Kau Lah Imamku

Kau Lah Imamku
episode 17


kini syaqila dan Reyhan sedang melaksanakan solat magrib berjamaah ,,,


setelah selesai melaksanakan solat bersama syaqila dan Reyhan pun membaca Alqur'an bersama ,, suara Reyhan yang membimbing syaqila mengaji begitu merdu suara yang slalu syaqila akan rindukan suaranya yang slalu membuat tenang ,,


a'udzubillahiminasyayitonnirrojim


bismillahirrahmanirrahim


Alhamdulillahirobbil'alamin


Arrohmanirrohim


maalikiyyaummiddhin


.....


setelah Reyhan selesai membacakan suroh alfatihah lalu giliran syaqila yang membacanya ...


setelah syaqila selesai membacakan nya lalu mereka pun melanjutkan pada suroh berikutnya ...


.....


di lain tempat ,,


ustadz Alif Abang syaqila akan mengisi pengajian d mesjid ar- rohman ,,


kali ini ustadz Alif tidak mengajar ngaji di masjid dekat rumahnya melain kan di kampung sebelah, Alif d suruh menggantikan pengajian mingguan ustadz Adam yang sedang pergi ke kota Makkah untuk berhaji ,, jadi selama ustadz Adam tidak ada Alif lah yang menggantikan nya ,,,


di dalam masjid sebelum ustadz Alif datang ibu ibu begitu recok membicarakan ustadz pengganti ustadz Adam untuk sementara waktu ini ,,


" Bu katanya ustadz nya masih muda , ganteng lagi , mudah mudahan bisa jadi mantu " ucap ibu ibu yang ada d dalam masjid ...


"Iyah kita liat aja gadis mana yang akan beruntung mendapatkan nya , siapa tau malah putri saya yang beruntung "


"udah jangan pada berisik bentar lagi ustadz nya datang kita liat dulu setampan apa ustadz nya " ...


tak berapa lama kemudian ustadz Alif pun tiba di masjid , dia memasuki masjid ...


MasyaAllah ganteng banget ucap ibu ibu d masjid yang terpaku pada ustadz Alif ...


Alif pun duduk d tempat khusus untuk ustadz saat berceramah ...


ucap Alif yang akan memulai mengajinya ...


"waalaikumsalam , warahmatullahi wabarokatu " jawab ibu ibu majlis dengan kompaknya ...


sebelum Alif memulai ceramah nya dia memperkenalkan dirinya terlebih dahulu ,,


"sebelum saya memulai, saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu , nama saya Muhammad Alif Abdul Fatah ,, panggil saja Alif ,saya sekarang yang akan menggantikan ustadz Adam pengajian mingguan disini untuk sementara waktu ,, "ucap Alif


"ouh namanya ustadz Alif , " ucap ibu ibu sambil pada lirik lirik ...


Alif pun memulai pengajian nya sebelum memulai ceramah Alif membaca kan ayat Alqur'an terlebih dahulu .. dan lagi lagi suara Alif membuat se isi masjid terpaku suaranya begitu merdu ,,


.....


saat Alif sedang mengaji ternyata ada seorang gadis cantik yang mendengarkan Alif ,, yang tak lain ialah Zahra sahabat syaqila wanita yang sama seperti syaqila slalu menjaga pandangan dari laki laki yang bukan muhrimnya ,,,


namun bedanya dan syaqila Zahra masih belum menikah dia masih nyaman dengan kesendirian dia ingin benar-benar memantaskan dulu dirinya untuk suami nya nanti


ia Alif memang sedang mengisi masjid yang berada dekat dengan rumah Zahra masjid yang slalu Zahra kunjungi untuk solat berjemaah ,,


Zahra pun tersenyum di balik hijab masjid ,saat mendengar suara Alif dia mengetahui suara itu ,, karena saat Zahra menginap di rumah syaqila dia sering mendengar kan Alif mengaji ,,,


.....


di rumah syaqila ,,


syaqila dan Reyhan sedang berbincang bincang di atas tempat tidur ,, ...


sebelum tidur pasti syaqila akan menceritakan apapun pengalaman hidupnya hinggap membuat hari hari Reyhan tak pernah sepi selalu d hiasi dengan syaqila yang slalu banyak bicara , tapi syaqila banyak bicara dan bawel hanya pada Reyhan saja itulah yang membuat Reyhan selalu bahagia ,,


"sayang aku bersyukur bisa memiliki mu , kamu selalu bisa menjadi rumah tempatku kembali menjadi tempat bersandar saat ku letih , menjadi obat saat ku terluka ,,aku adalah laki-laki paling beruntung bisa memiliki mu " ucap Alif sambil menatap netra mata hitam syaqila yang begitu indah ...


"seharusnya aku yang mengucapkan itu ,, aku bukan wanita sempurna namun kamu menerima semuanya , kamu selalu mampu menghadapi sikap manja ku sikap kanak kanak ku .. dan kamu selalu menjadi penguat untuk ku kamu , selalu menggenggam tangan ku dengan begitu kuat saat jutaan badai menghampiri ku , dan hanya kamu yang bisa membuat ku mampu melewatinya ,, " ... ucap syaqila yang langsung memeluk suaminya ..


rasanya setiap harinya yang ia takutkan adalah kehilangan suaminya ,, dia takut akan di tinggalkan dia tak ingin merasakan pedih yang amat dalam , seperti saat ayahnya meninggal kan nya dan keluarganya ,,,


"tuhan terimakasih engkau telah menghadirkan seseorang yang begitu berarti dalam hidupku , yang mencintai ku beserta kekurangan ku yang menjadi penyempurna kekurangan ku , yang slalu menuntun ku , dia adalah imam yang baik untuk ku ,, .. ucap syaqila dalam hatinya .. yang masih berada dalam pelukan Reyhan ...