ISTRI KEDUA TUAN BARA

ISTRI KEDUA TUAN BARA
Pesta


Bara dan teman nya yang lain mengenakan pakaian sama, yaitu Jas hitam, kemeja putih dengan dasi dan Sepatu yang mengkilap, mereka bertugas menjadi penyambut tamu di acara resepsi malam ini.


Sementara Keluarga Kenan dan Diana sibuk dengan banyak nya tamu mulai dari pebisnis, Para dokter dan Keluarga jauh dan Dekat yang bergabung malam itu dengan penuh ceria.


Nayla yang baru tiba di lokasi resepsi, menggunakan Gaun pesta selutut dengan aksen mutiara dan kerah baju model Sabrina, membuat bahu nya malam ini terekspos sempurna dan sangat ****.


Semua mata pria muda menatap nya tanpa kedip.


Diantara pengusaha itu banyak yang belum tau, jika Nayla adalah putri bungsu keluarga Maheswari, karena selama ini dia tumbuh dan sekolah di luar negeri.


Bara memperhatikan Nayla dengan kesal. Dia sangat kesal, melihat pakaian Nayla yang di anggap Bara sangat terbuka, menjadikan pesona Nayla malam itu bersinar.


Gila Nayla cantik banget ya, ucap Davi merangkul Johan, dan kedua sahabat itu mengatakan iya.


Mata Bara menatap semakin tajam kepada dua sahabat nya, namun kedua nya merasa tidak melakukan kesalahan jadi mereka bodo amat sama Bara dan tatapan tajam nya itu.


Nayla, panggil seorang lelaki muda kepada Nayla, dan kedua nya berpelukan dan itu sungguh membakar hati Bara.


Nayla dan pria muda yang seumuran dengan nya itu saling berbincang dan tertawa bersama, itu juga tak lepas dari tatapan Mama Dan papa nya Bara yang saat itu juga ada di sana.


" Pa, siapa lelaki itu? Mama tidak mau menunda nya lagi pa, setelah acara ini kita harus berbicara dengan Tuan Mahes dan Istrinya pa, ucap mama Tami yang tak ingin menantu impian nya menikah dengan lelaki lain.


Papa Andrew hanya mengangguk setuju atas keinginan istrinya, setidak nya mereka berusaha bukan, agar anak nya Bara tidak terlalu menjadi duda.


Semakin malam acara semakin ramai.


Kenan dan Diana sangat lelah, hingga Kenan membawa istri nya keluar dari acara itu padahal tamu masih sangat banyak dan Diana tidak bisa berbuat apa-apa, karena tubuh nya telah melayang di udara.


Kelakuan Kenan sukses membuat semua Tamu tertawa dan kedua orang tua mereka menggeleng kepala melihat ulah pasangan baru itu.


Nayla yang masih asik dengan teman kecil nya yang selama ini tinggal di Amerika, masih asik berbincang.


Melihat Nayla yang masih asik berbincang, Hati Bara sangat panas.


Entah kenapa dan dorongan dari siapa, Bara berjalan kearah Nayla dan Merangkul Nayla mesra, membuat Nayla dan Armand terkejut akan kedatangan lelaki yang telah di bakar cemburu itu.


" Kak Bara, ucap Nayla yang terkejut dengan apa yang Bara lakukan di pundak nya.


Bara hanya tersenyum tipis, lalu menatap tajam Armand dan Nayla, kedua nya bingung dengan sikap Bara.


" Kenapa kak? tanya Nayla karena Bara tidak biasanya begitu.


Keterkejutan Nayla juga sama dialami teman-teman nya, Davi, johan, Iqbal bahkan teman wanita mereka semua menatap tak percaya dengan yang Bara lakukan saat ini.


Itu Bara kah? tanya Davi melihat Bara merangkul Nayla, dan di jawab iya orang semua teman nya.


Davi melihat tak percaya, Gilak itu beneran Bara bal, adek lu bal hahahha akan ada cerita baru ini kalau bisa gue tebak, judul nya begini lanjut Johan menimpali Ucapan Davi" Teman ku abang ipar ku" hahahah tawa mereka menggema membuat Iqbal kesal.


" Jangan sampai, lanjut Iqbal membuat teman nya melihat ke Iqbal heran?


Kenapa? tanya Alisya teman SMA mereka, yang baru malam ini bergabung.


" Ya karena adik gue masih kecil dan gue belum mau dia nikah, bukan karena gue tidak mau di langkahin sama dia, cuma gue masih belum puas buat jaga adik kecil gue.


Gue ingat dulu, Mama tidak mau kasih gue adik, tapi gue nangis tiap hari minta mama dan papa belikan gue adik, gue dulu kira adik itu bisa di beli, ucap Iqbal bercerita membuat teman nya tertawa mendengar ucapan Iqbal adik bisa di beli, hingga akhirnya mama bilang sama gue, mama Hamil dan akan ada adik bayi lahir dan itu kabar yang sangat buat gue bahagia.


Gue menantikan Nayla lahir setiap hati, gue selalu bertanya " mama kapan adik bayi lahir? gue sangat menyayangi Nayla, lanjut Iqbal melihat adik nya yang masih kesal Bara tidak mau melepaskan rangkulan nya.


Berbeda dengan Iqbal, Mama dan Papa Bara sangat bahagia dan terkejut saat melihat Bara merangkul mesra Nayla, mereka berdoa semoga anak nya berjodoh dengan Nayla.