
Penolakan Zain tidaklah bercanda, sekalipun istrinya yang meminta, Zain lebih baik memanggil security atau mahasiswa yang lain untuk menggendong Jihan. Bukan karena dia tidak berperikemanusiaan atau semacamnya, tapi Zain hanya berusaha menjaga diri mana tahu nanti timbul tanggapan negatif yang membuat gadis itu justru berharap lebih.
Ya, pikiran Zain memang sejauh itu. Dia sudah cukup dewasa, dan dia paham sekali pasukan rahim anget atau biasa disebut ganjen seperti Jihan biasanya rawan salah prasangka terhadap kebaikan orang, terutama pria tampan sepertinya.
Mungkin Nadin tidak berpikir kesa...