Jodohku Pak Tara

Jodohku Pak Tara
Bagian 30


#30


Happy Reading


Ga sampai 10 menit Mas Agung sampai dan langsung membawaku ke RS AK Gani. Setelah sampai disana dokter memeriksa ku dan mengatakan bawah baru pembukaan 6,dokter menyuruhku berjalan supaya pembukaan berlangsung cepat.


Sambil menunggu aku berjalan kesana kemari Mas Agung Menelfon Mama memberitahukan bahwa aku sedang di rumah sakit untuk melahirkan.


Sekitar 15 menit Mama mertua, kedua orang tuaku dan kak Sandra serta bang Adit sudah datang.


Dokter keluar dari ruang bersalin.


"Keluarga pasien" Ucap dokter


"Ya saya suaminya dok" Mas Agung


"Mari ikut saya, temani istri anda di dalam. Dia sangat butuh support dari bapak" Ucap dokter.


"Masuk Gung temani istri kamu" Ucap Bapak.


Mas Agung pun masuk kedalam ruang bersalin. Dan dia melihatku sambil memegang tanganku, mencium keningku sambil berbisik "Ada mas disini, jangan takut. Demi anak kita ya Sayang"


"Aku hanya menganggukan kepalaku. Mungkin terlihat jelas keringatku keluar sebesar biji jagung.


" Tarik napas dalam-dalam, buang perlahan, dan dorong ya buk" Ucap dokter.


Dan aku mendorongnya tapi belum keluar anak kami.


"Sekali lagi ya buk, tarik napas dalam-dalam, buang perlahan, dan dorong lagi" Ucap dokter.


Dan aku mendorong sekuat tenaga.


Oekkkkk..oekkk terdengar suara tangisan bayi pertama. Dan perutku masih sakit karena masih ada satu bayi lagi yang harus aku keluarkan.


"Masih ada satu lagi buk, ibuk rileks trus tarik napas dalam-dalam, buang perlahan, dan dorong" ucap dokter lagi.


Akupun mendorong sekuat tenaga dan terdengar suara tangisan bayi yang kedua. Namun kemudian pandanganku gelap dan aku pingsan.


AGUNG POV


"Istri saya dok" Mas Agung.


"Dia gapapa pak, dia hanya kelelahan" Jawab dokter.


Sementara bidan lainnya membersihkan anak kembar kami lalu memberikan kepadaku. Anak bapak perempuan, selamat ya pak dan silahkan bapak azani.


Lalu aku langsung mengazani kedua putriku.


"Kami akan memindahkan istri anda keruang rawat inap sambil menunggu kondisinya pulih"


SKIP RUANG RAWAT INAP


Aku udah mulai sadar dan melihat Mas Agung duduk di bangku samping brankar ku sambil memegang tanganku.


"Sayang udah sadar" Mas Agung


Mama memanggil dokter melihatku sadar dan dokter langsung memeriksa keadaanku.


"Ibu baik-baik saja, jaga kesehatan ibu terus nanti ibu bisa langsung menyusui anak ibu" Ucap dokter.


"Baik dok" Ucapku


"Saya permisi pak buk" Dokter.


"Selamat sayang buat kelahiran cucu mama" Mama


"Jadi ibu dan istri yang baik ya nak" Ibuk


"Jangan bantah perintah suami" Bapak


"Iya Pak buk" jawabku.


Sikembar pun menangis lalu aku susui.


"Langsung keduanya disusui bisa kok nak" Ibuk


Ibu menaruh bantal di kiri kanan tanganku dan menaruh kembar di tanganku. Akupun langsung menyusuinya.


"Kok mirip mas Agung semua ya, yang mirip aku cuma bibir sama kulitnya" Ucapku


Semua orang tertawa.


Aku "Kak Sandra sama bg Adit mana ma? "


Mama "Jemput Alisa nak"


10 menit kemudian Alisa datang.


"Mama" teriak Alisa sambil nengok si kembar. "Cantik ya ma adek kaya aku" Sambil ketawa.


"Iya anak mama sama papa cantik semua sampe mama kalah" Jawabku.


"Alisa boleh cium adek ma" Tanyanya


"Boleh sayang" Jawabku


Cup.. cup "Cepat besar ya dek, nanti kita main sama-sama, jangan nakal juga. Kasian mama sama papa" Ucap Alisa.


"Anakmu pandai kali lah Gung" Bg Adit.


"Ajaran emaknya noh" Jawab Mas Agung sambil nunjuk aku.


❤❤❤❤❤