata Tetua kelima Wu dong yang beranjak pergi meninggalkan Chanyu heng yang masih dengan ekspresi wajah terkejutnya.


Karena hukuman dari guru nya dapat membuat tangannya merasa pegal.


" Guru ....... aku tidak mau ...... , itu sangat banyak " Kata Chanyu heng yang telah melupakan kesedihannya setelah mendengar perkataan dari Tetua kelima Wu dong yang menjengkelkan.



Tetua Kelima Wu dong, perguruan Gunung suci.


Udah dulu ya , lanjut di hari Selasa , Dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para Readers tersayang.


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian like komen dan votenya.


...Terimakasih...